Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Selasa, 18 Juni 2019 21:22
Juara I Regional Riau, Bagus Duhan Wakili Riau di Ajang AHMBS 2019 Tingkat Nasional

Selasa, 18 Juni 2019 21:17
Camat Gaung, Inhil Ucapkan Selamat HUT Bhayangkara ke-73

Selasa, 18 Juni 2019 21:13
Sempat Molor 2,5 Bulan, Bupati Bengkalis Serahkan LKPj TA 2018 ke DPRD

Selasa, 18 Juni 2019 20:09
Polisi Investigasi Dugaan Perambahan Hutan Kerumutan Oleh PT RIA

Selasa, 18 Juni 2019 18:12
Sekko Pekanbaru Hadiri Halal Bihalal Masyarakat Rumbai Pesisir

Selasa, 18 Juni 2019 18:09
Satu Warga Meninggal Akibat Banjir, Pemko Pekanbaru Ucapkan Bela Sungkawa

Selasa, 18 Juni 2019 18:05
Disdik Bengkalis Ancam Tindak Tegas Sekolah Pungut Uang Baju Seragam

Selasa, 18 Juni 2019 17:28
‎14,26 Gram Sabu Disita,
Pengedar Narkoba di Tambusai Diciduk Polisi Rohul di Rumahnya


Selasa, 18 Juni 2019 17:24
Kalah atau Menang di Pengadilan,
Dua Tersangka PPK Rengat, Inhu Tetap Diberhentikan KPU


Selasa, 18 Juni 2019 17:20
Sunoto Resmi Jabat Ketua PN Pasirpangaraian Gantikan Sarudi


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 13 April 2019 16:18
Terpeleset ke Sungai, Bocah 5 Tahun di Inhu Diterkam Buaya

Sabtu (13/04/19) warga sekitar sungai Morong kecamatan Sungai Lala, Indragiri Hulu digegerkan dengan adanya kejadian bocah 5 tahun diterkam buaya setelah terpeleset dan jatuh ke sungai. Kejadian ini diketahui terjadi sekitar pukul 09.00 wib.

Riauterkini - PEKANBARU - Muhammad Al Arifi yang berusia lima tahun terpeleset dan terjatuh ke sungai Morong, Indragiri Hulu. Korban bahkan sempat diterkam buaya dan belum ditemukan hingga saat ini.

Dikatakan Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Pekanbaru Amiruddin melalui PH Kasubsi Ops SAR dan Kesiapsiagaan Nahdi Sumaryono, perkara ini, terjadi saat bocah tersebut diajak oleh rekan orang tuanya bermain pasir di bibir sungai. Saat asyik bermain pasir, korban terpeleset dan terjatuh ke sungai dimana di bawah air sungai mengintai seekor buaya kuning.

"Koban lalu diterkam dan dibawa kebawah air. Tak lama kemudian buaya tersebut muncul dan korban masih berada di mulut buaya tersebut. Namun kembali menghilang. Muncul kedua kalinya, bocah tersebut sudah tidak ada di mulut buaya itu," terangnya.

Lanjutnya, hingga saat ini korban masih dalam proses pencarian. Sementara menanggapi laporan kejadian yang disampaikan oleh Anton anggota BPBD Inhu, Basarnas Pekanbaru memberangkatkan Rescuer Pos SAR Tembilahan dengan Peralatan Lengkap Rescue D- Max, Rubber boat dan Mopel menuju lokasi kejadian untuk melakukan Pencarian.

Adapun unsur yang terlibat dalam pencarian saat ini yakni anggota BPBD Inhu , masyarakat dan aparat desa serta orang tua korban Arjaini beserta keluarga lainnya.***(rul)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Polisi Investigasi Dugaan Perambahan Hutan Kerumutan Oleh PT RIA
- Kembali, Pipa Minyak Mentah CPI di Bathin Solapan, Bengkalis Bocor
- Luapan Parit Jalan Lobak Pekanbaru Tewaskan Pengantin Baru
- Terdapat 34 Titik Kerusakan Jalan dari Rantau Berangin Sampai Batas Kampar-Rohul
- Diduga Akibat Api Kayu Bakar,
Satu Rumah Papan di Bengkalis Ludes Terbakar

- BLSDA Riau-Pemkab Kampar Teken MoU RPP Wisata Alam
- Antisipasi Tumbang, Sejumlah Dahan Pohon Tepian Jalan Telukkuantan Dipangkas


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com