Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 24 Mei 2019 20:15
Serunya Midnight Sale di Mal SKA, Diskon Melimpah Sampai 70 Persen

Jum’at, 24 Mei 2019 19:29
Mahasiswa UR Taja Kegiatan Program Kreativitas Mahasiswa di SMA Negeri Pintar Provinsi Riau

Jum’at, 24 Mei 2019 19:15
Buka Bersama Pengurus, Apindo Gandeng ACI NUS Gelar Survey Daya Saing Usaha 2019

Jum’at, 24 Mei 2019 19:11
Kutuk Tindakan Represif, HMI Pekanbaru Minta Kapolri Dicopot

Jum’at, 24 Mei 2019 17:24
Berbagi Berkah Ramadan, Alumni Unri RAPP Santuni Anak Yatim

Jum’at, 24 Mei 2019 17:08
Tanggapi Pendemo, Waka DPRD Riau Janji Akan Sampaikan Tuntutan Hingga ke Pusat

Jum’at, 24 Mei 2019 17:05
Cegah Barang Haram Masuk, Dermaga BSL Bengkalis Bakal Dipasang X-Ray

Jum’at, 24 Mei 2019 16:35
Terkesan Sengaja Dibiarkan Terbengkalai,
Warga Meskom, Bengkalis Pertanyakan Lampu Jalan Setahun Tak Nyala


Jum’at, 24 Mei 2019 16:21
Protes Kecurangan Pemilu, Pendemo Kepung DPRD Riau

Jum’at, 24 Mei 2019 15:44
Perbup Sudah Diteken Bupati,
Pemkab Rohul Alokasikan Rp25 Miliar untuk THR ASN dan 45 Anggota DPRD



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 21 Maret 2019 16:23
Titik Api Kembali Muncul, Dewan Nilai Pemprov Riau Sedang 'Terlena'

Pemprov Riau dinilai masih belum maksimal menanggulangi karhutla. Anggota Dewan ini menilai Pemprov sedang 'terlena'.

Riauterkini - Pekanbaru - Komisi IV DPRD Riau menilai Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Riau terlena soal titik api yang kembali muncul baru-baru ini.

Hal tersebut disampaikan oleh anggota komisi IV DPRD Riau, Sumiyanti, Kamis (21/3/19) di kantornya. "Kita menilai Pemprov Riau seperti terlena dengan prestasi yang sudah ada. Karena sudah tiga tahun ini kita sudah bebas asap, mungkin mereka sudah menganggap aman, jadi agak longgar terhadap itu," jelasnya.

Walaupun begitu, Sumiyanti mengatakan sangat berterima kasih selama tiga tahun ini Pemprov Riau sudah bisa mengatasi Kebakaran hutan dan lahan (karhutla). "Kita Apresiasi untuk pimpinan yang lama karena sudah cukup bisa mengatasi asap," ujarnya.

Ditambahkannya, kebakaran yang terjadi di banyak daerah saat ini tidak karena sengaja dibakar, memang ada yang sengaja tapi jumlahnya tidak banyak.

"Sengaja dibakar ini jarang, bisa jadi karena puntung rokok yang lalai, jadi banyak di daerah gambut tersebar."

Sumiyanti meminta Pemprov Riau untuk lebih peka dan menyelesaikan hal-hal yang sangat meresahkan masyarakat Riau tersebut. Selain itu ia meminta seluruh elemen untuk bekerja sama terkait karhutla.

"Ini usaha kita bersama semua komponen harus bekerja sama. Serta dengan dukungan masyarakat," pungkasnya. * (Uli)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Akan Dibawa ke Malaysia, 77,4 Ribu Bibit Baby Lobster Diamankan Polairud Polda Riau
- Jalan Sei Pakning-Dumai Rusak Parah, Usulan Perbaikan PUPR Bengkalis Belum Direspon Pemprov Riau
- Tim BBKSDA Riau Musnahkan Sawit di GSK
- Madu Asli Masih Bisa Ditemukan di Kuansing
- Tim Verifikasi KLA Sambangi Pekanbaru, Walikota Expos Visi dan Misi Smart City Madani
- Restorasi Ekosistem Riau Sukses jaga Habitat Satwa Dilindungi
- RAPP Paparkan Kesuksesan RER, Lestarikan Kawasan Gambut dan Cegah Karlahut


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com