Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 26 Mei 2018 22:00
Perkokoh Pasar Matic,
Capella Honda Launching Duet All New Vario Series di Pekanbaru


Sabtu, 26 Mei 2018 19:41
DR.Chaidir: Survei Internal Eksternal Firdaus-Rusli Sekarang Teratas

Sabtu, 26 Mei 2018 19:30
Andi Rachman Berbuka Bersama di Duri,
Warga: Kami Yakin Cagub Riau Nomor 4 Amanah dan Merakyat


Sabtu, 26 Mei 2018 19:26
Kampanye di Pelangiran, Mardi Doakan Lukman Edy Terpilih sebagai Gubernur Riau

Sabtu, 26 Mei 2018 19:22
Edarkan Shabu di Pinggir, Bengkalis,
Sepasang Pria dan Wanita Dicokok Polisi dalam Kamar Hotel


Sabtu, 26 Mei 2018 19:12
Terbentur Anggaran, Hasil UN SMP Inhu 2018 Terpuruk di Posisi 10

Sabtu, 26 Mei 2018 15:42
Inhil Raih Peringkat Kedua Hasil UN Tingkat SMP/MTs se Riau

Sabtu, 26 Mei 2018 14:59
Sekolah di Rohul Dintruksikan Aktifkan Kegiatan Pramuka

Sabtu, 26 Mei 2018 13:33
Upaya Pencurian Diduga Picu Kebocoran Pipa Minyak Chevron di Duri

Sabtu, 26 Mei 2018 13:25
Hasil UN SMP Terbaik se-Riau, Firdaus Bangga pada Kualitas Pendidikan Pekanbaru


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 13 Oktober 2008 20:10
Kembali dari Spanyol, Gubri Tegaskan Komitmen Jaga Ekosistem

Gubernur Riau Wan Abubakar kembali dari Barcelona, Spanyol untuk mengikuti konverensi penyelamatan ekosistem.

Riauterkini-PEKANBARU- Sekitar pukul 18.00 WIB, Senin (13/8) Gubernur Riau Wan Abubakar tiba di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru dengan penerbangan pesawat Lion Air setelah pulang dari Barcelona, Spanyol untuk mengikuti internasional Kongres Konservasi Dunia (World Conservation Congress) IUCN.

Setelah istirahat sejenak, gubernur sempat menggelar jumpa pers dan menegaskan komitmennya untuk mengimplementasi kesepakatan yang diikrarkannya bersama gubernur se-Sumatera untuk menyelematkan ekosistem lingkungan hidup. "Dunia internasional menaruh harapan besar pada komitmen kita, karena itu harus konsisten untuk melaksakan komitmen yang kita sampaikan dalam pertemuan di Barcelona kemarin," ujarnya.

Dikatakan gubernur, komitmen yang dimaksud adalah dengan mengeluarkan sejumlah kebijakan dan program yang berorentasi pada penyelamatan lingkungan hidup, khususnya pada hutan alam. "Salah satunya adalah dengan membuat tata ruang yang berorentasi pada kelestarian ekosistem," tukasnya. Selain itu, tambah gubernur, program-program pengelolaan kehutanan juga perlu diperbaiki, misalnya dengan kemungkinan menerapkan jeda tebang atau konsep tebang pilih pada hutan alam.

Ketika ditanya apakah komitmen tersebut mengikat, artinya ada sanksi yang bisa dijatuhkan dunia internasional kepada Riau juga tak dilaksanakan? Gubernur membenarkan, salah satu bentuk hukuman yang bisa diterima Riau berupa boikot pemasaran CPO asal Riau. ***(mad)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita lainnya..........
- Upaya Pencurian Diduga Picu Kebocoran Pipa Minyak Chevron di Duri
- Pasca Bocor, Lokasi Pipa Chevron Terbuka Tanpa Garis Pembatas
- Genangi Lahan dan Perkebunan Warga,
Kembali, Pipa Minyak Chevron di Duri Meledak

- BBPOM Pekanbaru Uji Puluhan Produk Makanan di Bengkalis
- Pagi Ini Hotspot Nihil, Sudah 1.868,96 Hektar Luasan Lahan Terbakar di Riau
- Kerjasama Pihak Ketiga, Dishub Pekanbaru Miliki 100 Separator
- Produksi Sampah di Kota Pekanbaru Lampau 500 Ton Sehari


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com