Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Kamis, 19 September 2019 11:05
Anggota DPRD Bengkalis Berharap Korporasi Bakar Lahan Ditindak Tegas

Kamis, 19 September 2019 10:55
Dijenguk Anggota DPRD Bengkalis, Ortu Bayi Jantung Bengkak Berharap Bisa Cepat Berobat ke Jakarta

Kamis, 19 September 2019 08:57
Prihatin Kabut Asap, FAM Kuansing Bentang Poster dan Bagi Masker

Kamis, 19 September 2019 08:33
Warga Diminta Waspada 5 Penyakit Terdampak Kabut Asap

Kamis, 19 September 2019 08:06
Udara Tidak Sehat, BMKG Rilis Peringatan Dini Bahaya Asap Karlahut

Kamis, 19 September 2019 07:59
Bupati Kuansing Tinjau Upaya Pemadaman Karlahut

Rabu, 18 September 2019 23:30
‎Sekda Rohul Tinjau Alat Penyebrangan Flying Fox di Tambusai yang Viral di Medsos, Begini Katanya

Rabu, 18 September 2019 23:28
PKK Rambah Samo Juara Umum Lomba Masak Serba Ikan Tingkat Rohul 2019

Rabu, 18 September 2019 21:53
Melalui ‎RAT Luar Biasa,
Daman Huri Terpilih Aklamasi Sebagai Ketua Kopsa Perkasa Timur, Rohul


Rabu, 18 September 2019 21:00
Blusukan ke Gang Sempit dan Curam, Lurah Duri Timur Dengarkan Keluhan Warganya


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 10 Juni 2019 13:13
Lebaran, Produksi Sampah di Bengkalis Naik Tiga Kali Lipat

Selama Lebaran, produksi sampah rumah tangga di Bengkalis meningkat tiga kali lipas. Petugas sampai kewalahan.

Riauterkini-BENGKALIS- Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bengkalis, H. Arman AA mengatakan, bahwa produksi sampah rumah tangga memasuki Lebaran Idul Fitri 1440 H/2019 M meningkat dibandingkan hari-hari biasanya. Seperti produksi sampah untuk di Kota Bengkalis dan sekitarnya diperkirakan naik mencapai tiga kali lipat atau mencapai 45 ton dalam sehari.

"Tiga kali lipat produksi sampah dari biasanya," ungkapnya, Senin (10/6/19) siang.

Untuk hari pertama memang tidak semua tenaga harian lepas (THL) kebersihan bekerja menyusul masih libur bersama. Dan sampah pada hari pertama lebaran, juga cukup menumpuk dan mengakibatkan petugas sempat kewalahan.

Pada hari pertama lebaran, beberapa THL yang ditugaskan baru jam 10.00 WIB. Kemudian diakuinya, sempat ada beberapa kendaraan operasional yang mengalami kerusakan ringan namun sudah bisa diatasi.

"Seluruh kendaraan angkutan sudah bisa dioperasikan seluruhnya. Kemudian sesuai dengan harapan petugas THL agar memperoleh uang lembur atau seperti tunjangan, karena beberapa tahun sudah tidak dibenarkan. Akan tetapi, kita berupaya agar pada hari pertama lebaran THL tetap bekerja, padahal sewajarnya petugas THL kembali bertugas setelah tiga hari lebaran," paparnya.

Terhadap sebagian petugas yang melakukan mengangkut sampah, ASN yang pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) ini juga menyebutkan, memberikan uang lembur dengan upaya pihaknya yang tidak melalui dana APBD.

"Karena di APBD memang tidak dianggarkan, tapi kita usahakan agar sebagian THL yang bertugas lebaran pertama dapat uang lembur. Hari ini dan sejak hari ketiga lebaran kemarin, THL bertugas seperti biasanya atau sudah normal," katanya lagi.***(dik)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Prihatin Kabut Asap, FAM Kuansing Bentang Poster dan Bagi Masker
- Warga Diminta Waspada 5 Penyakit Terdampak Kabut Asap
- Udara Tidak Sehat, BMKG Rilis Peringatan Dini Bahaya Asap Karlahut
- Bupati Kuansing Tinjau Upaya Pemadaman Karlahut
- KSKP Tembilahan Dirikan Posko Kesehatan dan Bagi-bagi Masker
- Rumput Taman di DPRD Riau Menguning, Rekanan Bungkam
- Peduli Kesehatan Warga, Asperindo Bagi Masker di 12 Lokasi


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com