Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Rabu, 18 September 2019 23:30
‎Sekda Rohul Tinjau Alat Penyebrangan Flying Fox di Tambusai yang Viral di Medsos, Begini Katanya

Rabu, 18 September 2019 23:28
PKK Rambah Samo Juara Umum Lomba Masak Serba Ikan Tingkat Rohul 2019

Rabu, 18 September 2019 21:53
Melalui ‎RAT Luar Biasa,
Daman Huri Terpilih Aklamasi Sebagai Ketua Kopsa Perkasa Timur, Rohul


Rabu, 18 September 2019 21:00
Blusukan ke Gang Sempit dan Curam, Lurah Duri Timur Dengarkan Keluhan Warganya

Rabu, 18 September 2019 19:28
Derita Kelainan Pembuluh Darah, Bayi Warga Duri Timur Butuh Uluran Tangan Donatur

Rabu, 18 September 2019 16:57
KSKP Tembilahan Dirikan Posko Kesehatan dan Bagi-bagi Masker

Rabu, 18 September 2019 16:48
Perluasan MPP Pekanbaru Terus Digesa

Rabu, 18 September 2019 15:18
PT RAPP Gelar Pelatihan Guru SD se-Riau

Rabu, 18 September 2019 15:15
Tersangka TPPU, Terpidana Narkoba Praperadilankan Polres Bengkalis

Rabu, 18 September 2019 14:57
Rumput Taman di DPRD Riau Menguning, Rekanan Bungkam


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 10 September 2019 18:41
Sudah 281.626 Ribu Kasus ISPA Terjadi di Riau

Dampak kabut asap di Riau semakin parah. Diskes melaporkan telah tercatat sebanyak 281.626 kasus ISPA aikbat kulaitas udara yang semakin buruk.

Riauterkini - PEKANBARU - Sejak Januari sampai September 2019, Dinas Kesehatan (Diskes) Provinsi Riau mencatat sebanyak 281.626 kasus Inspeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) terjadi di Riau.

Angka itu dihitung berdasarkan dari jumlah kunjungan masyarakat ke sejumlah rumah sakit dan Puskesmas yang tersebar di dua belas kabupaten kota di Riau.

"Memang Ada 281.626 kasus ISPA yang kita rangkum dari rumah sakit dan Puskesmas se Riau. Angka ini bukan jumlah penderita dihitung perorang. Melainkan jumlah kunjungan masyarakat yang terserang ISPA. Jadi bisa jadi dengan orang sama mengalami sakit ISPA dalam kurun waktu Januari hingga September ini," kata Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir," Selasa (10/9/19).

Dari jumlah 281.262 kasus ISPA terhitung Januari sampai dengan pertengahan September ini, dengan rincian yakni Januari di Riau mencapai 42.645 orang, kemudian Februari 39.720 orang, Maret 40.968 orang, April 38.372 orang, Mei 28.429, Juni 30.312 orang, Juli 27.563 orang, Agustus 29.346 orang dan September 4.306 orang.

Menurut Mimi, jumlah kasus ISPA tersebut tidak semuanya disebabkan asap akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Dicontohkan, selama Januari hingga Mei, kasus ISPA tetap ada terjadi. Artinya, ISPA tidak saja disebabkan karena asap dari Karhutla seperti yang terjadi dalam berapa bulan terakhir.

Ada pun untuk perbandingan jumlah kasus ISPA selama lima tahun terakhir, yakni pada tahun 2015 sebanyak 639.548 laporan. 2016 sebanyak 720.844 laporan, 2017 sebanyak 565.711 laporan. Kemudian pada 2018 sebanyak 529.232 laporan serta 2019 281.626 laporan.

Lebih lanjut, Mimi juga mengharapkan dengan kondisi cuaca yang saat ini diselimuti kabut asap, hendaknya masyarakat bisa selalu berprilaku bersih dan sehat. Seperti makan makanan yang bergizi, tidak merokok serta istirahat yang cukup.

Dalam kesempatan ini, Mimi juga mengimbau masyarakat jika ISPU sudah lebih dari 100 agar menghindari aktivitas diluar ruangan. Jika terpaksa keluar rumah ataue ruangan, hendaknya menggunakan masker.*(mok)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- KSKP Tembilahan Dirikan Posko Kesehatan dan Bagi-bagi Masker
- Rumput Taman di DPRD Riau Menguning, Rekanan Bungkam
- Peduli Kesehatan Warga, Asperindo Bagi Masker di 12 Lokasi
- Kian Membara, 334 Titik Panas Kepung Riau
- Warga Resah, 5 Hektar Lahan di Rimbo Panjang Terbakar Dekat Pemukiman
- Prihatin Dampak Kabut Asap, Lurah Duri Timur Bagikan Ribuan Masker Gratis
- Tangani Karlahut, Kemensos Lakukan 5 Langkah Strategis


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com