Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 17 Agustus 2019 21:03
Polda Riau gagalkan penyelundupan 95.000 Ekor Baby Lobster

Sabtu, 17 Agustus 2019 20:38
Festival Pesona Danau Sipogas‎ 2019 Dimulai, Hari Kedua Bakal Lebih Ramai Lagi

Sabtu, 17 Agustus 2019 20:19
163 Penghuni Lapas Kelas IIb Telukkuantan Dapat Remisi di HUT ke 74 RI

Sabtu, 17 Agustus 2019 20:14
Bakal Diresmikan Jokowi, November, Jalan Tol Pekanbaru-Dumai Tuntas

Sabtu, 17 Agustus 2019 18:12
Pijar Melayu Tantang Gubri Buktikan Tertibkan Lahan Illegal

Sabtu, 17 Agustus 2019 17:57
Warga Tumpah Saksikan Pesta Rakyat Bersama Husni Tamrin di Pelalawan

Sabtu, 17 Agustus 2019 17:53
Wabup Zardewan Irup HUT RI di Riau Komplek RAPP,
Indonesia Maju karena SDM yang Unggul


Sabtu, 17 Agustus 2019 17:38
Mahasiswa Kukerta UNRI Ikuti Upacara HUT RI ke-74 di Labuhan Tangga Kecil, Rohil

Sabtu, 17 Agustus 2019 17:22
Ketua Komisi IV DPRD Bertindak sebagai 'Proklamator',
Upacara HUT ke-74 RI Bantan, Bengkalis Berlangsung Hikmat


Sabtu, 17 Agustus 2019 17:00
Di Areal Karlahut, Tim Kodim 0302 Inhu Peringati HUT Kemerdekaan RI


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 11 Juli 2019 16:59
PLHK Resmi Dibuka Wapres JK,
Pemprov Riau dan RAPP Ajak Masyarakat Kurangi Sampah Plastik


Wakil Presiden RI Jusuf Kalla secara resmi membuka Pekan Lingkungan Hidup dan Kehutanan (PLHK) ke-23. Pemprov Riau dan PT RAPP turut andil dalam acara itu.

Riauterkini-JAKARTA - Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla secara resmi membuka Pekan Lingkungan Hidup dan Kehutanan (PLHK) ke-23, Kamis (11/7/2019), di JCC, Senayan, Jakarta. Dalam sambutannya Wapres mengatakan ada tiga hal yang selalu menjadi perhatian dan perjuangan di dunia yakni demokrasi, hak asasi manusia, dan lingkungan hidup.

"Tiga ini saling berhubungan dan selalu menjadi bagian yang diperjuangkan walaupun ada yang berhasil, dan ada yang tidak," kata JK.

Wapres JK menambahkan hutan adalah sumber utama untuk memperbaiki lingkungan di samping manfaat lainnya. Untuk itu, dibutuhkan perubahan perilaku yang baik di masyarakat, dan harus disusun lewat peraturan dalam upaya meningkatkan kesadaran lingkungan.

"Semua ini sangat tergantung pada kita semua, jadi mari kita jaga lingkungan dan hutan kita terutama dari sampah," ucapnya.

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) RI, Siti Nurbaya mengatakan ajang PLHK ini akan dimanfaatkan sebagai upaya pelipatgandaan sosialisasi kebijakan pemerintah terkait penanganan pencemaran yang bersifat langsung maupun tidak langsung, seperti peta jalan pengurangan sampah nasional dan penggunaan plastik sekali pakai, transisi penggunaan bahan bakar dan sumber energi yang ramah lingkungan, perubahan teknologi dan sistem manajemen menjadi lebih bersih.

"Seluruh rangkaian acara ini akan menjadi less-waste event atau kegiatan yang seminimal mungkin memproduksi sampah, dan semaksimal mungkin memanfaatkan kembali material yang digunakan dan dihasilkan," kata Menteri Siti dalam sambutannya.

Sejalan dengan itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau bersama Dunia Usaha di Riau, salah satunya PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) yang merupakan bagian dari APRIL Group, ikut andil dalam pameran lingkungan terbesar di Indonesia ini. Pemprov Riau menampilkan sejumlah program pengurangan sampah dan penggunaan plastik sekali pakai di stan yang berkonsep Istana Siak Sri Inderapura.

"Pemprov Riau secara aktif turun langsung ke daerah mensosialisasikan kepada masyarakat mengenai program persampahan melalui metode Bank Sampah. Tujuannya agar ada perubahan pola pikir sehingga sampah bisa bermanfaat dan memberi nilai ekonomis juga bagi masyarakat," ujar Ervin Rizaldi, Kepala Dinas LHK Provinsi Riau.

Senior External Relations RAPP, Juwendi Jamal mengatakan pihaknya telah menjalankan program Bank Sampah yang dikelola oleh karyawan RAPP di Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Riau.

"Wujud komitmen RAPP dalam menjaga lingkungan, salah satunya melalui Bank Sampah yang di dalamnya ada kerajinan daur ulang dan dibina oleh karyawan RAPP, kita bahkan juga memiliki gedung khusus Bank Sampah Riau Kompleks," ujar Juwendi.

Sebagaimana diketahui, Dinas LHK Provinsi Riau rutin mengikuti ajang PLHK sejak awal bersama dunia usaha yang berhasil meraih Juara I stan terbaik pada tahun 2017 lalu dan menjadi Juara Harapan I tahun 2018. Pada PLHK tahun 2019 ini, Riau menargetkan masuk nominasi tiga besar, atau menjadi Juara Umum.

PLHK 2019 mengambil tema Biru Langitku, Hijau Bumiku, berisikan berbagai kegiatan di antaranya seminar lingkungan, diskusi publik, lomba dan kegiatan demonstrasi edukasi yang berlangsung selama tiga hari, 11-13 Juli 2019. Kegiatan ini diikuti oleh 94 peserta se Indonesia yang berasal dari instansi pemerintah, dunia usaha, masyarakat.**(rls)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Meski Nihil Karla, Kota Bengkalis Masih Diselimuti Kabut Asap
- Terbentur tak Miliki Dana,
Lurah Pelalawan Sudah Usulkan Bantuan Pembersihan Sungai Hulubandar ke PT RAPP

- Hulubandar Memprihatinkan, Sultan Pelalawan ke-10 Minta Kepedulian Semua Pihak
- Alhamdulillah,Kuansing dan Hampir Seluruh Wilayah Riau Diguyur Hujan Deras
- Hujan di Berbagai Wilayah, Bersihkan Asap dari Pakanbaru
- Hutan Lindung Bukit Betabuah Terbakar, Damkar dari Sumbar Ikut Turun Tangan
- Rusak Ekosistem, Penambangan Emas Ilegal di Desa Petapahan Gunung Toar, Kuansing Terus Berlangsung


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com