Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Rabu, 18 September 2019 15:18
PT RAPP Gelar Pelatihan Guru SD se-Riau

Rabu, 18 September 2019 15:15
Tersangka TPPU, Terpidana Narkoba Praperadilankan Polres Bengkalis

Rabu, 18 September 2019 14:57
Rumput Taman di DPRD Riau Menguning, Rekanan Bungkam

Rabu, 18 September 2019 14:51
Giliran Hamulian Ambil Formulir Penjaringan Bakal Cabup Rohul di PDI Perjuangan

Rabu, 18 September 2019 14:12
334 Sekolah di Sumatera Ikuti IM3 Ooredoo Digitalent

Rabu, 18 September 2019 13:14
Inspektorat Pelalawan Nyatakan Tak Ada Temuan Realisasi DD Tambun TA 2018

Rabu, 18 September 2019 13:09
Penderita Tumor Ganas
ACT Kuansing Galang Donasi untuk Pengobatan Arsih


Rabu, 18 September 2019 12:51
Dikeluhkan Pelanggan, PLN Terus Jelaskan Pemadaman Bergilir Setiap Hari di Bengkalis

Rabu, 18 September 2019 12:46
Masyarakat Rohul Sholat Istisqa Sambil Bentang Spanduk Protes Karlahut

Rabu, 18 September 2019 12:43
Tak Mau Dihukum Dua Kali, Dirut Travel JPW Minta Air Asia Kembalikan Dana Tiket Jamaah Umrah


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 21 Mei 2019 14:08
Madu Asli Masih Bisa Ditemukan di Kuansing

Madu asli dari lebah liar saat ini mungkin telah sulit mendapatkannya. Namun, di Kuansing, masih bisa didapatkan.

Riauterkini - TELUKKUANTAN - Madu asli dari lebah liar saat ini mungkin telah sulit mendapatkannya. Namun, di Kuansing, masih bisa didapatkan.

Pembeli tak perlu meragukan keasliannya, sebab pengumpul langsung memanen dari hutan di pohon tempat bersarangnya lebah atau warga Kuansing, menyebutnya pohon sialang.

Seperti terlihat pengumpul sedang memikul jerigen siap panen madu lebah di hutan daerah Logas Tanah Darat (LTD).

Khusus daerah ini, geografisnya masih terhitung memiliki hutan Desa yang dipelihara penduduk, seperti Desa Rambahan dan Logas.

Salah seorang pengusaha madu asal Pangean, Sandis Mitra kepada riauterkini.com mengkui selalu mengambil madu dari daerah ini, karena keaslianya terjamin.

Usaha yang telah ia geluti sejak 1 tahun terkhir ini, bahkan tak jarang ia langsung turun ke hutan menemani pengambil madu, sehingga madu yang ia jual kaslianya tak diragukan.

"Jadi ketika kita menjual, mau di tes dengan cara apapun oleh pembeli, kita tak ragu dan siap uji," ungkapnya, Selasa (21/5/2019) siang.

Memang menurutnya, di zaman sekarang pembeli lebih berhati-hati membeli madu, takutnya tertipu dengan yang KW atau palsu.

Tapi ia meyakinkan, madu yang ia jual tak ada yang palsu, karena ia juga menjaga usahanya ini, supaya pelanggan tidak lari darinya.

Bahkan, dengan keasian madu yang ia jual, pemasarannya telah sampai ke Kabupaten Siak dan Pekanbaru.

"Selain untuk pelanggan di dalam daerah sendiri, ke luar daerah ada juga kita kirim, itu kalau sudah ada yang pesan," jelasnya.*** (Jok)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Rumput Taman di DPRD Riau Menguning, Rekanan Bungkam
- Peduli Kesehatan Warga, Asperindo Bagi Masker di 12 Lokasi
- Kian Membara, 334 Titik Panas Kepung Riau
- Warga Resah, 5 Hektar Lahan di Rimbo Panjang Terbakar Dekat Pemukiman
- Prihatin Dampak Kabut Asap, Lurah Duri Timur Bagikan Ribuan Masker Gratis
- Tangani Karlahut, Kemensos Lakukan 5 Langkah Strategis
- Darurat Asap, Polsek Pangean di Kuansing Bagikan Masker Gratis


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com