Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Ahad, 18 Agustus 2019 09:33
Pemkab Meranti Gelar Gerak Jalan Santai Sempena HUT RI Ke-74

Ahad, 18 Agustus 2019 09:31
Idrus Terpilih Secara Aklamasi Pimpin PGSI KOTA Pekanbaru

Ahad, 18 Agustus 2019 09:29
Bupati Meranti Gelar Malam Syukuran Sempena HUT RI ke- 74

Sabtu, 17 Agustus 2019 21:03
Polda Riau gagalkan penyelundupan 95.000 Ekor Baby Lobster

Sabtu, 17 Agustus 2019 20:38
Festival Pesona Danau Sipogas‎ 2019 Dimulai, Hari Kedua Bakal Lebih Ramai Lagi

Sabtu, 17 Agustus 2019 20:19
163 Penghuni Lapas Kelas IIb Telukkuantan Dapat Remisi di HUT ke 74 RI

Sabtu, 17 Agustus 2019 20:14
Bakal Diresmikan Jokowi, November, Jalan Tol Pekanbaru-Dumai Tuntas

Sabtu, 17 Agustus 2019 18:12
Pijar Melayu Tantang Gubri Buktikan Tertibkan Lahan Illegal

Sabtu, 17 Agustus 2019 17:57
Warga Tumpah Saksikan Pesta Rakyat Bersama Husni Tamrin di Pelalawan

Sabtu, 17 Agustus 2019 17:53
Wabup Zardewan Irup HUT RI di Riau Komplek RAPP,
Indonesia Maju karena SDM yang Unggul



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 12 Agustus 2019 14:58
Darurat Karhutla, Keluarga Besar NU Riau Diminta Gelar Sholat Istisqa

Keluarga besar NU Riau diimbau untuk melakukan jihad memohon rahmat Allah berupa Shalat Istisqa agar karhutla segera berakhir. Ini sudah darurat.

Riauterkini - PEKANBARU - Ketua Nahdatul Ulama (NU) Riau T Rusli Ahmad intruksikan seluruh jajarannya baik ditingkat provinsi, kabupaten/kota, desa termasuk seluruh badan otonom dan lembaga yang dipimpinnya, untuk menggelar sholat Istisqa (sholat minta hujan), besok secara serentak pada pukul 09.00 WIB.

Menurut Rusli, sholat meminta hujan ini juga bagian dari jihad untuk meminta rahmat kepada Allah SWT, agar pekatnya kabut asap akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang terjadi di sejumlah daerah di Riau, bisa teratasi.

Ada pun ajakan untuk menggelar Sholat Istisqa tersebut, disebutnya sebagai Rasisma, yang berarti Riau Solat Istisqa Bersama.

"Ini sudah darurat. Maka itu, NU Riau menyatakan berjihad untuk mengatasi kebakaran hutan dan lahan. Jihadnya bagaimana? Kita buat gerakan Rasisma," kata Rusli didampingi Wakil Ketua PWNU Riau H Deni Efizon dan Wakil Sekretaris PWNU Landa Trinado, Senin (12/819).

NU Riau sendiri terlebih dahulu telah melaksanakan sholat Istisqa tadi malam, yang langsung dihadiri Gubernur Riau H Syamsuar di halaman Kantor PWNU Jalan Petala Bumi, atau samping kediaman Gubernur Riau. Kemudian, kegiatan yang sama juga akan digelar malam ini dengan melibatkan anak yatim. Harapannya, dengan menyantuni dan mengajak mereka shalat bersama, semoga doa yang dipanjatkan cepat diijabah oleh Allah SWT.

"Tadi malam kita sudah mulai melakukan shalat istisqa. Dan kita bawa 200 orang anak yatim, kita ajak makan dan beri santunan. Alhamdulillah pagi tadi hujan dan daerah lain juga hujan," ungkap Rusli.

"Harapannya dalam rangka menyelesaikan Karhutla ini memang tidak bisa serta merta secara parsial. Kita minta kepada Allah SWT untuk minta turunkan hujan lebat dan lama, karena Nabi Muhammad SAW pernah melakukan ini," tutupnya.*(mok)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Meski Nihil Karla, Kota Bengkalis Masih Diselimuti Kabut Asap
- Terbentur tak Miliki Dana,
Lurah Pelalawan Sudah Usulkan Bantuan Pembersihan Sungai Hulubandar ke PT RAPP

- Hulubandar Memprihatinkan, Sultan Pelalawan ke-10 Minta Kepedulian Semua Pihak
- Alhamdulillah,Kuansing dan Hampir Seluruh Wilayah Riau Diguyur Hujan Deras
- Hujan di Berbagai Wilayah, Bersihkan Asap dari Pakanbaru
- Hutan Lindung Bukit Betabuah Terbakar, Damkar dari Sumbar Ikut Turun Tangan
- Rusak Ekosistem, Penambangan Emas Ilegal di Desa Petapahan Gunung Toar, Kuansing Terus Berlangsung


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com