Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Selasa, 15 Oktober 2019 19:26
Hari Pertama, 1.648 Wajib Pajak Peroleh Penghapusan Denda PKB/BBNKB II

Selasa, 15 Oktober 2019 18:43
Indosat Ooredoo dan Facebook Luncurkan Kampanye “Internet 1O1”

Selasa, 15 Oktober 2019 16:47
34 Desa di Bengkalis Deklarasikan Stop BABS

Selasa, 15 Oktober 2019 16:02
Penanggulangan Stunting, DKPP Rohul Ajak Masyarakat Konsumsi Ikan Melalui Safari Gemarikan

Selasa, 15 Oktober 2019 15:11
BI-Walikota Pekanbaru Serahkan Kartu Madani dan KIA

Selasa, 15 Oktober 2019 14:44
Ini Tanggapan Gubri Soal Kisruh Pembentukan AKD DPRD Riau

Selasa, 15 Oktober 2019 14:25
Pemuda Kunto Darussalam Menilai Khairul Zaman Layak Maju Pilkada Rohul 2020

Selasa, 15 Oktober 2019 14:12
Dihadiri Komisi IV, BI Perwakilan Riau Sediakan Pojok Baca di Bengkalis

Selasa, 15 Oktober 2019 13:18
Siap-siap Diganti, Gubri Warning OPD Lambat Bekerja

Selasa, 15 Oktober 2019 13:12
Kredit Macet, Mantan Kacab BRK Dalu-dalu Dituntut 13,5 Tahun Penjara


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 4 Oktober 2019 07:51
Minyak Kembali Tumpah, Pemko Dumai Harus Tegas pada PT IBP

Pemko Dumai didesak jatuhi sanki PT IBP. Kembali terjadi minyak perusahaan tersebut tumpah dan cemari perairan sekitar.

Riauterkini-DUMAI- Perusahaan pengolahan minyak mentah kelapa sawit, PT Inti Benua Perkasatama (IBP) di Kota Dumai mengalami kejadian tumpahan minyak.  

   Kejadian itu terjadi pada Kamis (3/9/19) pagi di kawasan PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) I Cabang Dumai. Tumpahan minyak itu menutupi permukaan air di drainase dekat operasi PT IBP.  

   Humas PT Inti Benua Perkasatama, Sarmin tidak menampik adanya insiden tumpahan minyak tersebut. "Benar minyak tumpah 100 kg," jawabnya melalui pesan singkat whatsapp malam ini.  

   Dipertegas media ini terkait jumlah minyak yang tumpah, sebab sesuai informasi dilapangan jumlahnya cukup banyak, Sarmin mengatakan benar adanya. "Iya pak," jawabnya singkat.  

   Sementara pihak PT Pelindo Dumai Muhammad Syafei dikonfirmasi wartawan tidak mengetahui insiden tumpahan minyak dari perusahaan PT Inti Benua Perkasatama. "Sabar ya, saya cek dulu. Soalnya saya belum ada informasi," jawabnya.  

   Sedangkan pengamat lingkungan Tussofa berharap kepada pemerintah Kota Dumai melalui instansi terkait untuk memberikan sanksi tegas kepada perusahaan yang kerap mengalami insiden tumpahan minyak.  

   "Sanksi lingkungan harusnya dijalankan. Begitu juga dengan perusahaan yang menyewakan lahan. Jangan ambil untung saja, tapi dampak lingkungan juga harus diperhatikan," katanya terpisah.  

   Menurutnya, selama ini pemerintah daerah belum pernah memberikan sanksi tegas kepada perusahaan yang lalai dalam menjalankan usahannya hingga mencemari lingkungan.  

   "Belum ada pemerintah daerah memberikan sanksi kepada perusahaan yang mengalami insiden tumpahan minyak. Coba sebutkan satu perusahaan yang mendapatkan sanksi tegas," tanya Tussofa. 

Sebagai data pendukung pasca tumpahan minyak terjadi, PT Inti Benua Perkasatama melakukan pembersihan dilokasi yang tercemar minyak tumpah dengan cara manual dan alat seadanya.*(had

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Bupati Kuansing Tinjau Rumah Rusak Diterjang Angin di Air Mas
- Angin Kencang Rusak 10 Rumah di Singingi Hilir, Kuansing
- Panas Terik, Kapolres Inhil Pimpin Pemadaman Kebakaran Lahan di Keritang
- Pastikan Pasokan Air Baku, PDAM TD Duri Datangkan Tim Ahli 
- Gajah Mati di Balairaja, BBKSDA Lakukan Nekropsi
- Pengerukan Jalan Negara di Duri, Satlantas Polres Bengkalis Himbau Masyarakat Waspada
- Minyak Kembali Tumpah, Pemko Dumai Harus Tegas pada PT IBP


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com