Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Kamis, 20 Juni 2019 14:47
Pemprov Terus Lobi Pusat Agar DBH Riau Triwulan IV 2019 tak Tunda Salur

Kamis, 20 Juni 2019 14:15
Tak Kantongi IMB, Satpol PP Pekanbaru Segel Satu Bangunan di Jalan Sudirman

Kamis, 20 Juni 2019 14:09
Sharing tentang Pembahasan APBD Perubahan, DPRD Kota Solok Berkunjung ke Dewan Kuansing

Kamis, 20 Juni 2019 13:28
Dukcapil Bengkalis Komit Benahi Mutu Layanan

Kamis, 20 Juni 2019 13:18
Tersandung Berbagai Kasus, Sejumlah Kades di Pelalawan Dibayang-Bayangi Penjara

Kamis, 20 Juni 2019 13:00
HUT ke-235 Pekanbaru, Walikota Pimpin Aksi Bersih-bersih Sungai Siak

Kamis, 20 Juni 2019 12:48
Juli-Oktober Riau Diprediksi Panas Ekstrim, Pencegahan Dioptimalkan Hadapi Karhutla

Kamis, 20 Juni 2019 11:41
Bupati Kuansing Perintahkan Segera Tuntaskan Jalan Akses ke Pasar Modern

Kamis, 20 Juni 2019 10:48
HUT ke-73 Bhayangkara, Personil Polres Kuansing Gotong-royong Bersihkan Pasar

Kamis, 20 Juni 2019 10:43
Satu dari Dua Buronan 'Big Bos' PT MAL Sudah Dieksekusi Kajari Pelalawan


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 7 Juni 2019 20:57
Rusak Menahun, Warga Muntai, Bengkalis Ramai-ramai Mancing di Jalan

Puluhan pemuda Muntai, Bengkalis memprotes jalan rusak menahun. Mereka berlebaran dengan tanam pohon dan ramai-ramai mancing di jalan.

Riauterkini-BENGKALIS- Merasa kesal dan 'muak' dengan kondisi badan jalan rusak selama 7 tahun hanya ditimbun base, puluhan pemuda Desa Muntai Barat, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis menggelar aksi dinamakan Solidaritas Pemuda Desa Muntai Barat Peduli Kampung, Jum'at (7/6/19) petang.

Aksi dilakukan sebagai bentuk kekecewaan dan 'sindiran' kepada pemerintah dan parlemen, mereka melakukan penanaman pohon pisang, pohon kelapa persis di badan Jalan Poros Desa Muntai Barat yang mengalami kerusakan. Tidak hanya aksi tanam pohon, sekitar 15 orang juga 'menyindir' dengan cara 'memancing' di jalan yang sedang digenangi oleh air.

"Tanam pokok pisang sebatang, kelapa tiga batang, yang ikut mancing 15 orang. Ini aksi solidaritas mengharapkan kepada pihak pemerintah maupun legislatif memproritaskan jalan utama penghubung Desa Muntai Barat menuju Desa Bantan Sari, kondisi jalan tersebut sudah lama seperti kolam dan hampir 7 tahun hanya ditimbun base," ungkap salah seorang warga Desa Muntai Barat, Sabri, kepada riauterkini.com, Jum'at (7/6/19).

Menurut Sabri, kondisi badan Jalan Poros Desa Muntai Barat hingga Desa Bantan Sari tersebut, ketika diguyur hujan seperti pada saat lebaran ini sangat sulit dilalui dan harus ekstra hati-hati, karena di setiap permukaan jalan penuh dengan lubang besar digenangi air.

"Aksi hari ini sebagai bentuk perihatin kami sebagai pemilik kampung, harapan demi harapan setiap tahun tak juga di proritaskan. Timbunan dengan base, musim panas berdebu di penghujan banjir yang dihadapi," keluhnya.***(dik)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- HUT ke-235 Pekanbaru, Walikota Pimpin Aksi Bersih-bersih Sungai Siak
- Juli-Oktober Riau Diprediksi Panas Ekstrim, Pencegahan Dioptimalkan Hadapi Karhutla
- HUT 235 Pekanbaru, Gubri dan Walikota Bersama Ribuan Pegawai Bersiap Bersih-bersih Sungai Siak
- Sempena HUT Kodam I BB ke-69, Kodim 0314/Inhil Tanam Pohon Ekonomis
- Indro dan Rahman, Dua Gajah Terlatih Bertugas Tarik Simpati Kawanannya di TNTN
- Polisi Investigasi Dugaan Perambahan Hutan Kerumutan Oleh PT RIA
- Kembali, Pipa Minyak Mentah CPI di Bathin Solapan, Bengkalis Bocor


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com