1/08/2018 07:35
Wabup Meranti Meninjau Rehab Rumah Bantuan Kemensos RI di Tebing Tinggi Timur

30/07/2018 19:01
Mahasiswa Kukerta dan Kelompok DARLING Meranti Tanam Seribu Mangrove

30/07/2018 16:56
Polda Riau Amankan 3 Ton Kayu Ilegal Jenis Meranti

29/07/2018 14:26
Pondok Tahfidz Nurul Qur'an,
Alumninya Sudah Jadi Imam di Teluk Meranti hingga Kuliah di Yaman

27/07/2018 21:55
Habib Hamidi dan Sri Astuti Terpilih Sebagai Bujang Dara Meranti 2018

26/07/2018 22:12
Ribuan Masyarakat Saksikan Malam Grand Finalis Bujang Dara Meranti 2018

26/07/2018 16:52
Hadirkan Ustadz Abdul Somad,
Bupati dan Wabup Meranti Ajak Masyarakat Ramaikan Malam Tabligh Akbar 12 Agustus 2018

25/07/2018 19:44
Bupati Meranti Lantik 13 Pj Kades

24/07/2018 19:44
PT RAPP Sosialisasikan Pencegahan dan Bahaya Karhutla pada 54 Sekolah di Meranti

23/07/2018 15:43
Said Hasyim Lepas Pawai Ta'aruf dan Resmi Bazar MTQ X Kabupaten Kepulauan Meranti

  Selasa, 19 Desember 2017 13:59
MoU Bupati Meranti dan PT RAPP,
Tenun Songket Khas Meranti Siap Jadi Icon di Kepulauan Sagu


Pemkab Meranti menandatangani MoU dengan PT RAPP dan Dekranasda setempat dalam hal pelestarian tenun songket khas Kepulauan Meranti.

Riauterkini - SELAT PANJANG - Hasil kerajinan tangan khas daerah harus dipromosikan dan dilestarikan agar dikenal banyak orang, sehingga warisan budaya ini dapat terus dipelihara.

Hal itu diungkapkan oleh Bupati Kepulauan Meranti,Drs H Irwan MSi, Selasa (19/12/17) pagi tadi dalam kegiatan penandatanganan MoU pelestarikan Tenun Songket khas Kepulauan Meranti bersama PT RAPP dan Dekranasda.

Penandatangan kerjasama antar Pemda dan perusahaan milik SukantoTanoto itu dilaksanakan seusai Upacara HUT ke-9 Kabupaten termuda di Provinsi Riau ini di halaman Kantor Bupati Kepulauan Meranti, Jalan Dorak, Selatpanjang Timur.

Menurut Bupati H Irwan , kerjasama antar Pemda, Dekranasda dan PT RAPP sangat bermanfaat untuk melestarikan warisan budaya, sekaligus dapat meningkatkan ekonomi masyarakat dan peningkatan taraf hidup.

"Adanya suport untuk pengiat kerajinan tenun songket khas Kepulauan Meranti ini, Insyaallah, bisa menambah semangat masyarakat dalam melestarikan Icon dan warisan budaya melayu di Tanah Jantan,"ungkap orang nomor satu di Kepulauan Sagu itu.

Sementara dalam kesempatan yang sama, Direktur Community Development (CD) RAPP, Marzum menyebutkan, penandatanganan ini merupakan bentuk dukungan perusahaan terhadap warisan budaya khas daerah.

Menurutnya, walaupun saat ini PT RAPP tidak beroperasi di Pulau Padang, perusahaan terus memberikan kontribusi untuk pengembangan daerah.

"Selain penandatangan kesepakatan bersama pengembangan usaha tenun songket masyarakat Kepulauan Meranti, RAPP juga memberikan bantuan 250 sembako untuk warga kurang mampu, 36 unit mesin potong multifungsi untuk 12 desa di Kecamatan Merbau dan Tasik Putri Puyu," jelas Marzum.

Untuk diketahui, di akhir pekan lalu, perusahaan yang berpusat di Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan ini juga memberikan dukungan dengan menyediakan hadiah utama 1unit Sepeda Motor dalam kegiatan gerak jalan santai HUT ke-9 Kabupaten Kepulauan Meranti.***(rud)

 
PEMERINTAH KABUPATEN KEPULAUAN MERANTI © 2017
Home  |  Website Resmi  |  Riauterkini.com