Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Selasa, 20 Agustus 2019 22:41
Gesa Pemekaran Desa Bumi Asri dan Bina Sempian,
Bupati Meranti Datangi Kemenko Kemaritiman RI


Selasa, 20 Agustus 2019 21:35
Asap Semakin Menyengat di Kampar, 1.501 Orang Terpapar ISPA Sejak Agustus 2019

Selasa, 20 Agustus 2019 21:30
RPK APP Sinar Mas Bantu Padamkan Kebakaran di Hutan Serapung, Pelalawan

Selasa, 20 Agustus 2019 18:56
Menteri Arief Yaya Genapkan Hadiah Pacu Jalur Juara 1 Jadi 100 Juta

Selasa, 20 Agustus 2019 18:22
RSUD Indrasari Inhu Tak Miliki SCF Jadi Kendala BPJS Kesehatan Lunasi Claim

Selasa, 20 Agustus 2019 18:11
Mendarat di Kuansing, Menteri Arief Yaya Disambut Wabup Kuansing

Selasa, 20 Agustus 2019 17:26
Tingkatkan Kesejahteraan, Dinsos Bengkalis akan Salurkan Bantuan 36 KUBE Produktif

Selasa, 20 Agustus 2019 16:40
Dari ‎RAT 2019, KONI Rohul Akan Sinergikan Program Kegiatan dengan Pengurus Cabor

Selasa, 20 Agustus 2019 16:33
Isi Air Baku Waduk Wonosari Bengkalis, Blok Kanal Perkebunan Sawit PT. MAS 'Dijebol'

Selasa, 20 Agustus 2019 16:29
Tim Satgas Karlahut Rohul Padamkan Api di Rambah Tengah Barat‎, Polisi Usut Pelaku


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 13 April 2019 16:18
Terpeleset ke Sungai, Bocah 5 Tahun di Inhu Diterkam Buaya

Sabtu (13/04/19) warga sekitar sungai Morong kecamatan Sungai Lala, Indragiri Hulu digegerkan dengan adanya kejadian bocah 5 tahun diterkam buaya setelah terpeleset dan jatuh ke sungai. Kejadian ini diketahui terjadi sekitar pukul 09.00 wib.

Riauterkini - PEKANBARU - Muhammad Al Arifi yang berusia lima tahun terpeleset dan terjatuh ke sungai Morong, Indragiri Hulu. Korban bahkan sempat diterkam buaya dan belum ditemukan hingga saat ini.

Dikatakan Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Pekanbaru Amiruddin melalui PH Kasubsi Ops SAR dan Kesiapsiagaan Nahdi Sumaryono, perkara ini, terjadi saat bocah tersebut diajak oleh rekan orang tuanya bermain pasir di bibir sungai. Saat asyik bermain pasir, korban terpeleset dan terjatuh ke sungai dimana di bawah air sungai mengintai seekor buaya kuning.

"Koban lalu diterkam dan dibawa kebawah air. Tak lama kemudian buaya tersebut muncul dan korban masih berada di mulut buaya tersebut. Namun kembali menghilang. Muncul kedua kalinya, bocah tersebut sudah tidak ada di mulut buaya itu," terangnya.

Lanjutnya, hingga saat ini korban masih dalam proses pencarian. Sementara menanggapi laporan kejadian yang disampaikan oleh Anton anggota BPBD Inhu, Basarnas Pekanbaru memberangkatkan Rescuer Pos SAR Tembilahan dengan Peralatan Lengkap Rescue D- Max, Rubber boat dan Mopel menuju lokasi kejadian untuk melakukan Pencarian.

Adapun unsur yang terlibat dalam pencarian saat ini yakni anggota BPBD Inhu , masyarakat dan aparat desa serta orang tua korban Arjaini beserta keluarga lainnya.***(rul)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- RPK APP Sinar Mas Bantu Padamkan Kebakaran di Hutan Serapung, Pelalawan
- Isi Air Baku Waduk Wonosari Bengkalis, Blok Kanal Perkebunan Sawit PT. MAS 'Dijebol'
- Tim Satgas Karlahut Rohul Padamkan Api di Rambah Tengah Barat‎, Polisi Usut Pelaku
- Muncul 44 Titik Panas, Kebakaran Lahan di Riau Kembali Meluas
- Meski Nihil Karla, Kota Bengkalis Masih Diselimuti Kabut Asap
- Terbentur tak Miliki Dana,
Lurah Pelalawan Sudah Usulkan Bantuan Pembersihan Sungai Hulubandar ke PT RAPP

- Hulubandar Memprihatinkan, Sultan Pelalawan ke-10 Minta Kepedulian Semua Pihak


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com