Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Rabu, 23 Oktober 2019 07:27
Bupati Kuansing Buka Penilaian Sayang Ibu di Singingi Hilir

Rabu, 23 Oktober 2019 07:09
Wakil Ketua dan Komisi IV DPRD Bengkalis Hadiri HSN

Rabu, 23 Oktober 2019 06:37
Lomba Kebersihan Riau, Kota Bengkalis Dikabarkan "Hanya" Peringkat Harapan

Selasa, 22 Oktober 2019 21:42
Wagub Harap Lima Tahun Tercapai 100 Desa Mandiri di Riau

Selasa, 22 Oktober 2019 20:25
Hadirkan Penampilan 120 Musisi, Bono Jazz Festival 2019 Semarakkan HUT ke 14 Mal SKA

Selasa, 22 Oktober 2019 19:55
Tiang Listrik Bertumbangan di Desa Gambut Mutiara,
Manajer PLN Pangkalan Kerinci Sebut Itu Proyek Kantor Pusat Pekanbaru


Selasa, 22 Oktober 2019 19:41
Tahun Ini Bengkalis Dijatah 83 Formasi CPNS

Selasa, 22 Oktober 2019 17:51
Calon Dirut dan Dewan Pengawas Perusda Rokan Hulu Jaya Segera Diumumkan

Selasa, 22 Oktober 2019 17:22
Wabup Kuansing Sumbang Rp 10 Juta untuk Jalur Desa Pulau Godang Kari

Selasa, 22 Oktober 2019 16:49
Lepas Tim Hoki Putri Rohul‎ Ikuti Pra PON di Jakarta, Bupati Sukiman Berharap Tim Lolos Seleksi


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 22 Agustus 2019 10:22
Kabut Asap Berlanjut, Terpantau 68 Titik Api di Riau

Ada 68 titik api di Riau. Beberapa kota kembali berselimut kabut asap.

Riauterkini-PEKANBARU-Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stamet Pekanbaru memantau ada 115 titik panas di Riau Kamis (22/8/19). 68 diantaranya diduga kuat sebagai titik api.

68 titik api di Riau berada di beberapa kabupaten/kota di Riau. Yaitu di Bengkalis 4 titik, Kep. Meranti ada 7 titik, Kampar ada 1 titik, Kuantan Singingi ada 1 titik, Pelalawan ada 19 titik, Rohil ada 4 titik, Inhil ada 24 titik dan di Inhu ada 8 titik.

"Kemunculan banyak titik api di Riau menyebabkan penebalan kabut asap di beberapa kabupaten/kota. Seperti di Pekanbaru dan Pelalawan hanya berjarak pandang sejauh 2 Km. Sedangkan di Rengat jarak pandang hanya 3 Km," terang forechaster BMKG Stamet Pekanbaru, Sanya Gautami.

Menurutnya, arah angin adalah dari Tenggara/Barat Daya. Jadi walaupun di Pekanbaru tidak terpantau titik api, tetep saja Pekanbaru diselimuti kabut. Karena mendapat kiriman asap dari daerah yang terbakar.

Sementara itu, tambahnya, beberapa daerah memiliki potensi untuk hujan. Namun potensi hujan yang ada, hanya berintensitas ringan.*(H-we)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Banyak Tiang Listrik PLN di Kuala Kampar, Pelalawan Tumbang Sebelum Digunakan
- Bupati Kuansing Lepas Peserta Jelajah Alam Kota Jalur 6
- Jatuh dari Getek, Tim.SAR Cari Mahasiswi UNISI di Sungai Pulau kijang
- Kebanjiran, Sejumlah Sekokah di Bagansiapiapi Pulangkan Murid
- BKSDA Riau Lepaskan Gajah dari Jerat di Konsesi Arara Abadi
- Bupati Kuansing Tinjau Rumah Rusak Diterjang Angin di Air Mas
- Angin Kencang Rusak 10 Rumah di Singingi Hilir, Kuansing


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com