Untitled Document
Ahad, 9 Rajab 1434 H |
Home > Lingkungan >>

Berita Terhangat..
Ahad, 19 Mei 2013 16:51
Galeri Foto Pembukaan MTQ Kabupaten Bengkalis di Bukit Batu

Ahad, 19 Mei 2013 16:38
Jon Erizal Kumpulkan 561 Bacaleg PAN

Ahad, 19 Mei 2013 16:30
Digelar, Honda Oto Contest Series Pekanbaru 2013

Ahad, 19 Mei 2013 16:22
Dimeriahkan Kesenian Tradisional, Erwin Agus Terpilih Pimpin HKTM Pekanbaru

Ahad, 19 Mei 2013 16:20
Kapal Angkut Sayur dan Buah Terbakar dan Tenggelam di Bengkalis

Ahad, 19 Mei 2013 16:18
Pameran di Giant Panam,
Proton Sediakan Cahs Back dan Hadiah Langsung


Ahad, 19 Mei 2013 15:17
Demo di Polresta,
KPPA Minta Klewang Dihukum Berat




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 21 Juni 2012 16:15
Karhutla Marak, Dishut Riau Hanya Mampu Memantau

Saat ini Riau dikepung kebakaran hutan dan lahan. Namun ironisnya Dinas Kehutanan tak bisa berbuat apa-apa, kecuali sekedar memantau.

Riauterkini-PEKANBARU- Banyaknya asap yang ditimbulkan oleh kebakaran hutan di Riau beberapa hari yang lalu membuat wakil rakyat di DPRD Riau merasa risih dengan keadaan ini.

“Ini sangat kita sayangkan, mengapa kebakaran hutan ini bisa merajalela di Riau ini, apalagi yang dulunya hanya ada 174 titik api tetapi sekarang malah bertambah menjadi 227 titik api di Riau ini,” terang Ketua Komisi B DPRD Riau, Rusli Ahmad kepada wartawan di Ruang Komisi B, Kamis (21/6/12).

Rusli Ahmad juga menghimbau kepada pusat agar tidak lepas tangan melihat kebakaran ini. “Pusat mestinya ikut serta dalam menyelesaikan kebakaran ini karena kalau di urus oleh satu instansi saja maka tidak akan kondusif dalam pengerjaannya,” ungkap Politisi PDI P ini.

“Ini juga tanggungjawab kita bersama, apalagi Dinas Kehutanan Riau mesti aktif dalam memadamkan kebakaran hutan ini,” beber Rusli Ahmad.

Sementara itu, Kepala Dinas Kehutanan Setdaprov Riau, Zulkifli Yusuf di Gedung DPRD Riau kepada wartawan mengatakan bahwa lembaganya bukan tidak mau bertanggungjawab untuk memadamkan api ini. “Berdasarkan Inpres no 16 tahun 2011 yang menyatakan bahwa ada 13 Departemen, Gubernur dan Bupati yang mesti bertanggungjawab terhadap kebakaran hutan ini, artinya ini tanggungjawab bersamalah” ungkap Zulkifli Yusuf.

Untuk mekanisme kerjanya di lapangan, Zulkifli Yusuf mengatakan bahwa untuk pemadaman sendiri mesti di mulai dari tingkat Desa. “Apabila Desa tidak sanggup diserahkan ke Kecamatan, Kecamatan tidak sanggup diserahkan ke Kabupaten, Kabupaten tidak sanggup diserahkan ke Provinsi, Provinsi tidak sanggup diserahkan ke Pusat, Pusat tidak sanggup diserahkan ke Internasional, seperti itulah mekanisme kerjanya,” jelas Zulkifli Yusuf.

Zulkifli Yusuf pun mengakui bahwa saat ini pihaknya hanya sebagai lembaga pemantau saja. “Hal ini karena belum ada laporan tidak sanggup dari Kabupaten ke kami dalam menangani pemadaman kebakaran ini, apabila ada laporan tidak sanggup dari Kabupaten maka kami selain sebagai pemantau, nantinya akan jadi pelaku pemadam juga,” beber Zulkifli Yusuf.

“Saat ini, kami telah membentuk tim pemantau yang akan memantau di tiga daerah (Rohul, Siak, Rohil, red) yang tugasnya memantau apabila terjadi kebakaran lagi dan langsung melaporkan ke aparat yang berwajib di daerah tersebut dan kemungkinan satu daerah, mereka diberi tugas selama empat hari,” tutup Zulkifli Yusuf. *** (ary)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
anak %@!*
kalau cumo nak memantau ajjo, biokan ajolah habes tebako, nak nunggu kabupaten melapor dulu.... memang tak hado otaknyolah...

SYAMSURIZAL
ITULAH PEJABAT KRONI RZ, BANYAK NGOMONG AJA Dan TIDAK PUNYA PIKIRAN UNTUK MENANGGULANGI. APALAGI PEJABAT DIBAWAHNYA SAID NURJAYA ALIAS GEPENG GELENG2 HANYA BISA NGEKOR PEJABAT


Berita lainnya..........
- RAPP Gelar Kompetisi Ketangkasan Memadamkan Api
- Pemko Dumai Bakal Kelola 1000 Hektare dari Chevron
- Pemko Dumai Mulai Bahas Penetapan UMK 2014
- Dibiarkan Rusak, Jalan Abdul Manaf Tembilahan Memalukan
- RAPP Tanam 10 Ribu Bibit Mangrove di Penyengat Siak
- Dukung Pelestarian Lingkungan
RAPP Komit Gunakan Refrigeran MUSIcool

- Didanai Rp 36 Miliar, PU Dumai Bangun 3 Drainase Cegah Banjir


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 184.72.91.94
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com