Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Rabu, 18 September 2019 23:30
‎Sekda Rohul Tinjau Alat Penyebrangan Flying Fox di Tambusai yang Viral di Medsos, Begini Katanya

Rabu, 18 September 2019 23:28
PKK Rambah Samo Juara Umum Lomba Masak Serba Ikan Tingkat Rohul 2019

Rabu, 18 September 2019 21:53
Melalui ‎RAT Luar Biasa,
Daman Huri Terpilih Aklamasi Sebagai Ketua Kopsa Perkasa Timur, Rohul


Rabu, 18 September 2019 21:00
Blusukan ke Gang Sempit dan Curam, Lurah Duri Timur Dengarkan Keluhan Warganya

Rabu, 18 September 2019 19:28
Derita Kelainan Pembuluh Darah, Bayi Warga Duri Timur Butuh Uluran Tangan Donatur

Rabu, 18 September 2019 16:57
KSKP Tembilahan Dirikan Posko Kesehatan dan Bagi-bagi Masker

Rabu, 18 September 2019 16:48
Perluasan MPP Pekanbaru Terus Digesa

Rabu, 18 September 2019 15:18
PT RAPP Gelar Pelatihan Guru SD se-Riau

Rabu, 18 September 2019 15:15
Tersangka TPPU, Terpidana Narkoba Praperadilankan Polres Bengkalis

Rabu, 18 September 2019 14:57
Rumput Taman di DPRD Riau Menguning, Rekanan Bungkam


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 10 September 2019 15:16
Belum Ada Izin Terbang,
Karhutla Meluas, Empat Heli Belum Bisa Dioperasikan


Empat dari enam helikopter yang digunakam untuk water bombing tidak bisa digunakan karena terbentur izin. Penanggulangan pemadaman karhutla jadi tidak maksimal.

Riauterkini - Empat dari enam helikopter yang digunakam untuk water bombing tidak bisa digunakan karena terbentur izin. Akibatnya usaha penanggulangan pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di berbagai daerah di Riau menjadi tidak maksimal.

Demikian dikatakan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau Edwar Sanger, di Posko Karhutla, Lanud Roesmin Nurjadin, Selasa (10/9/19).

Menurut Sanger, keempat heli yang kini sedang dalam kondisi masih diparkirkan tersebut sudah sepekan lamanya. Diharapkan, izin terbang keempat heli dari Badan Penanggulangan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tersebut dapat dioperasikan segera.

"Kita sudah ajukan dan mudah-mudahan segera mendapatkan izin terbang. Insya Allah tidak ada persoalan lagi. Tadi juga sudah kita sampaikan ke BNPB, tinggal nanti diurus izinnya," ungkap Sanger.

Lebih lanjut menurut mantan Penjabat (Pj) Walikota Pekanbaru ini selama empat sepekan heli tak beroperasi memang berdampak pada langkah penanggulangan. Terumata pada titik kebakaran yang sulit dijangkau oleh satgas darat.

Jauhnya akses untuk mendapatkan sumber air jadi alasan. Belum lagi faktor cuaca ekstrim dan angin kencang. Akibatnya, potensi semakin meluasnya Karhutla.

"Satu jam saja kita baru sampai ke lokasi kebakaran, sudah berapa luas lahan yang terbakar. Seperti di Simpang Gaung Inhil, lokasi kebakaran jauh dan medannya cukup jauh. Itu yang menjadi kendala kita kalau padamkan api lewat darat," ujar Sanger.

Sementara Tenaga Ahli dari BNPB Marsdya (Purn) Abdul Muis dikesempatan yang sama menjelaskan saat ini dalam proses pengurusan perizinan operasi, baik dari Panglima TNI dan Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

"Karena empat helikopter itu beroperasi di wilayah-wilayah strategis. Sehingga ketika membutuhkan perpanjangan, kita siapkan administrasinya," jelasnya.

Ditanya mengenai proses perpanjangan izin operasi empat helikopter itu, mengingat keberadaan helikopter water bombing cukup membantu untuk pemadaman Karhutla Riau, ia juga tak bisa memastikannya.

"Sampai kapannya tergantung. Karena ada beberapa instansi yang harus dikoordinasikan seperti Mabes TNI dan Kemenhub," paparnya.*(mok)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- KSKP Tembilahan Dirikan Posko Kesehatan dan Bagi-bagi Masker
- Rumput Taman di DPRD Riau Menguning, Rekanan Bungkam
- Peduli Kesehatan Warga, Asperindo Bagi Masker di 12 Lokasi
- Kian Membara, 334 Titik Panas Kepung Riau
- Warga Resah, 5 Hektar Lahan di Rimbo Panjang Terbakar Dekat Pemukiman
- Prihatin Dampak Kabut Asap, Lurah Duri Timur Bagikan Ribuan Masker Gratis
- Tangani Karlahut, Kemensos Lakukan 5 Langkah Strategis


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com