24/09/2018 09:59
Ditolak di Siak dan Batal di Bengkalis, Ketua NU Minta GP Ansor Tiadakan Kirab di Meranti

23/09/2018 14:13
Satu Warga Hilang,
Kapal Tanker Tabrak Perahu Buruh Kilang Sagu di Perairan Meranti

19/09/2018 22:12
2018, Masyarakat Meranti Dapat Bantuan 596 Rumah Baru dan Rehab

17/09/2018 10:37
Bacakan Pidato Menhub RI, Bupati Meranti Pimpin Upacara Harhubnas 2018

17/09/2018 09:54
Pertama di Riau, Bupati Meranti Serahkan Sertifikat Kompetensi Petani

8/09/2018 13:33
Bupati Meranti Raih Baznas Award 2018

7/09/2018 14:57
Tanam 10 Ribu Pohon Meranti, Syamsuar Minta APP Sinar Mas tak Sekedar Serimonial

3/09/2018 13:56
Buron Kasus Narkoba,
Satnarkoba Polres Meranti Ringkus Mantan Anggota GAM

27/08/2018 17:22
Bahas Bahaya Narkoba dan Yankomas, Kanwil Kemenkumham Riau Gelar Ceramah Hukum Terpadu di Meranti

27/08/2018 07:18
Mangrove Festival Tutup Kukerta Tetamatik Mahasiswa Unri di Sungai Tohor, Meranti

  Jum’at, 12 Januari 2018 07:26
Hilang Misterius di Kebun Karet, Warga Meranti tak Kunjung Ditemukan

Misteri hilangnya seorang warga Kuala Merbau, Meranti di kebun karet belum terungkap. Korban masih dicari.

Riauterkini - PULAU MERBAU - Pik (65th) Seorang Petani Karet Desa Kuala Merbau Kecamatan Pulau Merbau, Kepulauan Meranti yang hilang sejak, Rabu (10/1/18) kemarin hingga Kamis malam ini belum berhasil ditemukan.

Ratusan Masyarakat dari sejumlah Desa dilingkungan Kecamatan Pulau Merbau pun sudah dua hari ini dikerahkan dalam upaya pencarian sekitar perkebunan Karet lintas Desa Kuala Merbau - Dusun Pacul tersebut.

Hilangnya kakek ini dilokasi yang terkenal anker ini masih menjadi misteri yang belum terpecahkan, sejumlah Tuk Bomo atau Dukun juga sudah ikut dalam upaya pencarian itu.

"Dari Basarnas, BPBD dan Kepolisian juga sudah turun kelapangan, malam ini Masyarakat masih melanjutkan upaya pencarian,"tutur Kepala Desa Kuala Merbau, Efendi Alwi, Kamis (12/1/18) malam kepada riauterkini.com.

Dalam upaya peningkatan pencarian dalam kondisi hujan ini, kata Efendi, Masyarakat juga memasang tenda dan membawa mesin genset untuk lampu lampu penerangan disekolah lokasi perkebunan karet tersebut.

Untuk diketahui, Petani Karet yang akrab disapa Aki Pik ini sudah tidak pulang kerumah sejak pergi Rabu dini hari ke Kebun karet untuk menyadap getah.

Pada sekitar pukul 11.00 Wib, kakek 65 tahun ini sempat dijumpai orang diarahkan jalan pulang dari perkebunan karet ke perkampungan Desa Kuala Merbau. Namun, hingga rabu sore tak kunjung sampai ke rumah.

Selanjutnya, Keluarga bersama warga sekitar berupaya mencari keberadaanya. Pada hari rabu tersebut hanya ditemukan kendaraan sepeda miliknya disekitar kebun dan jejak kaki. ***(rud)

 
PEMERINTAH KABUPATEN KEPULAUAN MERANTI © 2017
Home  |  Website Resmi  |  Riauterkini.com