Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Selasa, 17 September 2019 13:07
6.500l TNI- Polri Amankan Kunjungan Presiden di Riau

Selasa, 17 September 2019 11:24
Darurat Asap, Polsek Pangean di Kuansing Bagikan Masker Gratis

Selasa, 17 September 2019 10:45
Dinkes Bengkalis Bentuk 30 Posko Penanggulangan Kabut Asap

Selasa, 17 September 2019 10:37
Penambang Emas Liar di Kuansing Keruk Sungai Dekat Tiang Jembatan

Selasa, 17 September 2019 09:56
Buka Posko, Human Initiative Riau Siap Obati Korban Kabut Asap

Selasa, 17 September 2019 08:56
Sebelum Tinjau Karlahut Presiden Ikut Sholat Istisqa di Masjid Lanud RSN

Selasa, 17 September 2019 08:32
Asap Kian Pekat, Jarak Pandang di Riau Umumnya tak Sampai Sekilo Meter

Selasa, 17 September 2019 07:10
Ditutup, 15 Pendaftar Siap Jalani Seleksi jadi Sekdaprov Riau

Selasa, 17 September 2019 00:26
Tengku Zulkenedy Yusuf, Anggota DPRD Termuda di Riau dari PKS Resmi di Lantik

Senin, 16 September 2019 21:43
Belum Maksimal Tangani Karhutla,
Presiden Sentil Pejabat Daerah Hingga Perangkat Paling Bawah



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 22 Agustus 2019 10:22
Kabut Asap Berlanjut, Terpantau 68 Titik Api di Riau

Ada 68 titik api di Riau. Beberapa kota kembali berselimut kabut asap.

Riauterkini-PEKANBARU-Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stamet Pekanbaru memantau ada 115 titik panas di Riau Kamis (22/8/19). 68 diantaranya diduga kuat sebagai titik api.

68 titik api di Riau berada di beberapa kabupaten/kota di Riau. Yaitu di Bengkalis 4 titik, Kep. Meranti ada 7 titik, Kampar ada 1 titik, Kuantan Singingi ada 1 titik, Pelalawan ada 19 titik, Rohil ada 4 titik, Inhil ada 24 titik dan di Inhu ada 8 titik.

"Kemunculan banyak titik api di Riau menyebabkan penebalan kabut asap di beberapa kabupaten/kota. Seperti di Pekanbaru dan Pelalawan hanya berjarak pandang sejauh 2 Km. Sedangkan di Rengat jarak pandang hanya 3 Km," terang forechaster BMKG Stamet Pekanbaru, Sanya Gautami.

Menurutnya, arah angin adalah dari Tenggara/Barat Daya. Jadi walaupun di Pekanbaru tidak terpantau titik api, tetep saja Pekanbaru diselimuti kabut. Karena mendapat kiriman asap dari daerah yang terbakar.

Sementara itu, tambahnya, beberapa daerah memiliki potensi untuk hujan. Namun potensi hujan yang ada, hanya berintensitas ringan.*(H-we)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Darurat Asap, Polsek Pangean di Kuansing Bagikan Masker Gratis
- Dinkes Bengkalis Bentuk 30 Posko Penanggulangan Kabut Asap
- Penambang Emas Liar di Kuansing Keruk Sungai Dekat Tiang Jembatan
- Asap Kian Pekat, Jarak Pandang di Riau Umumnya tak Sampai Sekilo Meter
- Ini Alasan Pemkab Rohul Belum Tetapkan Status Darurat Karlahut Sampai Saat Ini
- Bersama Melawan Asap,
Dompet Dhuafa Memberikan Penanganan Korban Asap Sumatera

- Hendak Lempari Telur, Massa HMI Bentrok Dengan Kepolisian


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com