Untitled Document
Rabu, 12 Rajab 1434 H |
Home > Lingkungan >>

Berita Terhangat..
Rabu, 22 Mei 2013 18:59
Pencalonan Pilgubri,
Tanda Tangan Plt Ketua dan Sekretaris Bisa Timbulkan Kasus


Rabu, 22 Mei 2013 18:54
BPIH Jadwalkan Masa Pelunasan Biaya Haji 25 Hari

Rabu, 22 Mei 2013 18:44
Pencalegkan 12 Kades,
SK Pemberhentian Bupati Rohul Segera Menyusul


Rabu, 22 Mei 2013 18:41
Ribuan Anak di Rohul Belum Miliki Akta Kelahiran

Rabu, 22 Mei 2013 18:20
Tumpahkan CPO ke Laut,
Dumai Berikan Sanksi Tegurun bagi PT Nagamas


Rabu, 22 Mei 2013 18:15
Bupati Syamsuar Lantik 3 Kades di Kecamatan Siak

Rabu, 22 Mei 2013 18:10
BLH Inhu Gelar Seminar Hari Lingkungan Hidup



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 14 Agustus 2012 17:55
Terbang 2 Kali,
Pesawat Hujan Buatan Taburi 2 Ton Garam


Hari Ini, pesawat hujan buatan terbang sebanyak 2 kali di angkasa Kota Pekanbaru dan sekitarnya untuk menabur 2 ton garam.

Riauterkini-PEKANBARU- Hari ini Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Pusat bekerja sama dengan Badan Penelitain dan Pengembangan Terpadu (BPPT) Kemenristek melakukan penerbangan 2 kali untuk pembuatan hujan buatan dengan total muatan garam penyemai 2 ton dengan menggunakan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC).

Hal ini disampaikan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau, Syamsurizal kepada riauterkini, Selasa (14/8/12) melalui telepon saat ditanya rencana BNPB hari ini untuk melakukan pembuatan hujan buatan.

"Hari ini kita akan terbang 2 kali dengan jumlah muatan 2 ton, dan arah kita Pekanbaru dan sekitarnya," katanya.

Syamsulrizal menjelaskan, kemarin pihak BNPB dan BPPT sudah menerbangkan 0,5 ton penyemai garam untuk membuat hujan buatan yang diterbangkan langsung dengan pesawat Kasa 212 ke arah Pelelawan.

"Kemarin kita sudah terbang satu kali dengan total muatan 0,5 ton arah terbang ke Pelalawan," sebutnya.

Lebih lanjut Syamsurizal mengatakan, jangka waktu untuk satu kali penerbangan kurang lebih 1,5 jam. "Berarti kalau dua kali terbang, waktunya kurang lebih 3 jam," ujarnya.***(jor)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- BLH Inhu Gelar Seminar Hari Lingkungan Hidup
- Lahan Gambut Pematang Ibul Rohil Terbakar
- PT. SDS Buang Limbah di Pemukiman Masyarakat
- Dishut Dumai Temukan 10 Titik Api
- BPMP2T Siak Wajibkan Pengusaha Galian C "Kantongi" Izin
- Pemko Anggaran Rp 100 Miliar untuk Pembebasan Lahan RTH
- Tahun Depan, Pemko Pekanbaru Gandeng Swasta Atasi Sampah


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.235.20.17
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com