Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Rabu, 18 September 2019 23:30
‎Sekda Rohul Tinjau Alat Penyebrangan Flying Fox di Tambusai yang Viral di Medsos, Begini Katanya

Rabu, 18 September 2019 23:28
PKK Rambah Samo Juara Umum Lomba Masak Serba Ikan Tingkat Rohul 2019

Rabu, 18 September 2019 21:53
Melalui ‎RAT Luar Biasa,
Daman Huri Terpilih Aklamasi Sebagai Ketua Kopsa Perkasa Timur, Rohul


Rabu, 18 September 2019 21:00
Blusukan ke Gang Sempit dan Curam, Lurah Duri Timur Dengarkan Keluhan Warganya

Rabu, 18 September 2019 19:28
Derita Kelainan Pembuluh Darah, Bayi Warga Duri Timur Butuh Uluran Tangan Donatur

Rabu, 18 September 2019 16:57
KSKP Tembilahan Dirikan Posko Kesehatan dan Bagi-bagi Masker

Rabu, 18 September 2019 16:48
Perluasan MPP Pekanbaru Terus Digesa

Rabu, 18 September 2019 15:18
PT RAPP Gelar Pelatihan Guru SD se-Riau

Rabu, 18 September 2019 15:15
Tersangka TPPU, Terpidana Narkoba Praperadilankan Polres Bengkalis

Rabu, 18 September 2019 14:57
Rumput Taman di DPRD Riau Menguning, Rekanan Bungkam


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 11 September 2019 08:23
Riau Terus Membara, Dikepung 166 Titik Api

Kebakaran lahan terus berlanjut di Riau. Satelit memantau ada 166 titik api.

Riauterkini-PEKANBARU-Forechaster BMKG Stamet Pekanbaru, Yudhistira Mawadah, Rabu (11/9/19) mengatakan bahwa pantauan satelit menunjukkan ada 258 titik panas di Riau. Dari jumlah itu, 166 titik diduga kuat sebagai titik api.

Ia menambahkan, 166 titik api itu ada di Bengkalis 2 titik, Kampar 2 titik, Pelalawan 32 titik, Kuansing 2 titik, Rokan Hilir 16 titik, Rokan Hulu 1 titik, Indragiri Hilir 94 titik dan Indragiri Hulu 17 titik.

"Pagi hari berpotensi jarak pandang yang menurun diakibatkan oleh kekaburan udara akibat partikel kering seperti asap dan haze," terangnya.

Tentang jarak pandang, kata Yudhis, jarak pandang di Pekanbaru hanya 1 Km saja. Begitu pula di Pelelawan. Di Inhu jarak pandangnya 3 Km dan di Dumai 5 Km.

Untuk potensi hujan, tambahnya, hanya ringan hingga sedang bersifat tidak merata terjadi di sebagian wilayah Kampar dan Rokan Hulu.

"Waspada terhadap penurunan kualitas udara dan jarak pandang akibat peningkatan polusi udara yang berasal dari kebakaran hutan dan lahan," imbaunya.

Untuk kualitas udara di Riau, dari pantauan Riauterkini menunjukkan kode red (tidak sehat). Di Bangko sudah kode Red dengan PSI 462, Dumai juga sudah Red dengan PSI 403, Duri juga Red dengan PSI >500, Libo Red dengan PSI 432, Minas Yellow dengan PSI 178, Petapahan Red PSI 284, Rumbai Red PSI 500. *(H-we)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- KSKP Tembilahan Dirikan Posko Kesehatan dan Bagi-bagi Masker
- Rumput Taman di DPRD Riau Menguning, Rekanan Bungkam
- Peduli Kesehatan Warga, Asperindo Bagi Masker di 12 Lokasi
- Kian Membara, 334 Titik Panas Kepung Riau
- Warga Resah, 5 Hektar Lahan di Rimbo Panjang Terbakar Dekat Pemukiman
- Prihatin Dampak Kabut Asap, Lurah Duri Timur Bagikan Ribuan Masker Gratis
- Tangani Karlahut, Kemensos Lakukan 5 Langkah Strategis


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com