Untitled Document
Rabu, 30 Ramadhan 1431 H |
Home > Lingkungan >>

Berita Terhangat..
Rabu, 8 September 2010 18:05
Diduga Akibat Konselting, 14 Pintu Los Pasar di Tambusai Terbakar

Rabu, 8 September 2010 18:03
Polres Rohul Musnahkan 10.445 Botol Miras dan Ribuan Petasan

Rabu, 8 September 2010 17:42
Pos PAM Operasi Ketupat Siak 2010 Masih Sepi Pengaduan

Rabu, 8 September 2010 16:01
PLN Pastikan Lebaran Tampa Pemadaman Bergilir

Rabu, 8 September 2010 15:57
11 Langsung Bebas,
280 Napi dan Terpidana Anak di Inhil Peroleh Remisi Lebaran


Rabu, 8 September 2010 14:19
Pembunuhan Sadis di Tenayan Raya,
Penjual Lontong Disabet Pedang dan Anaknya Tewas Dimartil


Rabu, 8 September 2010 13:34
RTB Dituding Hanya Habiskan Anggaran



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 4 Pebruari 2010 15:02
Dikeluhkan, Penghijauan di Bengkalis Persempit Lahan Parkir

Penghijau yang dilakukan di Kota Bengkalis dikeluhkan warga, terutama pemilik toko. Pasalnya, pohon yang ditanam mempersempit lahan parkir.

Riauterkini-BENGKALIS- Penanaman sejumlah pohon untuk areal kota Bengkalis dilakukan Dinas Pasar Kebersihan dan Pertamanan Bengkalis ternyata tidak sepenuhnya di terima oleh kalangan masyarakat. Terbukti sejumlah warga pemilik ruko di sekitar pasar suka ramai jalan Jenderal Sudirman Bengkalis menyesalkan penanaman tersebut. Karena tidak hanya mempersempit areal parkir yang sudah ada. Tetapi para pemilik ruko ini beranggapan penanaman pohon sejenis Tanjung itu terkesan dipaksakan di tanah yang sudah banyak semen dan batu.

Seperti yang diungkapkan salah seorang pemilik ruko pedagang ponsel Atek (30) mengatakan penanaman pohon yang dilakukan oleh pemerintah tidak tepat sasaran. Selain dari tempatnya yang sempit dan untuk parkir kendaraan justru ditanami pohon yang semakin lama semakin besar. Apalagi sangat berdekatan dengan ruko yang dimilikinya, berjarak 3 meter saja.

“Tanam pohon seperti itu dilahan yang sangat sempit kan aneh saja, padahal tempat yang ditanami itu areal untuk parkir kendaraan, apalagi ruko saya ini sangat dekat dengan jalan. Tapi mau gimana lagilah kita ikut pemerintah,” cetusnya kepada Riauterkini Kamis (4/2/10) di Bengkalis.

Menurut Atek, selain dari kondisi tempat yang sempit, kondisi tanah yang ditanami pohon tersebut sudah berlapis-lapis dengan semen sangat tidak mungkin hidupnya pohon secara normal, bahkan bisa-bisa hanya mati dan mubazirkan uang pemerintah saja.

“Kan, sudah tau lahannya sempit seperti itu dan berlapis-lapis pulak dengan semen apa bisa hidup pohonnya, jangan-jangan malah hanya bisa mati saja nanti,” katanya lagi.

Kekesalan juga dikatakan oleh Wiwik (28) pemilik ruko berdagang emas, mengatakan meskipun tujuan pemda ini sangat baik tetapi harus melihat dulu bagaimana kondisi tanah dan tempat yang akan ditanami pohon untuk penghijauan itu. Apalagi wilayah di depan rukonya sudah sempit bahkan untuk areal parkir saja sudah memakan badan jalan.

“Bagus sih ada penghijauan seperti ini, tetapi apa tidak dilihat dulu lokasinya yang sempit. Apalagi pohon ini bakal tumbuh besar, tentu menempel ke ruko kami, bukan malah indah tapi malah amburadul takutnya,” sesalnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pasar Kebersihan dan Pertamanan Bengkalis Najamudin saat dihubungi Riauterkini, menolak memberikan keterangan terkait persoalan penghijauan ini.***(dik)




Berita lainnya..........
- Pemrpov Riau Bentuk Tim Percepatan Kurangi Emisi Karbon
- Solusi Saling Menguntungkan,
Penyelematan Sekaligus Pengelolaan Semenanjung Kampar

- Bupati Bengkalis Keluarkan Peraturan Suaka Ikan Terubuk
- Angin Puting Beliung di Pelalawan,
Mobil pun Seraya Goyang Hendak Melayang

- Bantuan Mulai Datang,
Terjangan Angin di Pelalawan Rusak 32 Rumah

- Diterjang Angin dan Hujan Es,
27 Rumah Warga Pelalawan Porak-poranda

- Nihil Drainase,
Dua Sekolah dan Sejumlah Rumah di Pelalawan Kebanjiran



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 38.107.191.88
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com