Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Kamis, 27 Juli 2017 23:02
Ada Fakta, Bupati Bengkalis Minta Masyarakat Laporkan ASN yang Minta Setoran Proyek

Kamis, 27 Juli 2017 23:01
Korban Puting Beliung di Rohul Terima Bantuan Sembako dan Paket Kesehatan

Kamis, 27 Juli 2017 22:58
Kabag Humas Pemkab Bengkalis Bantah Kediaman Bupati sebagai Tempat Nego Proyek

Kamis, 27 Juli 2017 21:15
Bupati Rohul Kunjungan ke Pu‎skesmas Rambah Samo II dan Desa Masda Makmur

Kamis, 27 Juli 2017 21:03
Jelang Pilgubri,
Kepala Daerah Dilarang Lakukan Mutasi Enam Bulan Terhitung Penetapan Paslon


Kamis, 27 Juli 2017 20:32
Pansus RTRW Riau Usulkan Pemutihan 410 Ribu Hektar Lahan ke Kementerian LHK

Kamis, 27 Juli 2017 20:27
Pemkab Kuansing Studi Banding Soal BLUD ke Kabupaten Gunung Kidul

Kamis, 27 Juli 2017 19:10
Di Sungai Kerumutan,
Legislator Pelalawan Sayangkan Arogansi PT MAS Larang Warga Pasang Perangkap Ikan


Kamis, 27 Juli 2017 18:01
Begini Cerita Wabup Kuansing Saat Melihat Kemolekan Hutan Pinus di Bantul

Kamis, 27 Juli 2017 17:51
Dipimpin Presiden Jokowi, Gubri Hadiri Rakornas TPID di Jakarta



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Senin, 13 Oktober 2008 20:10
Kembali dari Spanyol, Gubri Tegaskan Komitmen Jaga Ekosistem

Gubernur Riau Wan Abubakar kembali dari Barcelona, Spanyol untuk mengikuti konverensi penyelamatan ekosistem.

Riauterkini-PEKANBARU- Sekitar pukul 18.00 WIB, Senin (13/8) Gubernur Riau Wan Abubakar tiba di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru dengan penerbangan pesawat Lion Air setelah pulang dari Barcelona, Spanyol untuk mengikuti internasional Kongres Konservasi Dunia (World Conservation Congress) IUCN.

Setelah istirahat sejenak, gubernur sempat menggelar jumpa pers dan menegaskan komitmennya untuk mengimplementasi kesepakatan yang diikrarkannya bersama gubernur se-Sumatera untuk menyelematkan ekosistem lingkungan hidup. "Dunia internasional menaruh harapan besar pada komitmen kita, karena itu harus konsisten untuk melaksakan komitmen yang kita sampaikan dalam pertemuan di Barcelona kemarin," ujarnya.

Dikatakan gubernur, komitmen yang dimaksud adalah dengan mengeluarkan sejumlah kebijakan dan program yang berorentasi pada penyelamatan lingkungan hidup, khususnya pada hutan alam. "Salah satunya adalah dengan membuat tata ruang yang berorentasi pada kelestarian ekosistem," tukasnya. Selain itu, tambah gubernur, program-program pengelolaan kehutanan juga perlu diperbaiki, misalnya dengan kemungkinan menerapkan jeda tebang atau konsep tebang pilih pada hutan alam.

Ketika ditanya apakah komitmen tersebut mengikat, artinya ada sanksi yang bisa dijatuhkan dunia internasional kepada Riau juga tak dilaksanakan? Gubernur membenarkan, salah satu bentuk hukuman yang bisa diterima Riau berupa boikot pemasaran CPO asal Riau. ***(mad)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita lainnya..........
- Korban Puting Beliung di Rohul Terima Bantuan Sembako dan Paket Kesehatan
- Riau Masuk Sebagai Provinsi Siaga Darurat Karlahut
- KLHK Tuding PT RRP Sengaja Bakar Lahan
- Hot Spot Terus Meningkat, Riau dan Empat Provinsi Tetapkan Siaga Darurat Karhutla
- Januari-Juli, 548 Ha Lahan di Riau Terbakar
- Diterjang Puting Beliung, Puluhan Rumah di Desa Boncah Kesuma Rohul Rusak
- 15 Hektare Gambut Terbakar,
Petugas Gabungan di Duri Bertungkus Lumus Padamkan Api



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.224.108.189
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com