Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 18 Oktober 2019 17:39
Kolaborasi Dengan SD Islam As Shofa,
ACT dan Yayasan Fajar Imran Azzahra Galang Dana Untuk Korban Bencana


Jum’at, 18 Oktober 2019 17:37
Azan Berkumandang, Dandim Inhil Spontan Hentikan Sambutan

Jum’at, 18 Oktober 2019 16:36
Ciptakan Kamtibmas, Polsek Kabun Kumpulkan Pemilik Pakter Tuak dan Pemilik Meja Bilyard

Jum’at, 18 Oktober 2019 16:02
Azan Berkumandang, Dandim Inhil Spontan Hentikan Sambutan

Jum’at, 18 Oktober 2019 15:50
Harapkan Saran, Dandim Inhil Silaturrami Bersama Insan Pers

Jum’at, 18 Oktober 2019 15:46
PTUN Segera Eksekusi Putusan Ki Riau Terkait Izin Reklame di Pekanbaru

Jum’at, 18 Oktober 2019 15:44
KPw BI Riau Resmikan BI Corner di PCR

Jum’at, 18 Oktober 2019 13:52
Jaga Kamtibmas Jelang Pelantikan Presiden, TNI dan Polri di Rohul Kompak Patroli Bersama

Jum’at, 18 Oktober 2019 13:49
Penyiar Agama Imbau Warga Bengkalis Tidak Terpancing Isu Menyesatkan

Jum’at, 18 Oktober 2019 13:25
Perekrutan Panwascam untuk Pilkada Rohul 2020 Baru Diumumkan Desember 2020


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 17 September 2019 08:32
Asap Kian Pekat, Jarak Pandang di Riau Umumnya tak Sampai Sekilo Meter

Kebakaran lahan dan hutan tak kunjung padam. Dampaknya kabut asap kian pekat dan jarak pandang pun sangat terbatas.

Riauterkini-PEKANBARU-Kabut asap di Riau kembali pekat. Pagi Selasa (17/9/19) jarak pandang di Riau tak sampai satu kilometer.

Catatan BMKG Stamet Pekanbaru menunjukkan bahwa visibility/ jarak pandang di Pekanbaru hanya 800 meter, Inhu hanya 500 meter, Pelalawan hanya 500 meter dan Dumai 1 Km.

Kasi Data dan Informasi BMKG Stamet Pekanbaru, Marzuki mengatakan bahwa terbatasnya jarak pandang di Riau disebabkan oleh kabut asap. Pagi hari berpotensi jarak pandang yang menurun diakibatkan oleh kekaburan udara akibat partikel kering seperti asap dan haze.

"Siang, sore dan malam hari berpotensi jarak pandang yang menurun diakibatkan oleh kekaburan udara akibat partikel kering seperti asap dan haze," terangnya.

Peluang hujan menurutnya hanya berintensitas ringan hingga sedang, tidak merata. Peluang hujan bersifat lokal. Yaitu di sebagian wilayah Rohul, Rohil, Siak, dan sebagian Bengkalis.

Tentang titik api, Marzuki menyatakan bahwa pantauan satelite menyebutkan ada 60 titik panas di Riau. 41 diantaranya diduga kuat sebagai titik api.

"41 titik api tersebut ada di Bengkalis 1 titik, Kampar 1 titik, Dumai 6 titik, Kuansing 1 titik, Pelalawan 7 titik, Rohil 23 titik dan Inhil 2 titik," terangnya. (H-we)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Kebanjiran, Sejumlah Sekokah di Bagansiapiapi Pulangkan Murid
- BKSDA Riau Lepaskan Gajah dari Jerat di Konsesi Arara Abadi
- Bupati Kuansing Tinjau Rumah Rusak Diterjang Angin di Air Mas
- Angin Kencang Rusak 10 Rumah di Singingi Hilir, Kuansing
- Panas Terik, Kapolres Inhil Pimpin Pemadaman Kebakaran Lahan di Keritang
- Pastikan Pasokan Air Baku, PDAM TD Duri Datangkan Tim Ahli 
- Gajah Mati di Balairaja, BBKSDA Lakukan Nekropsi


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com