Untitled Document
Jumat, 14 Rajab 1434 H |
Home > Lingkungan >>

Berita Terhangat..
Jum’at, 24 Mei 2013 16:47
Pemko Programkan Pasar Higinis

Jum’at, 24 Mei 2013 16:41
Anak Punk Serang Pemilik Kedai Nasi Goreng

Jum’at, 24 Mei 2013 16:40
Hanya 8 Peserta UN SMA Sederajat Pelalawan tak Lulus

Jum’at, 24 Mei 2013 16:33
Ganggu Keindahan Kota, DPKP Bengkalis Tertibkan PKL

Jum’at, 24 Mei 2013 14:56
Diskominfo Riau Lepas 'Pulau Si Caram' Inhu ke PIN di Medan

Jum’at, 24 Mei 2013 14:45
KPU Mulai Verifikasi Faktual Syarat Calon DPD RI

Jum’at, 24 Mei 2013 14:38
Masih Diburu, Polisi Minta 28 Anggota Geng Motor Menyerah



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 26 Juni 2012 15:12
Cegah Kepunahan,
DTPHP Inhil Kembangkan Varietas Bibit Padi Lokal


Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Peternakan (DTPHP) Inhil upayakan pelestarian bibit padi lokal. Untuk itu para petani diminta spesifik menanam bibit padi lokal.

Riauterkini-TEMBILAHAN-Pada tahun 2012 ini, Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Peternakan (DTPHP) Inhil menyatakan para petani diminta spesifik menanam bibit padi lokal.

Menurut Kepala Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Peternakan Inhil, Wiryadi, langkah ini dilakukan dalam upaya melestarikan bibit padi lokal yang saat ini sudah sulit ditemukan.

"Memang pada tahun 2012 ini kita menekankan kepada petani, agar menanam bibit padi lokal khas Inhil, seperti Lentik Bemban, Karang Duku dan Bujang Berinai," ungkap Wiryadi, Selasa (27/6/12).

Dijelaskannya, hal ini juga dilakukan untuk mengembangkan bibit padi lokal yang sejak dulu telah terkenal dan lebih tahan hama. Juga varietas ini lebih dikenal sebagai plasma nutfah Inhil.

"Saya telah minta petani mengembangkan bibit padi lokal ini, jangan sampai nantinya punah. Karena sampai saat ini saya belum menemukan bibit padi Bujang Berinai untuk dijadikan bibit pengembangan padi lokal di Inhil," sebutnya.

Mantan Kepala Inspektorat Inhil ini juga menyatakan bahwa ia menginginkan varietas bibit padi lokal ini nantinya juga dikenal sebagai plasma nutfah yang hanya ada di Inhil.

"Kalau Sumatera Barat terkenal dengan Bareh Solok nya, maka nantinya Inhil juga dikenal dengan Lentik Bembang, Karang Duku atau Bujang Berinai," imbuhnya.***(mar)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Ganggu Keindahan Kota, DPKP Bengkalis Tertibkan PKL
- Hari Lingkungan Hidup 2013,
LH RI Udang Wako Dumai jadi Narasumber di Jakarta

- Wawako Pekanbaru Akui RTH Tengah Kota Minim
- BLH Inhu Gelar Seminar Hari Lingkungan Hidup
- Lahan Gambut Pematang Ibul Rohil Terbakar
- PT. SDS Buang Limbah di Pemukiman Masyarakat
- Dishut Dumai Temukan 10 Titik Api


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 184.72.184.104
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com