24/10/2017 16:14
Diduga Anak Polisi,
Seorang Penyalahguna Narkoba di Meranti Diciduk Aparat

22/10/2017 10:11
Tim Gabungan Padamkan Kebakaran Lahan 35 Hektar di Rangsang, Meranti

21/10/2017 17:51
RAPP Bantu Perbaiki Jalan Rusak di Teluk Meranti

20/10/2017 14:59
Termasuk Wakapolres, 11 Perwira Polres Meranti Dimutasikan

17/10/2017 19:52
Menuju Porprov Riau 2017, Kontingen Meranti Berangkat Naik KM Jelatik

17/10/2017 19:17
Bahas Perdagangan Lintas Batas, Bupati Meranti Rapat Bersama DPD RI

17/10/2017 19:03
Sidang KKEP Polri, Tiga Personil Polres Meranti di Pecat Tidak Dengan Hormat

27/09/2017 17:36
Dugaan Korupsi Penerimaan PTT Diskes,
Kejari Pelalawan Periksa Sekcam Teluk Meranti

26/09/2017 09:44
WO Dua Anggota tak Halangi DPRD Meranti Sahkan APBD-P 2017

20/09/2017 17:38
Terlibat Kriminal dan Sering Bolos, Dua Personil Polres Meranti Divonis Pecat

  Rabu, 16 Agustus 2017 18:55
Terlibat Narkoba,
Anggota Polres Meranti Briptu TH Dipecat Tidak Hormat


Riauterkini-PEKANBARU-Terlibat berbagai kasus, terakhir terkait peredaran narkoba, oknum anggota Polres Kepulauan Meranti Briptu Taufik Hidayat dipecat tidak dengan hormat atau PTDH.

Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Guntur Aryo Tejo SIK MM saat dikonfirmasi riauterkinicom, Rabu (16/8/17), membenarkan PTDH terhadap oknum anggota Polres Kepulauan Meranti itu.

Sanksi PTDH itu berdasarkan putusan Sidang Komisi Kode Etik Profesi Polri yang digelar tadi pagi di Gedung Kemala Bhayangkari, Jalan Merdeka, Kecamatan Tebing Tinggi, Selat Panjang.

Anggota Satuan Shabara Polres Kepulauan Meranti ini diputuskan terbukti melanggar Pasal 12 ayat 1 huruf (a) PPRI No.1 Tahun 2003 karena dipidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang mempunyai kekuatan hukum tetap dan berdasarkan pejabat yang berwenang tidak dapat dipertahankan dalam Dinas Kepolisian.

"Salain sanksi PTDH, yang bersangkutan juga akan menjalani sidang pengadilan tindak pidana umum atas kepemilikan narkotika," sebut Guntur.

Saat pemusnahan barang bukti narkoba kemarin, Kapolda Riau Irjen Pol Zulkarnain Adinegara juga telahmeminta kepada pihak kejaksaan untuk menuntut mati Briptu Taufik Hidayat dengan hukuman berat.

Hukuman berat itu atas sangkaan kepemilikan narkoba yang terdiri dari 1,5 kilogram shabu shabu, 500 butir pil ekstasi serta 599 butir pil Happy Five (H-5).

Berdasarkan penyidikan yang dilakukan pihak Propam Polres Kepulauan Meranti, Briptu Taufik Hidayat ternyata terlibat juga dalam kasus kejahatan lain, seperti tindak pencurian, penipuan, penggelapan serta pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

"Pemecatan ini sebagai bentuk komitmen Kapolda dalam menindak tegas anggotanya. Polisi itu harus menjadi contoh yang baik kepada masyarakat, bukan seperti dia (Briptu TH) itu, banyak kasusnya," tegas Guntur, Kabid Humas Polda Riau.***(son)

 
PEMERINTAH KABUPATEN KEPULAUAN MERANTI © 2017
Home  |  Website Resmi  |  Riauterkini.com