7/01/2019 15:33
Apel Pertama 2019, Sekda Meranti Ajak ASN Tingkatkan Kinerja

27/12/2018 09:54
Sempena Hari Jadi Kepulauan Meranti, Sekda Buka Turnamen Sepak Bola Kuala Merbau Cup I

17/12/2018 06:47
Ribuan Warga Antusias Ikuti Jalan Santai Hari Jadi Kabupaten Meranti

15/12/2018 16:15
Jelang Akhir Tahun 2018,
Management Grand Meranti Hotel dan Paragon Sambangi Panti Asuhan

14/12/2018 18:58
Bawaslu Meranti Gelar Rakor Peningkatan SDM

14/12/2018 10:33
Polres Meranti Akan Dirikan Pospam dan Posyan Jelang Perayaan Natal dan Tahun Baru

11/12/2018 20:03
Pilkades Serentak di Meranti Direncanakan pada Mei - Juni 2019

10/12/2018 15:41
Gadis di Meranti Ini Dicabuli Ayah Kandung Selama Belasan Tahun

10/12/2018 13:59
Kejari Meranti Gelar Apel Hari Anti Korupsi Internasional 2018

10/12/2018 13:55
Polres Meranti Musnahkan Narkoba Hasil Operasi Antik Muara Takus 2018

  Jum’at, 12 Januari 2018 07:26
Hilang Misterius di Kebun Karet, Warga Meranti tak Kunjung Ditemukan

Misteri hilangnya seorang warga Kuala Merbau, Meranti di kebun karet belum terungkap. Korban masih dicari.

Riauterkini - PULAU MERBAU - Pik (65th) Seorang Petani Karet Desa Kuala Merbau Kecamatan Pulau Merbau, Kepulauan Meranti yang hilang sejak, Rabu (10/1/18) kemarin hingga Kamis malam ini belum berhasil ditemukan.

Ratusan Masyarakat dari sejumlah Desa dilingkungan Kecamatan Pulau Merbau pun sudah dua hari ini dikerahkan dalam upaya pencarian sekitar perkebunan Karet lintas Desa Kuala Merbau - Dusun Pacul tersebut.

Hilangnya kakek ini dilokasi yang terkenal anker ini masih menjadi misteri yang belum terpecahkan, sejumlah Tuk Bomo atau Dukun juga sudah ikut dalam upaya pencarian itu.

"Dari Basarnas, BPBD dan Kepolisian juga sudah turun kelapangan, malam ini Masyarakat masih melanjutkan upaya pencarian,"tutur Kepala Desa Kuala Merbau, Efendi Alwi, Kamis (12/1/18) malam kepada riauterkini.com.

Dalam upaya peningkatan pencarian dalam kondisi hujan ini, kata Efendi, Masyarakat juga memasang tenda dan membawa mesin genset untuk lampu lampu penerangan disekolah lokasi perkebunan karet tersebut.

Untuk diketahui, Petani Karet yang akrab disapa Aki Pik ini sudah tidak pulang kerumah sejak pergi Rabu dini hari ke Kebun karet untuk menyadap getah.

Pada sekitar pukul 11.00 Wib, kakek 65 tahun ini sempat dijumpai orang diarahkan jalan pulang dari perkebunan karet ke perkampungan Desa Kuala Merbau. Namun, hingga rabu sore tak kunjung sampai ke rumah.

Selanjutnya, Keluarga bersama warga sekitar berupaya mencari keberadaanya. Pada hari rabu tersebut hanya ditemukan kendaraan sepeda miliknya disekitar kebun dan jejak kaki. ***(rud)

 
PEMERINTAH KABUPATEN KEPULAUAN MERANTI © 2017
Home  |  Website Resmi  |  Riauterkini.com