Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 18 Oktober 2019 11:53
Tujuh Orang BEM UR Gelar Aksi Keprihatinan KPK

Jum’at, 18 Oktober 2019 11:20
Mantan Dara Riau 2007 Pimpin IKK DPRD Kuansing

Jum’at, 18 Oktober 2019 11:15
Pelantikan Pengurus STM Riau Kompleks PT RAPP

Jum’at, 18 Oktober 2019 09:50
Kebanjiran, Sejumlah Sekokah di Bagansiapiapi Pulangkan Murid

Jum’at, 18 Oktober 2019 08:49
Bupati Kuansing Hadiri Peresmian Gedung Baru Kejati Riau

Jum’at, 18 Oktober 2019 08:29
Kinerja Tak Suai Kontrak, Sebagai Kadis di Bengkalis Siap-siap Dievaluasi

Jum’at, 18 Oktober 2019 07:42
PWI Kuansing Bantu Anggota yang Rumahnya Terbakar

Kamis, 17 Oktober 2019 23:16
Jelang Pelantikan Presiden, Sejumlah Tokoh di Bantan, Bengkalis Ajak Masyarakat Jaga Kedamaian

Kamis, 17 Oktober 2019 22:30
Ribuan Peserta akan Ramaikan “Karnaval Kebudayaan Provinsi Riau Tahun 2019”

Kamis, 17 Oktober 2019 22:28
Etika Berkendara, Belum 17 Tahun Dilarang Membawa Sepeda Motor


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 23 September 2019 07:57
Dikepung 256 Titik Panas, Asap Masih Pekat Selimuti Riau

Kebakaran lahan dan hutan terus berkobar di Riau. Muncul 256 titik panas. Lebih separonya diyakini merupakan titik api.

Riauterkini-PEKANBARU-Senin (23/9/19) pagi, kabut asap di Riau masih tebal. Indikasinya adalah jarak pandang masih di bawah 1 Km.

Catatan BMKG Stamet Pekanbaru menyebutkan, jarak pandang di Pekanbaru hanya 500 meter, di Inhu 300 meter, di Pelalawan 300 meter dan di Dumai hanya 700 meter.

Kasi Data dan Informasi BMKG Stamet Pekanbaru, Marzuki mengatakan bahwa jarak pandang yang sangat terbatas disebabkan oleh kabut asap yang berasal dari kebakaran hutan dan lahan.

"Riau masih berpotensi jarak pandang yang menurun diakibatkan oleh kekaburan udara akibat partikel kering seperti asap dan haze. Tetapi di beberapa daerah sudah ada potensi hujan walaupun berintensitas ringan," terangnya.

Menurutnya, ada potensi hujan intensitas ringan hingga sedang. Potensi hujan ada di sebagian wilayah Meranti, Siak, Bengkalis, Pelalawan, Indragiri Hilir, Rokan Hilir, Dumai, Rokan Hulu, Kampar, Kuantan Singingi, dan Indragiri Hulu.

Tentang titik panas, Marzuki mengatakan bahwa di Riau terpantau ada 256 titik panas di Riau. 172 diantaranya diduga kuat sebagai titik api.

172 titik api tersebut ada di Bengkalis ada 13 titik, Meranti ada 8 titik, Kampar ada 2 titik, Dumai ada 5 titik, Kuansing ada 2 titik, Pelalawan asa 22 titik, Rohil ada 45 titik, Rohul ada 1 titik, Inhil ada 40 titik dan Inhu ada 34 titik.*(H-we)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Kebanjiran, Sejumlah Sekokah di Bagansiapiapi Pulangkan Murid
- BKSDA Riau Lepaskan Gajah dari Jerat di Konsesi Arara Abadi
- Bupati Kuansing Tinjau Rumah Rusak Diterjang Angin di Air Mas
- Angin Kencang Rusak 10 Rumah di Singingi Hilir, Kuansing
- Panas Terik, Kapolres Inhil Pimpin Pemadaman Kebakaran Lahan di Keritang
- Pastikan Pasokan Air Baku, PDAM TD Duri Datangkan Tim Ahli 
- Gajah Mati di Balairaja, BBKSDA Lakukan Nekropsi


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com