Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 19 April 2019 16:31
Empat ABK Kapal BG Maju Tewas Terjebak di Bunker

Jum’at, 19 April 2019 16:06
Tentang PSU/PSL, KPU Belum Terima Rekomendasi Resmi

Jum’at, 19 April 2019 14:46
Bawa Sabu 20 Gram, Pengunjung Rutan Sialang Bungkuk Diamankan Petugas Rutan

Jum’at, 19 April 2019 12:45
Viral di Medsos Suara Prabowo Hilang 100,
KPU Dumai Akui Salah dan Minta Maaf


Jum’at, 19 April 2019 11:30
Bupati Kuansing Serahkan Dana Hibah untuk Ponpes di Gunung Toar

Jum’at, 19 April 2019 08:00
Bawaslu Riau Rekomendasikan 98 TPS Gelar PSL dan PSU

Kamis, 18 April 2019 18:59
Hari Warisan Dunia, Disbud Riau Beri Lestarikan Cagar Budaya

Kamis, 18 April 2019 17:29
Melalui Teleconference, Bupati Kampar Laporkan Pemilu di Kampar Aman dan Lancar

Kamis, 18 April 2019 17:03
Bupati Minta Warga Tunggu Hasil Resmi KPU

Kamis, 18 April 2019 16:39
‎Bupati Rohul Minta Disparbud Kelola Objek Wisata Air Panas di Desa Air Panas


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 13 April 2019 16:18
Terpeleset ke Sungai, Bocah 5 Tahun di Inhu Diterkam Buaya

Sabtu (13/04/19) warga sekitar sungai Morong kecamatan Sungai Lala, Indragiri Hulu digegerkan dengan adanya kejadian bocah 5 tahun diterkam buaya setelah terpeleset dan jatuh ke sungai. Kejadian ini diketahui terjadi sekitar pukul 09.00 wib.

Riauterkini - PEKANBARU - Muhammad Al Arifi yang berusia lima tahun terpeleset dan terjatuh ke sungai Morong, Indragiri Hulu. Korban bahkan sempat diterkam buaya dan belum ditemukan hingga saat ini.

Dikatakan Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Pekanbaru Amiruddin melalui PH Kasubsi Ops SAR dan Kesiapsiagaan Nahdi Sumaryono, perkara ini, terjadi saat bocah tersebut diajak oleh rekan orang tuanya bermain pasir di bibir sungai. Saat asyik bermain pasir, korban terpeleset dan terjatuh ke sungai dimana di bawah air sungai mengintai seekor buaya kuning.

"Koban lalu diterkam dan dibawa kebawah air. Tak lama kemudian buaya tersebut muncul dan korban masih berada di mulut buaya tersebut. Namun kembali menghilang. Muncul kedua kalinya, bocah tersebut sudah tidak ada di mulut buaya itu," terangnya.

Lanjutnya, hingga saat ini korban masih dalam proses pencarian. Sementara menanggapi laporan kejadian yang disampaikan oleh Anton anggota BPBD Inhu, Basarnas Pekanbaru memberangkatkan Rescuer Pos SAR Tembilahan dengan Peralatan Lengkap Rescue D- Max, Rubber boat dan Mopel menuju lokasi kejadian untuk melakukan Pencarian.

Adapun unsur yang terlibat dalam pencarian saat ini yakni anggota BPBD Inhu , masyarakat dan aparat desa serta orang tua korban Arjaini beserta keluarga lainnya.***(rul)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Cegah Banjir, Dinas PUPR Kerahkan Pasukan Kuning Bersihkan Drainase
- Bocah 5 Tahun di Morong Inhu Diterkam Buaya
- Terpeleset ke Sungai, Bocah 5 Tahun di Inhu Diterkam Buaya
- Buaya Tangkapan Warga Dititip di Kasang Kulim
- Manfaatkan Lahan Marginal, Warga Kualu Nenas Panen Raya Semangka 30 Ton
- Tanggulangi Karhutla, Riau Ajukan Tambahan Helikopter
- BBKSDA Riau Lacak Harimau Serang Sapi Warga Teluk Meranti


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com