Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 18 Oktober 2019 13:25
Perekrutan Panwascam untuk Pilkada Rohul 2020 Baru Diumumkan Desember 2020

Jum’at, 18 Oktober 2019 13:04
Bersama TNI, Satlantas Polres Bengkalis Laksanakan Testimoni Jelang Pelantikan Presiden

Jum’at, 18 Oktober 2019 13:01
Teken Pernyataan Menolak,Pemilik Kebun di Pangkalan Libut, Bengkalis Bertahun Dipalak

Jum’at, 18 Oktober 2019 11:53
Tujuh Orang BEM UR Gelar Aksi Keprihatinan KPK

Jum’at, 18 Oktober 2019 11:20
Mantan Dara Riau 2007 Pimpin IKK DPRD Kuansing

Jum’at, 18 Oktober 2019 11:15
Pelantikan Pengurus STM Riau Kompleks PT RAPP

Jum’at, 18 Oktober 2019 09:50
Kebanjiran, Sejumlah Sekokah di Bagansiapiapi Pulangkan Murid

Jum’at, 18 Oktober 2019 08:49
Bupati Kuansing Hadiri Peresmian Gedung Baru Kejati Riau

Jum’at, 18 Oktober 2019 08:29
Kinerja Tak Suai Kontrak, Sebagai Kadis di Bengkalis Siap-siap Dievaluasi

Jum’at, 18 Oktober 2019 07:42
PWI Kuansing Bantu Anggota yang Rumahnya Terbakar


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 23 September 2019 09:58
Gubernur Umumkan Riau Darurat Pencemaran Udara Akibat Asap

Gubri Syamsuar akhirnya mengumkan status terkait bencana kabut asap. Riau dinyatakan darurat pencemaran udara.

Riauterkini - PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau akhirnya menetapkan status keadaan darurat pencemaran udara setelah diingatkan petugas dari Pusat Pengendalian Pembangunan Eko region (P3E) Sumatera, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Ada pun pertimbangannya, karena kualitas udara di Riau sudah masuk kategori berbahaya.

"Kalau begitu, kita umumkan saja hari ini. Kita tetapkan saja langsung Riau darurat pencemaran udara," kata Gubernur Riau (Gubri) H Syamsuar, di posko media center Karhutla Jalan Gajah Nada, Senin (23/9/19).

Penetapan status Riau darurat pencemaran udara ini berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 41 tahun 1999 Pasal 26 tentang darurat pencemaran udara.

Ada pun dengan telah ditetapkan status tersebut, maka Pemerintah Provinsi Riau akan menyiapkan sejumlah posko evakuasi. Diantaranya Gedung Daerah serta sejumlah lokasi lainnya yang dapat menampung masyarakat yang terpapar asap akibat Karhutla.

"Akan membuka tempat evakuasi. Termasuk nanti menyiapakan gedung daerah beserta layanan kesehatan," ungkap Gubri.

Sementara lokasi lainnya untuk menjangkau masyatakat lainnya, Pemprov Riau segera berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten dan kota.***(mok)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Kebanjiran, Sejumlah Sekokah di Bagansiapiapi Pulangkan Murid
- BKSDA Riau Lepaskan Gajah dari Jerat di Konsesi Arara Abadi
- Bupati Kuansing Tinjau Rumah Rusak Diterjang Angin di Air Mas
- Angin Kencang Rusak 10 Rumah di Singingi Hilir, Kuansing
- Panas Terik, Kapolres Inhil Pimpin Pemadaman Kebakaran Lahan di Keritang
- Pastikan Pasokan Air Baku, PDAM TD Duri Datangkan Tim Ahli 
- Gajah Mati di Balairaja, BBKSDA Lakukan Nekropsi


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com