Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Selasa, 16 Juli 2019 11:33
Total 140 Kios Pasar Sungai Salak, Inhil Ludes Terbakar

Selasa, 16 Juli 2019 11:14
Gantikan Indra Pomi, Kadis Dalduk KB Ditunjuk jadi Plt Kadiskes Pekanbaru

Selasa, 16 Juli 2019 10:41
Ketua DPRD Kuansing Puji Aparat Kompak Layani Masyarakat

Selasa, 16 Juli 2019 09:16
Dua Terdakwa Korupsi Sarpras Dispora Riau Dituntut 7,5 Tahun dan 5,5 Tahun Penjara.

Selasa, 16 Juli 2019 08:48
Gondol Tropi Bupati Kampar, SMK Kehutanan Juarai Junggle Track Road to HKAN 2019

Selasa, 16 Juli 2019 08:45
Pantau Kinerja Petugas Kampung KB, Disdalduk KB Pekanbaru Launcing Website SRA

Selasa, 16 Juli 2019 08:35
Puluhan Kios Pasar Sungai Salak, Inhil Ludes Terbakar

Senin, 15 Juli 2019 21:39
Dugaan Korupsi Cuci Danau, SY Anggota DPRD Kampar tak Bisa Dimintai Pertanggungjawaban Materil

Senin, 15 Juli 2019 20:23
Konflik Bongkar Muat di PKS PT MIS Tambusai Utara Dimediasi‎ Diskop UKM Transnaker Rohul

Senin, 15 Juli 2019 20:15
Perbaikan Jalan Lintas Rengat-Tembilahan Terkendala Proses Lelang


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 11 Juli 2019 16:59
PLHK Resmi Dibuka Wapres JK,
Pemprov Riau dan RAPP Ajak Masyarakat Kurangi Sampah Plastik


Wakil Presiden RI Jusuf Kalla secara resmi membuka Pekan Lingkungan Hidup dan Kehutanan (PLHK) ke-23. Pemprov Riau dan PT RAPP turut andil dalam acara itu.

Riauterkini-JAKARTA - Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla secara resmi membuka Pekan Lingkungan Hidup dan Kehutanan (PLHK) ke-23, Kamis (11/7/2019), di JCC, Senayan, Jakarta. Dalam sambutannya Wapres mengatakan ada tiga hal yang selalu menjadi perhatian dan perjuangan di dunia yakni demokrasi, hak asasi manusia, dan lingkungan hidup.

"Tiga ini saling berhubungan dan selalu menjadi bagian yang diperjuangkan walaupun ada yang berhasil, dan ada yang tidak," kata JK.

Wapres JK menambahkan hutan adalah sumber utama untuk memperbaiki lingkungan di samping manfaat lainnya. Untuk itu, dibutuhkan perubahan perilaku yang baik di masyarakat, dan harus disusun lewat peraturan dalam upaya meningkatkan kesadaran lingkungan.

"Semua ini sangat tergantung pada kita semua, jadi mari kita jaga lingkungan dan hutan kita terutama dari sampah," ucapnya.

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) RI, Siti Nurbaya mengatakan ajang PLHK ini akan dimanfaatkan sebagai upaya pelipatgandaan sosialisasi kebijakan pemerintah terkait penanganan pencemaran yang bersifat langsung maupun tidak langsung, seperti peta jalan pengurangan sampah nasional dan penggunaan plastik sekali pakai, transisi penggunaan bahan bakar dan sumber energi yang ramah lingkungan, perubahan teknologi dan sistem manajemen menjadi lebih bersih.

"Seluruh rangkaian acara ini akan menjadi less-waste event atau kegiatan yang seminimal mungkin memproduksi sampah, dan semaksimal mungkin memanfaatkan kembali material yang digunakan dan dihasilkan," kata Menteri Siti dalam sambutannya.

Sejalan dengan itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau bersama Dunia Usaha di Riau, salah satunya PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) yang merupakan bagian dari APRIL Group, ikut andil dalam pameran lingkungan terbesar di Indonesia ini. Pemprov Riau menampilkan sejumlah program pengurangan sampah dan penggunaan plastik sekali pakai di stan yang berkonsep Istana Siak Sri Inderapura.

"Pemprov Riau secara aktif turun langsung ke daerah mensosialisasikan kepada masyarakat mengenai program persampahan melalui metode Bank Sampah. Tujuannya agar ada perubahan pola pikir sehingga sampah bisa bermanfaat dan memberi nilai ekonomis juga bagi masyarakat," ujar Ervin Rizaldi, Kepala Dinas LHK Provinsi Riau.

Senior External Relations RAPP, Juwendi Jamal mengatakan pihaknya telah menjalankan program Bank Sampah yang dikelola oleh karyawan RAPP di Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Riau.

"Wujud komitmen RAPP dalam menjaga lingkungan, salah satunya melalui Bank Sampah yang di dalamnya ada kerajinan daur ulang dan dibina oleh karyawan RAPP, kita bahkan juga memiliki gedung khusus Bank Sampah Riau Kompleks," ujar Juwendi.

Sebagaimana diketahui, Dinas LHK Provinsi Riau rutin mengikuti ajang PLHK sejak awal bersama dunia usaha yang berhasil meraih Juara I stan terbaik pada tahun 2017 lalu dan menjadi Juara Harapan I tahun 2018. Pada PLHK tahun 2019 ini, Riau menargetkan masuk nominasi tiga besar, atau menjadi Juara Umum.

PLHK 2019 mengambil tema Biru Langitku, Hijau Bumiku, berisikan berbagai kegiatan di antaranya seminar lingkungan, diskusi publik, lomba dan kegiatan demonstrasi edukasi yang berlangsung selama tiga hari, 11-13 Juli 2019. Kegiatan ini diikuti oleh 94 peserta se Indonesia yang berasal dari instansi pemerintah, dunia usaha, masyarakat.**(rls)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Gondol Tropi Bupati Kampar, SMK Kehutanan Juarai Junggle Track Road to HKAN 2019
- Ikut Apel Siaga, PT RAPP Tingkatkan Patroli dan Pencegahan
- PLHK Resmi Dibuka Wapres JK,
Pemprov Riau dan RAPP Ajak Masyarakat Kurangi Sampah Plastik

- Edukasi Desa Peduli Gambut, BRG Jalin Kerjasama Bersama PT CPI
- Jelang Pacu Jalur 2019, ASN Dikerahkan Bersih-bersih Taman Jalur
- Siaga Kemarau, APP Sinar Mas Intensifkan Pencegahan Karhutla
- Kepala BNPB Tegaskan Karhutla di Riau Disebabkan Manusia dan Dibayar


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com