Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Selasa, 17 September 2019 00:26
Tengku Zulkenedy Yusuf, Anggota DPRD Termuda di Riau dari PKS Resmi di Lantik

Senin, 16 September 2019 21:43
Belum Maksimal Tangani Karhutla,
Presiden Sentil Pejabat Daerah Hingga Perangkat Paling Bawah


Senin, 16 September 2019 21:13
40 Anggota DPRD Siak 2019-2024 Dilantik, Zulkifli Jadi Ketua Sementara

Senin, 16 September 2019 21:09
Terkait Asap Riau, LAM Riau Keluarkan Warkah Untuk Presiden Jokowi

Senin, 16 September 2019 20:17
Wakil Rakyat Kepulauan Meranti Periode 2019-2024 Resmi di Lantik

Senin, 16 September 2019 20:15
Sidang Paripurna Perdana Pasca Pengambilan Sumpah, DPRD Bengkalis Bentuk Fraksi

Senin, 16 September 2019 20:12
Pengurus DPC PDI Perjuangan Tinjau Posko Kesehatan di Pangkalan Kerinci

Senin, 16 September 2019 20:05
Usai Bersumpah Berjanji, Enam Anggota DPRD Bengkalis Ini Langsung Tepuk Tepung Tawar

Senin, 16 September 2019 19:59
Tiba didi Pekanbaru, Presiden Langsung Gelar Rapat Bersama Pejabat Pusat dan Riau di Novotel

Senin, 16 September 2019 19:55
Demo Mahasiswa dan SAPMA PP Warnai Pelantikan Anggota DPRD Kepulauan Meranti Periode 2019-2024


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 10 September 2019 15:16
Belum Ada Izin Terbang,
Karhutla Meluas, Empat Heli Belum Bisa Dioperasikan


Empat dari enam helikopter yang digunakam untuk water bombing tidak bisa digunakan karena terbentur izin. Penanggulangan pemadaman karhutla jadi tidak maksimal.

Riauterkini - Empat dari enam helikopter yang digunakam untuk water bombing tidak bisa digunakan karena terbentur izin. Akibatnya usaha penanggulangan pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di berbagai daerah di Riau menjadi tidak maksimal.

Demikian dikatakan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau Edwar Sanger, di Posko Karhutla, Lanud Roesmin Nurjadin, Selasa (10/9/19).

Menurut Sanger, keempat heli yang kini sedang dalam kondisi masih diparkirkan tersebut sudah sepekan lamanya. Diharapkan, izin terbang keempat heli dari Badan Penanggulangan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tersebut dapat dioperasikan segera.

"Kita sudah ajukan dan mudah-mudahan segera mendapatkan izin terbang. Insya Allah tidak ada persoalan lagi. Tadi juga sudah kita sampaikan ke BNPB, tinggal nanti diurus izinnya," ungkap Sanger.

Lebih lanjut menurut mantan Penjabat (Pj) Walikota Pekanbaru ini selama empat sepekan heli tak beroperasi memang berdampak pada langkah penanggulangan. Terumata pada titik kebakaran yang sulit dijangkau oleh satgas darat.

Jauhnya akses untuk mendapatkan sumber air jadi alasan. Belum lagi faktor cuaca ekstrim dan angin kencang. Akibatnya, potensi semakin meluasnya Karhutla.

"Satu jam saja kita baru sampai ke lokasi kebakaran, sudah berapa luas lahan yang terbakar. Seperti di Simpang Gaung Inhil, lokasi kebakaran jauh dan medannya cukup jauh. Itu yang menjadi kendala kita kalau padamkan api lewat darat," ujar Sanger.

Sementara Tenaga Ahli dari BNPB Marsdya (Purn) Abdul Muis dikesempatan yang sama menjelaskan saat ini dalam proses pengurusan perizinan operasi, baik dari Panglima TNI dan Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

"Karena empat helikopter itu beroperasi di wilayah-wilayah strategis. Sehingga ketika membutuhkan perpanjangan, kita siapkan administrasinya," jelasnya.

Ditanya mengenai proses perpanjangan izin operasi empat helikopter itu, mengingat keberadaan helikopter water bombing cukup membantu untuk pemadaman Karhutla Riau, ia juga tak bisa memastikannya.

"Sampai kapannya tergantung. Karena ada beberapa instansi yang harus dikoordinasikan seperti Mabes TNI dan Kemenhub," paparnya.*(mok)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Ini Alasan Pemkab Rohul Belum Tetapkan Status Darurat Karlahut Sampai Saat Ini
- Bersama Melawan Asap,
Dompet Dhuafa Memberikan Penanganan Korban Asap Sumatera

- Hendak Lempari Telur, Massa HMI Bentrok Dengan Kepolisian
- DPRD Riau Dikepung Massa Dari Dua Universitas
- Temui Mahasiswa UIN Suska, Gubri Sebut Sudah Bekerja Maksimal
- Kabut Asap, UR Sudah Warning Sejak Mei
- Demo di Depan Kantor DPRD Inhil,
Puluhan Massa APMI Gelar Tuntut Usut Tuntas Karhutla



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com