Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Senin, 19 Agustus 2019 20:28
Korupsi Pembangunan Gedung Fisipol Unri,
Jaksa Nyatakan Banding Atas Vonis Dosen dan Kontraktor


Senin, 19 Agustus 2019 19:31
BNNP Riau Sita 8 Kilogram Sabu Dari Jaringan Internasional

Senin, 19 Agustus 2019 18:16
Hari Jadi ke-74 MA, PN Bengkalis Bertekad Tingkatkan Kualitas Pelayanan Berbasis Teknologi

Senin, 19 Agustus 2019 17:24
Dituduh Menista Agama, LAM Riau Tetap Dampingi UAS

Senin, 19 Agustus 2019 16:44
RAPP Turut Sukseskan Iven Pacu Jalur 2019

Senin, 19 Agustus 2019 16:32
BI Riau Launching QRIS

Senin, 19 Agustus 2019 16:29
FIFGroup Grebeg Pekanbaru Tebar Promo di Perumahan Permata Bukit Raya

Senin, 19 Agustus 2019 15:46
Niat Tampil Siswa SD Benai di Pembukaan FPJ Batal

Senin, 19 Agustus 2019 15:38
Ini Penjelasan MPW PP Riau Terkait Kisruh Dualisme di MPC PP Rohul

Senin, 19 Agustus 2019 15:31
RUPS BRK Bahas Pengesahan Pejabat Komut dan Seleksi Calon Direksi


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 23 Juli 2019 17:29
Diguyur Hujan Lebat, Karla di Pulau Rupat Dilaporkan Padam

Kebakaran lahan di Pulau Rupat, dilaporkan telah padam setelah hujan turun dengan lebatnya. Kini petugas hanya melakukan pemantauan untuk memastikan api tidak lagi muncul.

Riauterkini-BENGKALIS- Sempat meluas, kebakaran lahan (Karla) gambut di Desa Darul Aman, Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis terjadi sejak lima hari kemarin dilaporkan padam setelah diguyur hujan lebat Selasa (23/7/19) dinihari.

Pemadaman Karla juga sempat dilakukan oleh tim gabungan BPBD, Damkar, TNI dan Polri serta masyarakat.

Kepala Desa Darul Aman, Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis, Pramujo mengatakan, sejak sore kemarin lahan yang terbakar sudah tidak kelihatan api, ditambah hujan yang cukup lebat malam tadi membuat asap di lahan terbakar tidak terlihat lagi.

"Tapi tetap pagi tadi Damkar dan Babinsa bersama masyarakat sebanyak tujuh orang turun memastikan kondisi ada tidaknya api. Hasil pemeriksaan di lapangan sudah padam semua," ungkapnya.

Menurutnya, karena kondisi api sudah tidak ditemukan, petugas yang ke lapangan tidak lagi melakukan penyemprotan lahan. Hanya melakukan pemantauan memastikan api tidak muncul lagi.

"Hujan cukup lebat malam tadi, bahkan sampai pagi tadi desa kita masih diguyur hujan," katanya lagi.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Bengkalis Tajul Muddaris membenarkan kondisi api di daerah Darul Aman, Rupat sudah bisa dikendalikan. Menurut dia hingga petang kemarin petugas gabungan hanya melakukan pendinginan, karena bekas lahan terbakar ini sore kemarin masih mengeluarkan asap.

"Selain penidinginan, petugas kita juga membuat sekat parit menggunakan alat berat," katanya lagi.

Data dari BPBD Bengkalis, hingga hari kelima kemarin di kawasan tersebut sudah 12 hektar lahan gambut yang terbakar. Penyebab kebakaran juga belum bisa dipastikan.***(dik)

Foto : Karla gambut yang sempat terjadi di Desa Darul Aman, Rupat sebelum dilaporkan.

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Meski Nihil Karla, Kota Bengkalis Masih Diselimuti Kabut Asap
- Terbentur tak Miliki Dana,
Lurah Pelalawan Sudah Usulkan Bantuan Pembersihan Sungai Hulubandar ke PT RAPP

- Hulubandar Memprihatinkan, Sultan Pelalawan ke-10 Minta Kepedulian Semua Pihak
- Alhamdulillah,Kuansing dan Hampir Seluruh Wilayah Riau Diguyur Hujan Deras
- Hujan di Berbagai Wilayah, Bersihkan Asap dari Pakanbaru
- Hutan Lindung Bukit Betabuah Terbakar, Damkar dari Sumbar Ikut Turun Tangan
- Rusak Ekosistem, Penambangan Emas Ilegal di Desa Petapahan Gunung Toar, Kuansing Terus Berlangsung


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com