Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Senin, 21 Oktober 2019 07:16
Tunggangi Trail, Bupati Kuansing Pimpin Parade Kebangsaan dan Merah Putih

Ahad, 20 Oktober 2019 18:00
DPRD Desak Pemkab Bengkalis Sampaikan RAPBD 2020

Ahad, 20 Oktober 2019 17:15
Gelar Konferensi IV, Ini Nama-Nama Calon Ketua PWI Rohil

Ahad, 20 Oktober 2019 17:12
Terkesan Diskriminasi,
Kalangan di Bengkalis Kecewa Beasiswa Pemprov Riau Abaikan PT di Pesisir


Ahad, 20 Oktober 2019 13:41
Bupati Kuansing Lepas Peserta Jelajah Alam Kota Jalur 6

Ahad, 20 Oktober 2019 12:47
Dihadiri Ratusan Kader Baru, DPD PKS Bengkalis Gelar TO

Ahad, 20 Oktober 2019 11:12
Setelah Dilaporkan, Rektor UIN Suska Bakal Hadapi Gelombang Protes Mahasiswanya Pekan Ini

Ahad, 20 Oktober 2019 11:07
Bupati Kuansing Hadiri Apel Pengamanan Jelang Pelantikan Presiden

Ahad, 20 Oktober 2019 09:25
Terjatuh dari Rakit Penyeberangan di Pulau Kijang, Mahasiswi UNISI Ditemukan Tewas

Sabtu, 19 Oktober 2019 19:50
Tingkatkan Ekonomi,
Ratusan Petani di Bengkalis Belajar Budi Daya Labu Madu Hana



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 26 Juni 2019 11:13
Warga Cerenti, Kuansing Resah, Kawanan Gajah Berkeliaran di Ladang

Selain dibuat kawatir buaya di sungai, warga Cerenti, Kuansing kini khawatir karena ada kawanan gajah berkeliaran di ladang.

Riauterkini - TELUKKKUANTAN - Warga Cerenti diminta agar tetap waspada menghindari Gajah liar yang sedang berkeliaran di perkebunan milik warga sekitar. Serta diminta juga mewaspadai buaya di Sungai Kuantan yang sebelumnya sempat menyerang warga saat berwudu.

Doni warga asal Cerenti menyebutkan keberadaan Gajah saat ini sudah berada di Desa Kompe Berangin di bagian atas Desa setempat dan terus berpindah-pindah mencari makan.

"Info yang saya terima sudah berada di Desa Kompe Berangin bagian atas Desa setempat," ujar Doni, saat dihubungi Rabu (26/6/2019) pagi.

Sementara Buaya yang sempat menyerang warga Sikakak sebelumnya saat hendak mandi dan mengambil wudu di Sungai Kuantan, Selasa subuh kemarin terus diintai.

Adapun warga yang menjadi korban Buaya tersebut adalah Uwial (60) warga asal Desa Sikakak Kecamatan Cerenti mengalami nasib naas setelah diterkam buaya Senin (24/6/2019) subuh saat mengambil wudu di Sungai Kuantan.

Beruntungnya, Uwial pria paru baya ini masih sempat menyelamatkan diri, namun kakinya mendapat gigitan buaya bagian paha dan betis.

Kemudian kepada masyarakat pihak kepolisian menghimbau agar tetap waspada dan dilarang meracuni serta mebunuh kedua binatang tersebut.

Sebelumnya, Kasubag Humas Polres Kuansing AKP Kadarusmansyah, membenarkan adanya kawanan Gajah ini. Menurutnya, jumlah Gajah ini ada lima ekor.

"Ada lima ekor yang terlihat, tapi masyarakat dan aparat di sana tak  bisa mendekat karena dapat membahayakan, sebab Gajah liar," ujar Kadarusmansyah, Selasa (25/6/2019) kepada wartawan.

Menurutnya, pengrusakan kebun milik warga oleh kawanan Gajah ini, terjadi Rabu (19/6/2019) lalu, di Desa Pesikaian Kecamatan Cerenti.

"Kebun karet ada sekitar 20 pohon yang di rusak sedangkan sawit ada sekitar 30 batang," jelas Kadarus.

Diperkirakan lima kawanan Gajah liar ini, berasal dari Hutan Lindung Teso Nilo, Kabupaten Pelalawan.

Saat ini menurutnya lima kawanan Gajah ini masih berada di sekitar kebun warga dan tak jauh dari pemukiman masyarakat.

"Hingga kini masyarakat masih berjaga-jaga dan mengusir Gajah dengan peralatan seadanya," kata Kadarus.

Sejauh ini menurutnya, langkah yang dilakukan koordinasi dengan bagian rehab Dinas Kehutanan Kuansing dan pihak BKSDA Desa Petai Kecamatan Singingi Hilir.* (Jok)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Bupati Kuansing Lepas Peserta Jelajah Alam Kota Jalur 6
- Jatuh dari Getek, Tim.SAR Cari Mahasiswi UNISI di Sungai Pulau kijang
- Kebanjiran, Sejumlah Sekokah di Bagansiapiapi Pulangkan Murid
- BKSDA Riau Lepaskan Gajah dari Jerat di Konsesi Arara Abadi
- Bupati Kuansing Tinjau Rumah Rusak Diterjang Angin di Air Mas
- Angin Kencang Rusak 10 Rumah di Singingi Hilir, Kuansing
- Panas Terik, Kapolres Inhil Pimpin Pemadaman Kebakaran Lahan di Keritang


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com