Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Selasa, 23 Juli 2019 20:32
Cegah Karlahut, Asian Agri Fasilitasi Desa Buka Lahan Tanpa Bakar

Selasa, 23 Juli 2019 19:00
Diduga Sakit, Kakek Tuna Karya di Duri Timur, Bengkalis Ditemukan Meninggal di Kamar Kosnya

Selasa, 23 Juli 2019 18:02
Disinggung Soal Pokir, Anggota DPRD Pelalawan Junaidi Purba Marah-marah 

Selasa, 23 Juli 2019 17:29
Diguyur Hujan Lebat, Karla di Pulau Rupat Dilaporkan Padam

Selasa, 23 Juli 2019 17:10
"Anak Kami Bisa Bekerja Pak"
Masyarakat Sangat Menyayangkan Jika AKN Bengkalis Ditutup


Selasa, 23 Juli 2019 16:31
Lebarkan Sayap, The Daily Wash Laundromat Kembali Buka Dua Cabang di Pekanbaru

Selasa, 23 Juli 2019 16:26
Hasil Pleno Penetapan KPU, Ini 45 Nama Calon Anggota DPRD Rohul yang akan Dilantik

Selasa, 23 Juli 2019 16:21
Tertembak Saat Grebek Buron Pecatan Polisi, Bripka Lius Bakal Diganjar Penghargaan

Selasa, 23 Juli 2019 16:17
KPPBC Dumai Tangkap 2 Pelaku Penyelundupan Narkotika dari Malaysia

Selasa, 23 Juli 2019 15:48
Ada Granat, Berikut Barang Bukti Pengrebekan Bandar Sabu di Pekanbaru


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 25 Juni 2019 11:19
Warga Cerenti, Kuansing Diserang Buaya Saat Wudhu di Sungai

Seorang warga Cerenti, Kuansing menderita luka parah. Diserang buaya saat berwudhu di sungai.

Riauterkini - TELUKKUANTAN - Uwial (60) warga asal Desa Sikakak Kecamatan Cerenti mengalami nasib naas setelah diterkam buaya Senin (24/6/2019) subuh saat mengambil wudu di Sungai Kuantan.

Beruntungya, Uwial pria paru baya ini masih sempat menyelamatkan dirinya, namun kaki bagian kiri tepatnya betis dan paha mendapat gigitan buaya.

"Kejadiannya subuh, ketika pak Uwial mengambil wudu di Sungai Kuantan," ujar Teno Warga Cerenti, Selasa (25/6/2019) pagi via telepon kepada wartawan.

Menurut Teno pada saat kejadian korban ini masih sempat menyelamatkan diri sambil berusaha melepaskan terkaman buaya sambil berteriak meminta tolong kepada warga.

Warga yang medengar teriakan Uwial ini lalu berdatangan meberikan bantuan, akan tetapi buaya sudah kembali ke dalam Sungai.

Selanjutnya kata Teno, korban di bawa ke Puskemas setempat untuk menjalani perawatan dan mendapat beberapa jahitan serta perban.

Saat ini menurutnya, masyarakat masih mengintai keberadaan buaya karena sudah membahayakan bagi warga.* (Jok)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Diguyur Hujan Lebat, Karla di Pulau Rupat Dilaporkan Padam
- Kebakaran Lahan di Rupat Meluas, Pemadaman Dibantu Alat Berat dan Helikopter
- Lahan Gambut Pulau Rupat Kembali Terbakar
- Capai Satu Kilometer Lebih, Abrasi di Bengkalis jadi Perhatian Menko Kemaritiman
- Ditinggal ke Pasar,
Rumah Semi Permanen Milik Lansia di Bathin Solapan, Bengkalis Ludes Dilalap Api

- Sukseskan Pacu Jalur 2019, ASN Goro Bersihkan Hotel Kuansing
- Pertamina EP Asset 1 Lirik Field Bersihkan Ceceran Crude Oil


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com