Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 24 Mei 2019 15:44
Perbup Sudah Diteken Bupati,
Pemkab Rohul Alokasikan Rp25 Miliar untuk THR ASN dan 45 Anggota DPRD


Jum’at, 24 Mei 2019 15:40
‎Begini Cara Lapas Kelas IIB Pasirpangaraian Membina Warga Binaan di Bulan Suci Ramadhan

Jum’at, 24 Mei 2019 15:38
Guru, Wali Murid dan Pelajar SMAN 2 Bengkalis Santuni Anak Yatim dan Dhuafa Belasan Juta Rupiah

Jum’at, 24 Mei 2019 15:34
Partisipasi Pemilih Pemilu di Bengkalis 80 Persen

Jum’at, 24 Mei 2019 15:31
Korupsi Pembangunan Drainase Pekanbaru, ASN Dihukum 14 dan 16 Bulan

Jum’at, 24 Mei 2019 15:29
Gedung Baru SDN 019 Air Hitam,Kuansing Diresmikan

Jum’at, 24 Mei 2019 15:24
Akan Dibawa ke Malaysia, 77,4 Ribu Bibit Baby Lobster Diamankan Polairud Polda Riau

Jum’at, 24 Mei 2019 15:20
Wagubri Bersilaturrahmi Bersama Jamaah Mesjid Besar Darul Hikmah Tembilahan

Jum’at, 24 Mei 2019 10:06
Sebagian Penghuni Rusunawa Yos Sudarso Sudah Bayar Sewa

Kamis, 23 Mei 2019 22:26
Pekerja PT RIA di Kecamatan Pelangiran Diduga Tewas Diterkam Harimau


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 13 April 2019 16:18
Terpeleset ke Sungai, Bocah 5 Tahun di Inhu Diterkam Buaya

Sabtu (13/04/19) warga sekitar sungai Morong kecamatan Sungai Lala, Indragiri Hulu digegerkan dengan adanya kejadian bocah 5 tahun diterkam buaya setelah terpeleset dan jatuh ke sungai. Kejadian ini diketahui terjadi sekitar pukul 09.00 wib.

Riauterkini - PEKANBARU - Muhammad Al Arifi yang berusia lima tahun terpeleset dan terjatuh ke sungai Morong, Indragiri Hulu. Korban bahkan sempat diterkam buaya dan belum ditemukan hingga saat ini.

Dikatakan Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Pekanbaru Amiruddin melalui PH Kasubsi Ops SAR dan Kesiapsiagaan Nahdi Sumaryono, perkara ini, terjadi saat bocah tersebut diajak oleh rekan orang tuanya bermain pasir di bibir sungai. Saat asyik bermain pasir, korban terpeleset dan terjatuh ke sungai dimana di bawah air sungai mengintai seekor buaya kuning.

"Koban lalu diterkam dan dibawa kebawah air. Tak lama kemudian buaya tersebut muncul dan korban masih berada di mulut buaya tersebut. Namun kembali menghilang. Muncul kedua kalinya, bocah tersebut sudah tidak ada di mulut buaya itu," terangnya.

Lanjutnya, hingga saat ini korban masih dalam proses pencarian. Sementara menanggapi laporan kejadian yang disampaikan oleh Anton anggota BPBD Inhu, Basarnas Pekanbaru memberangkatkan Rescuer Pos SAR Tembilahan dengan Peralatan Lengkap Rescue D- Max, Rubber boat dan Mopel menuju lokasi kejadian untuk melakukan Pencarian.

Adapun unsur yang terlibat dalam pencarian saat ini yakni anggota BPBD Inhu , masyarakat dan aparat desa serta orang tua korban Arjaini beserta keluarga lainnya.***(rul)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Akan Dibawa ke Malaysia, 77,4 Ribu Bibit Baby Lobster Diamankan Polairud Polda Riau
- Jalan Sei Pakning-Dumai Rusak Parah, Usulan Perbaikan PUPR Bengkalis Belum Direspon Pemprov Riau
- Tim BBKSDA Riau Musnahkan Sawit di GSK
- Madu Asli Masih Bisa Ditemukan di Kuansing
- Tim Verifikasi KLA Sambangi Pekanbaru, Walikota Expos Visi dan Misi Smart City Madani
- Restorasi Ekosistem Riau Sukses jaga Habitat Satwa Dilindungi
- RAPP Paparkan Kesuksesan RER, Lestarikan Kawasan Gambut dan Cegah Karlahut


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com