Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Kamis, 20 Juni 2019 07:50
Speed Boat Milik Pemkab Pelalawan Dibiarkan Tenggelam di Kuala Kampar

Rabu, 19 Juni 2019 22:04
Temuan Diduga Sabu Dalam Koper dan Ekstasi di Bengkalis, Polisi Dikabarkan Amankan Pelaku

Rabu, 19 Juni 2019 20:41
Terpilih Secara Aklamasi Erdiansyah Ketuai IKPTK Kuansing

Rabu, 19 Juni 2019 19:09
Sempena HUT Bhayangkara ke-73, Polsek Pangkalan Kuras Gelar Kegiatan Bhakti Sosial dan 'Fogging'

Rabu, 19 Juni 2019 18:08
Kabur Berhasil Ditangkap, Tiga Napi Diserahkan Polres Bengkalis ke Lapas Kerinci, Jambi

Rabu, 19 Juni 2019 18:01
‎Dari Ritual Menjadi Budaya Pertunjukan,
Tari Burung Kuayang di Ulak Patian Rohul Tercatat Sebagai Warisan Budaya Takbenda


Rabu, 19 Juni 2019 17:55
90 Persen‎ Guru PAUD di Rohul Masih Tamatan SMA, Pemkab Sudah Gandeng UPP

Rabu, 19 Juni 2019 17:30
DPPPA Pekanbaru Tegaskan Perlindungan Anak Adalah Tugas Bersama

Rabu, 19 Juni 2019 16:39
Ketua ARUN Riau Siap Maju Pilkada Bengkalis 2020

Rabu, 19 Juni 2019 16:33
Sebelum Panggil Wabup,
Komisi B DPRD Kuansing Akan Bahas Soal Bibit Sawit Palsu



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 21 Mei 2019 14:08
Madu Asli Masih Bisa Ditemukan di Kuansing

Madu asli dari lebah liar saat ini mungkin telah sulit mendapatkannya. Namun, di Kuansing, masih bisa didapatkan.

Riauterkini - TELUKKUANTAN - Madu asli dari lebah liar saat ini mungkin telah sulit mendapatkannya. Namun, di Kuansing, masih bisa didapatkan.

Pembeli tak perlu meragukan keasliannya, sebab pengumpul langsung memanen dari hutan di pohon tempat bersarangnya lebah atau warga Kuansing, menyebutnya pohon sialang.

Seperti terlihat pengumpul sedang memikul jerigen siap panen madu lebah di hutan daerah Logas Tanah Darat (LTD).

Khusus daerah ini, geografisnya masih terhitung memiliki hutan Desa yang dipelihara penduduk, seperti Desa Rambahan dan Logas.

Salah seorang pengusaha madu asal Pangean, Sandis Mitra kepada riauterkini.com mengkui selalu mengambil madu dari daerah ini, karena keaslianya terjamin.

Usaha yang telah ia geluti sejak 1 tahun terkhir ini, bahkan tak jarang ia langsung turun ke hutan menemani pengambil madu, sehingga madu yang ia jual kaslianya tak diragukan.

"Jadi ketika kita menjual, mau di tes dengan cara apapun oleh pembeli, kita tak ragu dan siap uji," ungkapnya, Selasa (21/5/2019) siang.

Memang menurutnya, di zaman sekarang pembeli lebih berhati-hati membeli madu, takutnya tertipu dengan yang KW atau palsu.

Tapi ia meyakinkan, madu yang ia jual tak ada yang palsu, karena ia juga menjaga usahanya ini, supaya pelanggan tidak lari darinya.

Bahkan, dengan keasian madu yang ia jual, pemasarannya telah sampai ke Kabupaten Siak dan Pekanbaru.

"Selain untuk pelanggan di dalam daerah sendiri, ke luar daerah ada juga kita kirim, itu kalau sudah ada yang pesan," jelasnya.*** (Jok)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Sempena HUT Kodam I BB ke-69, Kodim 0314/Inhil Tanam Pohon Ekonomis
- Indro dan Rahman, Dua Gajah Terlatih Bertugas Tarik Simpati Kawanannya di TNTN
- Polisi Investigasi Dugaan Perambahan Hutan Kerumutan Oleh PT RIA
- Kembali, Pipa Minyak Mentah CPI di Bathin Solapan, Bengkalis Bocor
- Luapan Parit Jalan Lobak Pekanbaru Tewaskan Pengantin Baru
- Terdapat 34 Titik Kerusakan Jalan dari Rantau Berangin Sampai Batas Kampar-Rohul
- Diduga Akibat Api Kayu Bakar,
Satu Rumah Papan di Bengkalis Ludes Terbakar



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com