21/04/2018 15:21
Dua Pecinta Jung Titis asal Meranti Berlaga di Malaysia

20/04/2018 18:45
Mencuri Sarang Walet, Dua Warga Meranti dilaporkan ke Polisi

17/04/2018 07:55
Finis Peringkat ke-8, Meranti Juara Umum di Cabor Sepak Takraw Popda Riau

16/04/2018 17:45
Popda XIV Riau, Tim Takraw Putra Siak Kembali di Tumbangkan Meranti di Partai Final

16/04/2018 12:56
Disdalduk KB Pekanbaru Jadikan Kampung KB Meranti Pandak menjadi "Pokdarwis"

16/04/2018 11:12
Pemkab Meranti Dapat Hibah Kapal Pelayaran Rakyat 35 GT dari Kemenhub

15/04/2018 22:08
BC Amankan Kapal Nelayan Berbendera Taiwan di Perairan Kepulauan Meranti

15/04/2018 20:25
Popda XIV Provinsi Riau,
Tim Takraw dan Badminton Kepulauan Meranti Masuk Semi Final

15/04/2018 07:39
Karyawan PT NSP di Kepulauan Meranti Tewas Disambar Buaya

14/04/2018 21:02
Tim Takraw Meranti Kembali Berjaya di Nomor Beregu Putra dan Putri

  Rabu, 16 Agustus 2017 18:55
Terlibat Narkoba,
Anggota Polres Meranti Briptu TH Dipecat Tidak Hormat


Riauterkini-PEKANBARU-Terlibat berbagai kasus, terakhir terkait peredaran narkoba, oknum anggota Polres Kepulauan Meranti Briptu Taufik Hidayat dipecat tidak dengan hormat atau PTDH.

Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Guntur Aryo Tejo SIK MM saat dikonfirmasi riauterkinicom, Rabu (16/8/17), membenarkan PTDH terhadap oknum anggota Polres Kepulauan Meranti itu.

Sanksi PTDH itu berdasarkan putusan Sidang Komisi Kode Etik Profesi Polri yang digelar tadi pagi di Gedung Kemala Bhayangkari, Jalan Merdeka, Kecamatan Tebing Tinggi, Selat Panjang.

Anggota Satuan Shabara Polres Kepulauan Meranti ini diputuskan terbukti melanggar Pasal 12 ayat 1 huruf (a) PPRI No.1 Tahun 2003 karena dipidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang mempunyai kekuatan hukum tetap dan berdasarkan pejabat yang berwenang tidak dapat dipertahankan dalam Dinas Kepolisian.

"Salain sanksi PTDH, yang bersangkutan juga akan menjalani sidang pengadilan tindak pidana umum atas kepemilikan narkotika," sebut Guntur.

Saat pemusnahan barang bukti narkoba kemarin, Kapolda Riau Irjen Pol Zulkarnain Adinegara juga telahmeminta kepada pihak kejaksaan untuk menuntut mati Briptu Taufik Hidayat dengan hukuman berat.

Hukuman berat itu atas sangkaan kepemilikan narkoba yang terdiri dari 1,5 kilogram shabu shabu, 500 butir pil ekstasi serta 599 butir pil Happy Five (H-5).

Berdasarkan penyidikan yang dilakukan pihak Propam Polres Kepulauan Meranti, Briptu Taufik Hidayat ternyata terlibat juga dalam kasus kejahatan lain, seperti tindak pencurian, penipuan, penggelapan serta pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

"Pemecatan ini sebagai bentuk komitmen Kapolda dalam menindak tegas anggotanya. Polisi itu harus menjadi contoh yang baik kepada masyarakat, bukan seperti dia (Briptu TH) itu, banyak kasusnya," tegas Guntur, Kabid Humas Polda Riau.***(son)

 
PEMERINTAH KABUPATEN KEPULAUAN MERANTI © 2017
Home  |  Website Resmi  |  Riauterkini.com