1/08/2018 07:35
Wabup Meranti Meninjau Rehab Rumah Bantuan Kemensos RI di Tebing Tinggi Timur

30/07/2018 19:01
Mahasiswa Kukerta dan Kelompok DARLING Meranti Tanam Seribu Mangrove

30/07/2018 16:56
Polda Riau Amankan 3 Ton Kayu Ilegal Jenis Meranti

29/07/2018 14:26
Pondok Tahfidz Nurul Qur'an,
Alumninya Sudah Jadi Imam di Teluk Meranti hingga Kuliah di Yaman

27/07/2018 21:55
Habib Hamidi dan Sri Astuti Terpilih Sebagai Bujang Dara Meranti 2018

26/07/2018 22:12
Ribuan Masyarakat Saksikan Malam Grand Finalis Bujang Dara Meranti 2018

26/07/2018 16:52
Hadirkan Ustadz Abdul Somad,
Bupati dan Wabup Meranti Ajak Masyarakat Ramaikan Malam Tabligh Akbar 12 Agustus 2018

25/07/2018 19:44
Bupati Meranti Lantik 13 Pj Kades

24/07/2018 19:44
PT RAPP Sosialisasikan Pencegahan dan Bahaya Karhutla pada 54 Sekolah di Meranti

23/07/2018 15:43
Said Hasyim Lepas Pawai Ta'aruf dan Resmi Bazar MTQ X Kabupaten Kepulauan Meranti

  Kamis, 14 Desember 2017 21:07
Dugaan Korupsi Dermaga Sungai Tohor Barat,
Mangkir, Kejari Bakal Ajukan Surat Pencekalan Mantan Kadishub Meranti


Kejari Meranti berencana ajukan surat pencekalan ke Kejati Riau terhadap Mantan Kadishub Hariadi. Langkah tersebut dilakukan jika yang bersangkutan kembali mangkir dipanggil terkait dugaan Korupsi Dermaga Sungai Tohor Barat.

Riauterkini - SELATPANJANG - Mantan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kepulauan Meranti, Hariadi SST MT, Kamis (14/12/17) siang tadi mangkir dari panggilan pemeriksaan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kepulauan Meranti.

Hariadi yang saat ini menjabat sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPUPRPKP) dipanggil untuk diperiksa sebagai tersangka dalam kasus Dugaan Korupsi Dermaga Sungai Tohor Barat tahun 2015.

Kasi Pidsus Kejari Kepulauan Meranti, Roy Modino mengatakan akan mengajukan surat pencekalan ke Kejati Riau jika Hariadi tidak kunjung memenuhi panggilan pemeriksaan.

"Kalau besok (Jum’at 15/12/17, red) Tersangka H tak datang juga akan kita ajukan surat pencekalan,"tutur Roy Modino kepada sejumlah awak media.

Bersamaan dengan H, Kejari Kepulauan Meranti juga sudah menetapkan 3 tersangka lainnya dalam kasus dugaan korupsi pembangunan Dermaga Sungai Tohor Barat tersebut.

Setelah menjalani pemeriksaan pada Kamis 14 Desember 2017 siang tadi, ketika tersangka berinisial FY, B dan Y langsung ditahan dan dititipkan ke Rumah Tahanan (Rutan) Jalan Tanjung Mayat, Kota Selatpanjang.

"Tersangka yang kita tahan berinisial FY selaku KPA, Y selaku direktur PT TSP yang memenangkan lelang. Kemudian tersangka berinisial B selaku sub kontraktornya," ungkap Kasi Pidsus.***(rud)

Teks Foto : Kadis PUPRPKP, Hariadi SST MT

 
PEMERINTAH KABUPATEN KEPULAUAN MERANTI © 2017
Home  |  Website Resmi  |  Riauterkini.com