21/12/2017 19:01
Sudah Pernah Dicicipi Megawati,
Gubri Panen Kopi Liberika di Meranti

20/12/2017 08:15
Wabup Bersama Ribuan Warga Nikmati Malam Puncak Perayaan HUT ke-9 Kabupaten Meranti

19/12/2017 17:37
Dituding Rusakan Kebun Karet,
PT SRL Dilaporkan Warga ke Satreskrim Polres Meranti

19/12/2017 13:59
MoU Bupati Meranti dan PT RAPP,
Tenun Songket Khas Meranti Siap Jadi Icon di Kepulauan Sagu

19/12/2017 12:47
Dibuka Kejuaraan Pencak Silat Bupati Meranti Cup 2017

18/12/2017 16:56
Korupsi Dana Desa,
Mantan Kades Tanjung Medang, Meranti Dituntut Hukuman 7 Tahun Penjara

18/12/2017 07:26
LAM Riau Meranti Beri Bupati Irwan Nasir Gelar Datuk Setia Amanah

18/12/2017 07:15
KPID Riau Dorong Pemda Meranti Bangun Lembaga Penyiaran

17/12/2017 15:28
4 Sepeda Motor Jadi Doorprize Gerak Jalan HUT ke-9 Kabupaten Kepulauan Meranti

14/12/2017 21:07
Dugaan Korupsi Dermaga Sungai Tohor Barat,
Mangkir, Kejari Bakal Ajukan Surat Pencekalan Mantan Kadishub Meranti

  Rabu, 16 Agustus 2017 18:55
Terlibat Narkoba,
Anggota Polres Meranti Briptu TH Dipecat Tidak Hormat


Riauterkini-PEKANBARU-Terlibat berbagai kasus, terakhir terkait peredaran narkoba, oknum anggota Polres Kepulauan Meranti Briptu Taufik Hidayat dipecat tidak dengan hormat atau PTDH.

Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Guntur Aryo Tejo SIK MM saat dikonfirmasi riauterkinicom, Rabu (16/8/17), membenarkan PTDH terhadap oknum anggota Polres Kepulauan Meranti itu.

Sanksi PTDH itu berdasarkan putusan Sidang Komisi Kode Etik Profesi Polri yang digelar tadi pagi di Gedung Kemala Bhayangkari, Jalan Merdeka, Kecamatan Tebing Tinggi, Selat Panjang.

Anggota Satuan Shabara Polres Kepulauan Meranti ini diputuskan terbukti melanggar Pasal 12 ayat 1 huruf (a) PPRI No.1 Tahun 2003 karena dipidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang mempunyai kekuatan hukum tetap dan berdasarkan pejabat yang berwenang tidak dapat dipertahankan dalam Dinas Kepolisian.

"Salain sanksi PTDH, yang bersangkutan juga akan menjalani sidang pengadilan tindak pidana umum atas kepemilikan narkotika," sebut Guntur.

Saat pemusnahan barang bukti narkoba kemarin, Kapolda Riau Irjen Pol Zulkarnain Adinegara juga telahmeminta kepada pihak kejaksaan untuk menuntut mati Briptu Taufik Hidayat dengan hukuman berat.

Hukuman berat itu atas sangkaan kepemilikan narkoba yang terdiri dari 1,5 kilogram shabu shabu, 500 butir pil ekstasi serta 599 butir pil Happy Five (H-5).

Berdasarkan penyidikan yang dilakukan pihak Propam Polres Kepulauan Meranti, Briptu Taufik Hidayat ternyata terlibat juga dalam kasus kejahatan lain, seperti tindak pencurian, penipuan, penggelapan serta pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

"Pemecatan ini sebagai bentuk komitmen Kapolda dalam menindak tegas anggotanya. Polisi itu harus menjadi contoh yang baik kepada masyarakat, bukan seperti dia (Briptu TH) itu, banyak kasusnya," tegas Guntur, Kabid Humas Polda Riau.***(son)

 
PEMERINTAH KABUPATEN KEPULAUAN MERANTI © 2017
Home  |  Website Resmi  |  Riauterkini.com