Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Senin, 23 September 2019 21:26
Hampir Seluruh Wilayah Kuansing Merata Diguyur Hujan

Senin, 23 September 2019 20:13
Lima Bakal Cabup Rohul Kembalikan Formulir Penjaringan ke PDIP, 2 Lagi Tidak Ada Kabar

Senin, 23 September 2019 20:05
Ingin Desanya Lebih Maju,
Masyarakat Bantan Sari, Bengkalis Sampaikan Aspirasi ke DPRD


Senin, 23 September 2019 19:00
Peduli Korban Kabut Asap, DPC Peradi Pekanbaru Bagikan Satu Juta Masker

Senin, 23 September 2019 18:17
Launching Keterbukaan Informasi Publik, Fitra Riau Nilai 3 Kabupaten Ini Tertutup

Senin, 23 September 2019 17:33
Bupati Rohul Keluarkan Surat Edaran Sholat Istisqo Serentak di Islamic Center Selasa Besok

Senin, 23 September 2019 17:25
Simpati Asap Karlahut, DPD PKS Rohul Buka Posko Siaga Korban Asap

Senin, 23 September 2019 16:46
Alhamdulillah, Sejumlah Wilayah di Riau Diguyur Hujan

Senin, 23 September 2019 15:17
Peduli Kabut Asap, PPMR Bengkalis Bagikan Ribuan Masker Gratis

Senin, 23 September 2019 15:13
Dua Perusahaan di Riau Ditetapkan Tersangka Karhutla


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 12 September 2019 09:02
Didominasi Asap, Udara di Riau Masuk Level Berbahaya

Pantauan Air Quality Monitoring Data Report, kualitas udara di beberapa daerah di Riau bercode yang artinya berbahaya.

Riauterkini-PEKANBARU- Sesuai dengan Air Quality Monitoring Data Report (indeks standart pencemaran udara) pada Kamis (12/9/19), kualitas udara di Riau pada level RED (berbahaya). Baik PM10 maupun PSI (pollutant standart index).

Beberapa daerah level kualitas udaranya pada kode red. Seperti di Dumai, Bangko, Duri, Libo Petapahan dan Rumbai. Tidak ada satupun kode kualitas udara di beberapa daerah tersebut berwarna kuning ataupun hijau.

Untuk indeks kualitas udara PM10 berada di kisaran angka 281-866 μmg/m3. Sementara indeks kualitas udara PSI berada dibkisaran angka 311 - <500.

Kualitas udara di Duri Field terparah. Untuk PM10 nya mencapai angka 866 μmg/m3. Sementara PSI nya mencapai <500. Demikian juga di Duri Camp yang PM10 nya mencapai 826 μmg/m3 dan PSI nya <500.

Ada 177 Titik Api di Riau

Sementara, catatan BMKG Stamet Pekanbaru menunjukkan dari 279 titik panas yang terpantau, 177 diantaranya diduga kuat sebagai titik api. 177 titik api itu terpantau berada di beberapa daerah di Riau.

"177 titik api itu berada di Bengkalis 1 titik, Kampar 3 titik, Kuansing 10 titik, Pelalawan 33 titik, Rohil 17 titik, Rohul 2, Inhil 99 dan Inhu 12 titik," terang Kasi Data dan Informasi BMKG Stamet Pekanbaru, Marzuki.

Sementara, tambahnya, jarak pandang di sejumlah daerah hari ini cukup pendek. Seperti di Pekanbaru hanya 1,5 Km, Pelalawan 1 Km, Inhu 1 Km dan Dumai 3 Km.

Kondisi di Riau menurut Marzuki, berpotensi jarak pandang yang menurun diakibatkan oleh kekaburan udara akibat partikel kering seperti asap dan haze. Ia meminta semua pihak waspada terhadap penurunan kualitas udara dan jarak pandang akibat peningkatan polusi udara yang berasal dari kebakaran hutan dan lahan.*(H-we)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Hampir Seluruh Wilayah Kuansing Merata Diguyur Hujan
- Alhamdulillah, Sejumlah Wilayah di Riau Diguyur Hujan
- Riau Darurat Asap, Pemko dan Pemkab Serta Perusahaan Diminta Bikin Posko Evakuasi
- Asap Tebal, Belum Ada Pesawat Mendarat di SSK
- Gubernur Umumkan Riau Darurat Pencemaran Udara Akibat Asap
- Dikepung 256 Titik Panas, Asap Masih Pekat Selimuti Riau
- Dikepung 256 Titik Panas, Asap Masih Pekat Selimuti Riau


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com