16/08/2017 18:55
Terlibat Narkoba,
Anggota Polres Meranti Briptu TH Dipecat Tidak Hormat

16/08/2017 14:47
Jelajah Produk Anak Negeri,
Inilah Karya Masdi untuk Taluk Meranti

16/08/2017 07:32
ICCO Coorperation dan Scale Up Taja Ekapedisi Jelajah Produk Asal Riau di Teluk Meranti

15/08/2017 22:51
Jelajah Produk Asal Riau,
ICCO Cooperation Bersama Scale Up Kunjungi Teluk Meranti, Pelalawan

15/08/2017 18:09
BRK Sebagai Pengelola Kas Titipan di Selat Panjang, Meranti

15/08/2017 14:41
BI Sosialisasikan Rupiah Asli ke SMAN 1 Tebing Tinggi, Meranti

15/08/2017 11:51
Kerjasama BI-Bank Riau Kepri, Kantor Kas Titipan Selatpanjang Diresmikan Bupati Meranti

14/08/2017 21:55
Kronologis Penangkapan 1,6kg Sabu dan Oknum Polisi di Meranti

14/08/2017 20:51
Koramil 02 Tebing Tinggi, Meranti Gagalkan Transaksi 1,6 Kg Sabu

12/08/2017 15:32
Miliki Narkoba 0,30 Gram, Tukang Servis Elektronik di Meranti ini Dibekuk

  Rabu, 16 Agustus 2017 18:55
Terlibat Narkoba,
Anggota Polres Meranti Briptu TH Dipecat Tidak Hormat


Riauterkini-PEKANBARU-Terlibat berbagai kasus, terakhir terkait peredaran narkoba, oknum anggota Polres Kepulauan Meranti Briptu Taufik Hidayat dipecat tidak dengan hormat atau PTDH.

Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Guntur Aryo Tejo SIK MM saat dikonfirmasi riauterkinicom, Rabu (16/8/17), membenarkan PTDH terhadap oknum anggota Polres Kepulauan Meranti itu.

Sanksi PTDH itu berdasarkan putusan Sidang Komisi Kode Etik Profesi Polri yang digelar tadi pagi di Gedung Kemala Bhayangkari, Jalan Merdeka, Kecamatan Tebing Tinggi, Selat Panjang.

Anggota Satuan Shabara Polres Kepulauan Meranti ini diputuskan terbukti melanggar Pasal 12 ayat 1 huruf (a) PPRI No.1 Tahun 2003 karena dipidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang mempunyai kekuatan hukum tetap dan berdasarkan pejabat yang berwenang tidak dapat dipertahankan dalam Dinas Kepolisian.

"Salain sanksi PTDH, yang bersangkutan juga akan menjalani sidang pengadilan tindak pidana umum atas kepemilikan narkotika," sebut Guntur.

Saat pemusnahan barang bukti narkoba kemarin, Kapolda Riau Irjen Pol Zulkarnain Adinegara juga telahmeminta kepada pihak kejaksaan untuk menuntut mati Briptu Taufik Hidayat dengan hukuman berat.

Hukuman berat itu atas sangkaan kepemilikan narkoba yang terdiri dari 1,5 kilogram shabu shabu, 500 butir pil ekstasi serta 599 butir pil Happy Five (H-5).

Berdasarkan penyidikan yang dilakukan pihak Propam Polres Kepulauan Meranti, Briptu Taufik Hidayat ternyata terlibat juga dalam kasus kejahatan lain, seperti tindak pencurian, penipuan, penggelapan serta pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

"Pemecatan ini sebagai bentuk komitmen Kapolda dalam menindak tegas anggotanya. Polisi itu harus menjadi contoh yang baik kepada masyarakat, bukan seperti dia (Briptu TH) itu, banyak kasusnya," tegas Guntur, Kabid Humas Polda Riau.***(son)

 
PEMERINTAH KABUPATEN KEPULAUAN MERANTI © 2017
Home  |  Website Resmi  |  Riauterkini.com