Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Senin, 16 September 2019 14:40
Temui Mahasiswa UIN Suska, Gubri Sebut Sudah Bekerja Maksimal

Senin, 16 September 2019 14:21
Kabut Asap, UR Sudah Warning Sejak Mei

Senin, 16 September 2019 14:21
Kabut Asap, UR Sudah Warning Sejak Mei

Senin, 16 September 2019 14:13
Demo di Depan Kantor DPRD Inhil,
Puluhan Massa APMI Gelar Tuntut Usut Tuntas Karhutla


Senin, 16 September 2019 13:59
Posko RSUR Terima 60 Pasien Terdampak Asap Perhari

Senin, 16 September 2019 13:57
Peduli Bencana Asap,
LAZNas Chevron Ajak Pengurus Masjid dan Masyarakat Siapkan Udara Sehat untuk Sesama


Senin, 16 September 2019 13:51
Berikut 19 Desa di Kabupaten Rohul yang Melaksanakan Pilkades Serentak 2020

Senin, 16 September 2019 13:09
Tingkatkan Kinerja, Sekwan Kuansing Gelar Rapat Staf

Senin, 16 September 2019 12:42
Tiba Sore, Gubri Siapkan Sejumlah Persoalan Diadukan ke Presiden

Senin, 16 September 2019 12:39
DPRD Rohil 2019-2024 Dilantik, PDIP Gusur Posisi Golkar


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 10 Juli 2019 11:51
Kepala BNPB Tegaskan Karhutla di Riau Disebabkan Manusia dan Dibayar

Kebakaran lahan di Riau selalu terjadi. Menurut Kepala BNPB sebab utamanya disengaja dan pelakunya dibayar.

Riauterkini - PEKANBARU - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen (Purn) Doni Munardo kembali menegaskan bahwa 99 persen Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Indonesia termasuk di Riau disebabkan karena manusia.

Karena itu menurut Kepala BNPB ini, untuk mengatasinya harus ada upaya pendekatan, bagaimana kebakaran yang lebih disebabkan karena manusia ini bisa dilakukan pencegahan.

"Saya tegaskan 99 persen disebabkan manusia. Karena itu untuk mengatasinya juga manusianya didekati. Beri pemahaman, edukasi soal Karhutla," kata Doni, pada acara tatap muka dengan pemerhati lingkungan termasuk mahasiswa se Provinsi Riau di Gedung Daerah, Rabu (10/7/19).

Meski menyebutkan Karhutla 99 persen disebabkan ulah manusia, mantan Danjen Koppasus ini menyebutkan ulah manusia dimaksud tidak hanya karena adanya pembukaan lahan untuk membuka perkebunan warga secara tradisional. Tetapi juga karena adanya warga yang sengaja dibayar untuk tujuan tertentu.

Doni tak menegaskan siapa yang menyuruh warga membakar lahan termasuk untuk kepentingan apa. Namun dengan dua hal itu diyakini penyebab kenapa persoalan Karhutla di Riau terus berulang setiap tahunnya.

Meski diakui Karhutla di Riau yang dulu pernah beberapa kali sampai ke negara tetangga, kiki sudah mulai bisa diatasi. Tetapi adanya Karhutla yang terus terjadi setiap tahunnya menegaskan cara-cara membakar lahan yang menyebabkan terjadinya Karhutla.

Terhitung hingga saat ini, Tercatat sejak awal tahun hingga bulan Juli ini, lahan yang terbakar di Riau sudah mencapai 3.429,89 hektar. Dari ribuan hektar kawasan yang terbakar tersebut, paling luas terdapat di Kabupaten Bengkalis, yakni dengan luas 1.435.83 hektar.***(mok)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Temui Mahasiswa UIN Suska, Gubri Sebut Sudah Bekerja Maksimal
- Kabut Asap, UR Sudah Warning Sejak Mei
- Kabut Asap, UR Sudah Warning Sejak Mei
- Demo di Depan Kantor DPRD Inhil,
Puluhan Massa APMI Gelar Tuntut Usut Tuntas Karhutla

- Peduli Bencana Asap,
LAZNas Chevron Ajak Pengurus Masjid dan Masyarakat Siapkan Udara Sehat untuk Sesama

- Asap Masih Pekat, Jarak Pandang di Tiga Wilayah di Riau di Bawah 1000 Meter
- Ini Posko Kesehatan Tempat Pelayanan Kesehatan dan Obat Gratis Akibat Asap


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com