Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Kamis, 21 September 2017 11:35
Pemuda Pancasila Bengkalis Dzilir Akbar Tahun Baru Hijriyah di Duri

Kamis, 21 September 2017 10:03
Dishub Sebut Malaysia Serius Lanjutkan Join Roro Dumai-Melaka

Rabu, 20 September 2017 20:50
Kunjungi 9 Perguruan Tinggi,
BPJS Kesehatan Beri Edukasi Pola Hidup Sehat kepada Mahasiswa


Rabu, 20 September 2017 20:44
Tahun Baru 1439 Hijriah,
Bupati Ajak Kaum Muslimin Muhasabah Diri dan Berbuat Lebih Baik


Rabu, 20 September 2017 20:41
Bahas Pidana Narkoba dan Karhutla, Bupati Bengkalis Temui Kapolda Riau

Rabu, 20 September 2017 20:21
Anak Main Lilin di Kasur, Rumah Warga Duri Ini Nyaris Ludes Dilalap Api

Rabu, 20 September 2017 19:59
Terkait Aksi Unjuk Rasa di Rantau Kopar,
PT CPI Tegaskan Pihaknya Kelola Aset Negara di Industri Hulu Migas


Rabu, 20 September 2017 19:05
Tersangka Proyek Jalan di Bengkalis,
KPK Dalami Peran Sekdako Dumai dan Hobby Siregar


Rabu, 20 September 2017 19:00
Diwarnai Skorsing dan Aksi Protes,
Sidang Paripurna DPRD Riau Pengesahan RTRW Diundur Lagi


Rabu, 20 September 2017 18:53
Tinjau Kesiapan SDM Riau, Balon Gubri Achmad Kunjungi Unilak



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Senin, 13 Oktober 2008 20:10
Kembali dari Spanyol, Gubri Tegaskan Komitmen Jaga Ekosistem

Gubernur Riau Wan Abubakar kembali dari Barcelona, Spanyol untuk mengikuti konverensi penyelamatan ekosistem.

Riauterkini-PEKANBARU- Sekitar pukul 18.00 WIB, Senin (13/8) Gubernur Riau Wan Abubakar tiba di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru dengan penerbangan pesawat Lion Air setelah pulang dari Barcelona, Spanyol untuk mengikuti internasional Kongres Konservasi Dunia (World Conservation Congress) IUCN.

Setelah istirahat sejenak, gubernur sempat menggelar jumpa pers dan menegaskan komitmennya untuk mengimplementasi kesepakatan yang diikrarkannya bersama gubernur se-Sumatera untuk menyelematkan ekosistem lingkungan hidup. "Dunia internasional menaruh harapan besar pada komitmen kita, karena itu harus konsisten untuk melaksakan komitmen yang kita sampaikan dalam pertemuan di Barcelona kemarin," ujarnya.

Dikatakan gubernur, komitmen yang dimaksud adalah dengan mengeluarkan sejumlah kebijakan dan program yang berorentasi pada penyelamatan lingkungan hidup, khususnya pada hutan alam. "Salah satunya adalah dengan membuat tata ruang yang berorentasi pada kelestarian ekosistem," tukasnya. Selain itu, tambah gubernur, program-program pengelolaan kehutanan juga perlu diperbaiki, misalnya dengan kemungkinan menerapkan jeda tebang atau konsep tebang pilih pada hutan alam.

Ketika ditanya apakah komitmen tersebut mengikat, artinya ada sanksi yang bisa dijatuhkan dunia internasional kepada Riau juga tak dilaksanakan? Gubernur membenarkan, salah satu bentuk hukuman yang bisa diterima Riau berupa boikot pemasaran CPO asal Riau. ***(mad)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita lainnya..........
- Anak Main Lilin di Kasur, Rumah Warga Duri Ini Nyaris Ludes Dilalap Api
- Serang Manusia, BKSDA Riau Imbau Warga Tidak Membunuh Buaya
- Berdalil Terganggu Demo di Rohil, CPI Stop Pasukan Air Baku ke PDAM Duri
- Bertarung dengan Beruang, Warga Pelalawan Ini Lolos dari Maut
- Anggota Komisi II Turun ke TKP,
Air Sumur Bor Warga Lalang Kabung Pelalawan Berbau Solar

- Konon Tertinggi di Dunia,
Tim BBKSDA Temukan 2 Bunga Bangkai di Cagar Alam Kampar

- Dihantam Puting Beliung, 7 Rumah di Reteh, Inhil Rusak


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.225.57.120
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com