Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Senin, 21 Oktober 2019 21:52
Balon Bupati Ikut Diundang di Musancab Demokrat Rohul Sabtu Pekan ini

Senin, 21 Oktober 2019 20:57
Hibah Rp39 M, Akan Dibangun Pipa Distribusi Air Bersih di Bengkalis dan Bukitbatu

Senin, 21 Oktober 2019 20:37
Konsolidasi Pembangunan, Gubri Temui Anggota DPR RI Asal Riau

Senin, 21 Oktober 2019 20:18
Mendaftar ke Nasdem, Masuri akan Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat

Senin, 21 Oktober 2019 19:28
Pendaftaran Jabatan BRK Cuma Ada Empat Pelamar

Senin, 21 Oktober 2019 19:22
Predikat Penduduk Miskin Tertinggi di Riau,
BMRB Rohul Menilai Pemerintahan Bupati Sukiman Gagal Mengatasi Kemiskinan


Senin, 21 Oktober 2019 18:26
Ambil Formulir di Demokrat dan NasDem, ini Motivasi Murnis Mansyur Maju Pilkada Rohul 2020

Senin, 21 Oktober 2019 17:28
Pasca Diresmikan, BLK Komunitas YP Muhammad Abduh Rohul Langsung Beri Pelatihan Kerja

Senin, 21 Oktober 2019 16:16
Bupati Kuansing Hadiri Rapat Koordinasi dan Teken MoU JKN-KIS 2020

Senin, 21 Oktober 2019 16:14
Wagubri Sampaikan Lima Arahan Jokowi


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 25 Juni 2019 18:24
Kawanan Gajah Rusak Tanaman Warga Cerenti, Kuansing

Lima kawanan gajah berkeliaran di Desa Pesikaian, Kecamatan Cerenti, Kuansing. Hewan dilindungi ini sempat merusak kebun warga.

Riauterkini - TELUKKUANTAN - Lima kawanan Gajah tengah berkeliaran di Kecamatan Cerenti, tepatnya di Desa pesikaian. Sebelumnya kawanan Gajah juga sempat menyasar di Desa Sikakak.

Info yang diterima kawanan Gajah ini dikabarkan sempat merusak perkebunan milik warga sekitar seperti karet dan sawit. Meskipun tidak ada menimbulkan korban jiwa, namun masyarakat dibuat cukup cemas.

Kasubag Humas Polres Kuansing AKP Kadarusmansyah, juga membenarkan adanya kawanan Gajah ini. Menurutnya, jumlah Gajah ini ada lima ekor.

"Ada lima ekor yang terlihat, tapi masyarakat dan aparat di sana tak bisa mendekat karena dapat membahayakan, sebab Gajah liar," ujar Kadarusmansyah, Selasa (25/6/2019) kepada wartawan.

Menurutnya, pengrusakan kebun milik warga oleh kawanan Gajah ini, terjadi Rabu (19/6/2019) lalu, di Desa Pesikaian Kecamatan Cerenti.

"Kebun karet ada sekitar 20 pohon yang di rusak sedangkan sawit ada sekitar 30 batang," jelas Kadarus.

Diperkirakan lima kawanan Gajah liar ini, berasal dari Hutan Lindung Teso Nilo, Kabupaten Pelalawan.

Saat ini menurutnya lima kawanan Gajah ini masih berada di sekitar kebun warga dan tak jauh dari pemukiman masyarakat.

"Hingga kini masyarakat masih berjaga-jaga dan mengusir Gajah dengan peralatan seadanya," kata Kadarus.

Sejauh ini menurutnya, langkah yang dilakukan koordinasi dengan bagian rehab Dinas Kehutanan Kuansing dan pihak BKSDA Desa Petai Kecamatan Singingi Hilir.

"Kemudian kepada masyarakat dihimbau supaya tidak meracuni dan membunuh Gajah tersebut, dan berjaga-jaga agar tidak masuk pemukiman warga," terangnya.* (Jok)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Bupati Kuansing Lepas Peserta Jelajah Alam Kota Jalur 6
- Jatuh dari Getek, Tim.SAR Cari Mahasiswi UNISI di Sungai Pulau kijang
- Kebanjiran, Sejumlah Sekokah di Bagansiapiapi Pulangkan Murid
- BKSDA Riau Lepaskan Gajah dari Jerat di Konsesi Arara Abadi
- Bupati Kuansing Tinjau Rumah Rusak Diterjang Angin di Air Mas
- Angin Kencang Rusak 10 Rumah di Singingi Hilir, Kuansing
- Panas Terik, Kapolres Inhil Pimpin Pemadaman Kebakaran Lahan di Keritang


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com