Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Rabu, 23 Oktober 2019 07:27
Bupati Kuansing Buka Penilaian Sayang Ibu di Singingi Hilir

Rabu, 23 Oktober 2019 07:09
Wakil Ketua dan Komisi IV DPRD Bengkalis Hadiri HSN

Rabu, 23 Oktober 2019 06:37
Lomba Kebersihan Riau, Kota Bengkalis Dikabarkan "Hanya" Peringkat Harapan

Selasa, 22 Oktober 2019 21:42
Wagub Harap Lima Tahun Tercapai 100 Desa Mandiri di Riau

Selasa, 22 Oktober 2019 20:25
Hadirkan Penampilan 120 Musisi, Bono Jazz Festival 2019 Semarakkan HUT ke 14 Mal SKA

Selasa, 22 Oktober 2019 19:55
Tiang Listrik Bertumbangan di Desa Gambut Mutiara,
Manajer PLN Pangkalan Kerinci Sebut Itu Proyek Kantor Pusat Pekanbaru


Selasa, 22 Oktober 2019 19:41
Tahun Ini Bengkalis Dijatah 83 Formasi CPNS

Selasa, 22 Oktober 2019 17:51
Calon Dirut dan Dewan Pengawas Perusda Rokan Hulu Jaya Segera Diumumkan

Selasa, 22 Oktober 2019 17:22
Wabup Kuansing Sumbang Rp 10 Juta untuk Jalur Desa Pulau Godang Kari

Selasa, 22 Oktober 2019 16:49
Lepas Tim Hoki Putri Rohul‎ Ikuti Pra PON di Jakarta, Bupati Sukiman Berharap Tim Lolos Seleksi


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 23 September 2019 21:26
Hampir Seluruh Wilayah Kuansing Merata Diguyur Hujan

Masyarakat Kuansing mengucap syukur karena hujan turun merasa di seluruh wilayah. Berharap asap hilang dan langit biru kembali. Alhamdulillah.

Riauterkini - TELUKKUANTAN - Tak hujan-hujan, bahasa ini selalu muncul dari mulut masyarakat di seluruh Riau. Namun, sore tadi bahasa yang sering diulang-ulang ini bisa berlangsung sehingga disambut syukur semua masyarakat.

Di wilayah Kuansing sendiri, seluruhnya diguyur hujan terutama wilayah yang berada di bagian hilir, mulai dari Cerenti hingga kota Kabupaten Telukkuantan.

Sebelumnya, intensitas hujan ini sudah diprediksi BMKG di wilayah Riau, setelah melihat pergerakan angin mengarah ke Riau.

Prakiraan yang disampaikan BMKG ini dapat berlangsung, meski tidak berselang cukup lama, namun bisa memulihkan jarak pandang pada batas normal.

Padahal sebelumnya jarak pandang berada pada jarak terbatas akibat kabut asap yang sangat pekat.

Bahkan, sejumlah warga sudah mulai terserang batuk, pilek, pusing dan mengalami sesak nafas, akibat menghirup udara yang tak sehat.

Seperti dialami Marwan salah seorang warga Kuansing, ia sudah mulai mengalami gejala batuk dan pilek, sejak beberapa hari.

Ia berharap dengan turunnya hujan ini bisa menghentikan asap terutama lahan yang terbakar di bagian wilayah Riau lainnya.

"Syukur hujan sore tadi, muda-mudahan bisa memghentikan bencana asap ini. Kita berharap juga hujan tidak sekali ini turun semoga bisa terulang kembali," harapnya.* (Jok)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Banyak Tiang Listrik PLN di Kuala Kampar, Pelalawan Tumbang Sebelum Digunakan
- Bupati Kuansing Lepas Peserta Jelajah Alam Kota Jalur 6
- Jatuh dari Getek, Tim.SAR Cari Mahasiswi UNISI di Sungai Pulau kijang
- Kebanjiran, Sejumlah Sekokah di Bagansiapiapi Pulangkan Murid
- BKSDA Riau Lepaskan Gajah dari Jerat di Konsesi Arara Abadi
- Bupati Kuansing Tinjau Rumah Rusak Diterjang Angin di Air Mas
- Angin Kencang Rusak 10 Rumah di Singingi Hilir, Kuansing


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com