Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 23 Agustus 2019 11:01
Hasil.Cek Lapangan, Kapolda Pastikan Kebakaran Lahan Disengaja

Jum’at, 23 Agustus 2019 10:53
Puluhan Staf Bawaslu Bengkalis Ikuti Diklat Kapasitas SDM

Jum’at, 23 Agustus 2019 10:50
Panitera PN Bengkalis Dimutasi

Jum’at, 23 Agustus 2019 10:42
Digelar Besok, Festival Mangonang Kampuong Lamo di Pulau Gadang Kampar Akan Dihadiri Ribuan Peserta

Jum’at, 23 Agustus 2019 09:31
Saran KPK, Disdik Riau Sebar Edaran Larangan Pungutan Komite Sekolah

Jum’at, 23 Agustus 2019 08:47
Pedayung Asal Kuansing Bersama Tim Indonesia Juara Dunia di Thailand

Kamis, 22 Agustus 2019 21:37
Resah dengan Konflik di Perbatasan,
Nelayan Panipahan Rencanakan Pertemuan dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan RI


Kamis, 22 Agustus 2019 21:32
Sah, AMSI Wilayah Riau Terverifikasi Faktual!

Kamis, 22 Agustus 2019 21:06
Terjerat Korupsi Pengadaan Alkes,
Banding Dikabulkan, Pengadilan Tinggi Riau Bebaskan Tiga Dokter RSUD Arifin Achmad


Kamis, 22 Agustus 2019 18:17
Walau Titik Api Bertambah Jumlah Penderita ISPA di Inhu Justru Menurun


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 14 Agustus 2019 13:52
IKPS Minta Lurah dan Camat Undang Tokoh Masyarakat Bahas Ancaman terhadap Sungai Hulubandar

Sungai Hulubandar yang memiliki nilai sejarah, kini keberadaannya mulai memprihatinkan. Ikatan Keluarga Pelalawan di Pekanbaru mengimbau lurah dan camat setempat untuk mengundang tokoh masyarakat membahasnya.

Riauterkini-PANGKALANKERINCI-Sekretaris Ikatan Keluarga Pelalawan di Pekanbaru, Azwar Rahman meminta kepada lurah, dan camat Kecamatan Pelalawan untuk secepatnya mengundang para tokoh Pelalawan baik yang ada di kabupaten maupun Provinsi untuk melakukan musyawarah terkait dengan nasib sungai Hulubandar yang kondisinya memprihatinkan.

"Kita minta lurah dan camat berinisiatif undang para tokoh untuk membahas lebih jauh permasalahan yang ada," terang Azwar Rahman saat diminta pendapat terkait kondisi Sungai Hulubandar yang terancam, Rabu (14/8/19).

      Azwar mengakui bahwa banyak orang lupa bahwa Sungai Hulubandar memiliki nilai sejarah begitu penting bagi Pelalawan, sehingga keadaannya dan kelestarian sungai yang juga disebut Sungai Rasau itu terabaikan.

       Ditambahkan bahwa Sungai Hulubandar sempat menjadi pusat kekuasaan bahkan permukiman puluhan ribu masyarakat kerajaan Pelalawan. "Sungai ini diyakini menyimpan begitu banyak peninggalan sejarah yang belum tergali. jika sungai ini hancur maka sama dengan kehancuran sejarah," ujarnya.

       Pada konteks lain Hulubandar merupakan juga sumber kehidupan dan salah satu sumber air bersih, karena itu hendaknya semua pihak harus menyadari persoalan yang ada.

        Karena itu menurut, ketua partai berkarya Kabupaten Pelalawan itu, semua pihak termasuk Perusahaan harus memperhatikan, jangan usaha mereka sampai menciderai pihak lain.

        Menurut Azwar masalah yang terjadi pada Sungai Hulubandar bukankah masalah sepele dan di selesaikan begitu saja, tetapi harus dilakukan penyelesaian yang menyeluruh, "ini Sungai benar benar aset penting bukan saja bagi lurah Pelalawan, tetapi juga aset penting bagi Daerah bahkan nasional, Sebab jejak sejarah di kawasan Kerajaan Pelalawan pusatnya di Sungai Hulubandar.

       Atas pertimbangan itu ia,  meminta agar semua pihak, baik masyarakat, pemerintah lurah kecamatan bahkan kabupaten, provinsi bahkan nasional untuk dapat memperhatikan masalah ini, intimnya memang mau atau tidak mau Sungai Hulubandar harus dilestarikan dan harus tetap terjaga.*(feb)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Kabut Asap Berlanjut, Terpantau 68 Titik Api di Riau
- Diselimuti Kabut Asap, Dua Titik Api Terdeteksi di Inhu
- Digondol Buaya dari Kemarin, Warga Inhil Ini Ditemukan Tewas
- Sedang Cari Udang, Seorang Ibu di Inhil Digondol Buaya
- RPK APP Sinar Mas Bantu Padamkan Kebakaran di Hutan Serapung, Pelalawan
- Isi Air Baku Waduk Wonosari Bengkalis, Blok Kanal Perkebunan Sawit PT. MAS 'Dijebol'
- Tim Satgas Karlahut Rohul Padamkan Api di Rambah Tengah Barat‎, Polisi Usut Pelaku


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com