|
|
|
Selasa, 26 Juni 2012 15:12 Cegah Kepunahan, DTPHP Inhil Kembangkan Varietas Bibit Padi Lokal
Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Peternakan (DTPHP) Inhil upayakan pelestarian bibit padi lokal. Untuk itu para petani diminta spesifik menanam bibit padi lokal.
Riauterkini-TEMBILAHAN-Pada tahun 2012 ini, Dinas Tanaman Pangan,
Holtikultura dan Peternakan (DTPHP) Inhil menyatakan para petani
diminta spesifik menanam bibit padi lokal.
Menurut Kepala Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Peternakan
Inhil, Wiryadi, langkah ini dilakukan dalam upaya melestarikan bibit
padi lokal yang saat ini sudah sulit ditemukan.
"Memang pada tahun 2012 ini kita menekankan kepada petani, agar
menanam bibit padi lokal khas Inhil, seperti Lentik Bemban, Karang
Duku dan Bujang Berinai," ungkap Wiryadi, Selasa (27/6/12).
Dijelaskannya, hal ini juga dilakukan untuk mengembangkan bibit padi
lokal yang sejak dulu telah terkenal dan lebih tahan hama. Juga
varietas ini lebih dikenal sebagai plasma nutfah Inhil.
"Saya telah minta petani mengembangkan bibit padi lokal ini, jangan
sampai nantinya punah. Karena sampai saat ini saya belum menemukan
bibit padi Bujang Berinai untuk dijadikan bibit pengembangan padi
lokal di Inhil," sebutnya.
Mantan Kepala Inspektorat Inhil ini juga menyatakan bahwa ia
menginginkan varietas bibit padi lokal ini nantinya juga dikenal
sebagai plasma nutfah yang hanya ada di Inhil.
"Kalau Sumatera Barat terkenal dengan Bareh Solok nya, maka nantinya
Inhil juga dikenal dengan Lentik Bembang, Karang Duku atau Bujang
Berinai," imbuhnya.***(mar)
Beri
tanggapan | Baca
tanggapan |
| |
|
|
|