Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Rabu, 17 Juli 2019 16:34
Humas Pemko Pekanbaru Gelar Pemilihan Wartawan Idaman

Rabu, 17 Juli 2019 16:29
Pilkada Siak 2020, T S Hamzah Jadi Trending Topic di Masyarakat

Rabu, 17 Juli 2019 16:24
RAPP Kampanyekan Diet Plastik Sekali Pakai di Lingkungan Kerja dan Perumahan Karyawan

Rabu, 17 Juli 2019 16:17
6 Bidan Puskesmas di Rohul Terima SK CPNS‎ Daerah dari Bupati Sukiman

Rabu, 17 Juli 2019 16:11
Sukiman Curi Start dan Minta Dukungan Maju Pilkada Rohul 2020

Rabu, 17 Juli 2019 15:26
Kesbangpol Riau: Meriahkan HUT RI, Dilombakan Festival Gapura Cinta Negeri Berhadiah Piala Presiden

Rabu, 17 Juli 2019 15:19
Penyediaan Layanan, Bapenda Bengkalis Teken Perjanjian Kerja Sama dengan Bank

Rabu, 17 Juli 2019 15:03
Sah, Musliadi - Supriati Berpasangan Pilkada Kuansing 2020

Rabu, 17 Juli 2019 14:34
Polda Riau Tangkap Amankan Dua Truk Bermuatan Kayu Ilegal

Rabu, 17 Juli 2019 14:09
Kejari Pelalawan Musnahkan Barang Bukti Tindak Pidana


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 13 April 2019 16:18
Terpeleset ke Sungai, Bocah 5 Tahun di Inhu Diterkam Buaya

Sabtu (13/04/19) warga sekitar sungai Morong kecamatan Sungai Lala, Indragiri Hulu digegerkan dengan adanya kejadian bocah 5 tahun diterkam buaya setelah terpeleset dan jatuh ke sungai. Kejadian ini diketahui terjadi sekitar pukul 09.00 wib.

Riauterkini - PEKANBARU - Muhammad Al Arifi yang berusia lima tahun terpeleset dan terjatuh ke sungai Morong, Indragiri Hulu. Korban bahkan sempat diterkam buaya dan belum ditemukan hingga saat ini.

Dikatakan Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Pekanbaru Amiruddin melalui PH Kasubsi Ops SAR dan Kesiapsiagaan Nahdi Sumaryono, perkara ini, terjadi saat bocah tersebut diajak oleh rekan orang tuanya bermain pasir di bibir sungai. Saat asyik bermain pasir, korban terpeleset dan terjatuh ke sungai dimana di bawah air sungai mengintai seekor buaya kuning.

"Koban lalu diterkam dan dibawa kebawah air. Tak lama kemudian buaya tersebut muncul dan korban masih berada di mulut buaya tersebut. Namun kembali menghilang. Muncul kedua kalinya, bocah tersebut sudah tidak ada di mulut buaya itu," terangnya.

Lanjutnya, hingga saat ini korban masih dalam proses pencarian. Sementara menanggapi laporan kejadian yang disampaikan oleh Anton anggota BPBD Inhu, Basarnas Pekanbaru memberangkatkan Rescuer Pos SAR Tembilahan dengan Peralatan Lengkap Rescue D- Max, Rubber boat dan Mopel menuju lokasi kejadian untuk melakukan Pencarian.

Adapun unsur yang terlibat dalam pencarian saat ini yakni anggota BPBD Inhu , masyarakat dan aparat desa serta orang tua korban Arjaini beserta keluarga lainnya.***(rul)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Unilak - Chevron Bantu Masyarakat dengan Program Bank Sampah
- Gondol Tropi Bupati Kampar, SMK Kehutanan Juarai Junggle Track Road to HKAN 2019
- Ikut Apel Siaga, PT RAPP Tingkatkan Patroli dan Pencegahan
- PLHK Resmi Dibuka Wapres JK,
Pemprov Riau dan RAPP Ajak Masyarakat Kurangi Sampah Plastik

- Edukasi Desa Peduli Gambut, BRG Jalin Kerjasama Bersama PT CPI
- Jelang Pacu Jalur 2019, ASN Dikerahkan Bersih-bersih Taman Jalur
- Siaga Kemarau, APP Sinar Mas Intensifkan Pencegahan Karhutla


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com