Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Ahad, 22 September 2019 18:45
Terduga Pembakar Lahan Gambut di Bonai Darussalam Diamankan Tim Satgas Karlahut Rohul

Ahad, 22 September 2019 18:45
Terduga Pembakar Lahan Gambut di Bonai Darussalam Diamankan Tim Satgas Karlahut Rohul

Ahad, 22 September 2019 16:34
Berharap Langit Biru,
RT, RW dan LPMK Duri Timur Bagikan Masker


Ahad, 22 September 2019 16:28
Gubri Serukan Bupati/Walikota Gelar Salat Istisqo Serentak

Ahad, 22 September 2019 16:26
Jika Tak Dapat Partai, Syafril-Sihol Bertekad Maju Jalur Independen di Pilkada Rohil

Ahad, 22 September 2019 16:22
Waspada, Kabut Asapdi Riau Kiriman Jambi

Ahad, 22 September 2019 16:18
Seekor Tapir Terjerat Babi Berhasil Diselamatkan Warga Sepahat, Bengkalis

Ahad, 22 September 2019 16:12
Berbatasan dengan Lahan PT THIP, Polsek Teluk Meranti Baru Kemarin, Segel Lahan Terbakar Didesa Gambut Mutiara

Ahad, 22 September 2019 16:06
Pemerhati Sosial Kuansing Menduga Pembakaran Lahan Karena Disengaja

Ahad, 22 September 2019 11:17
Ratusan Mahasiswa Dibekali Pengetahuan Cerdas Menggunakan Obat Dinkes Bengkalis


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 17 Agustus 2019 15:18
Meski Nihil Karla, Kota Bengkalis Masih Diselimuti Kabut Asap

Walaupun sudah tak ada titik api, namun kabut asap masih menyelimuti Kota Bengkalis dan sekitarnya. Diperkirakan ini kiriman dari daerah lain.

Riauterkini-BENGKALIS- Kabut asap selimuti Kota Bengkalis dan sekitarnya, Sabtu (17/8/19) pagi. Kabut asap diduga hasil kebakaran lahan (Karla), hingga siang ini terus memekat dan mulai mempengaruhi jarak pandang terutama di perairan seperti di Perairan Selat Bengkalis.

Udara bercampur dengan kabut asap Karla ini mulai dikeluhkan warga Kota Bengkalis.

"Kabut asap bang, nampaknya semakin pekat dan mulai mengganggu," kata Santi, salah seorang warga Kota Bengkalis kepada wartawan, Sabtu (17/8/19).

Sejak dua hari lalu, untuk wilayah Kabupaten Bengkalis dilaporkan sudah tidak ada titik api karena diguyur hujan. Kabut asap yang menyelimuti kota kecil ini diperkirakan karena asap kiriman dari daerah lain.

"Hingga siang ini tidak ada laporan kebakaran lahan di daerah kita. Kabut asap memang mulai selimuti Kota Bengkalis, kemungkinan karena asap kiriman," ungkap Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bengkalis, Djamaluddin ketika dikonfirmasi.

Apakah kabut asap yang menyelimuti Kota Bengkalis sudah pada kategori membahayakan atau belum, tidak dapat diketahui. Karena alat untuk mengetahui Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) yang dipasang di Kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bengkalis, Jalan Pertanian, Bengkalis mengalami kerusakan sejak lama.***(dik)

Foto : Kabut asap Karla mulai selimuti Kota Bengkalis, foto diambil Sabtu (17/8/19) pukul 13.30 WIB.

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Seekor Tapir Terjerat Babi Berhasil Diselamatkan Warga Sepahat, Bengkalis
- Jarak Pandang 600 Meter, Jadwal Penerbangan di SSK II Terganggu
- PM10-492, Kualitas Udara di Riau Sangat Berbahaya
- Kekeringan Warga Pangean Kuansing Kesulitan Air Bersih
- Potensi Hujan Nihil, Titik Panas di Riau Kembali Meningkat
- Peduli Korban Asap, Pengusaha Muda di Inhil Dirikan Rumah Oksigen
- Geger "Ulo Sowo" 4 Meter Ditangkap Warga Ulu Pulau, Bengkalis


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com