1/08/2018 07:35
Wabup Meranti Meninjau Rehab Rumah Bantuan Kemensos RI di Tebing Tinggi Timur

30/07/2018 19:01
Mahasiswa Kukerta dan Kelompok DARLING Meranti Tanam Seribu Mangrove

30/07/2018 16:56
Polda Riau Amankan 3 Ton Kayu Ilegal Jenis Meranti

29/07/2018 14:26
Pondok Tahfidz Nurul Qur'an,
Alumninya Sudah Jadi Imam di Teluk Meranti hingga Kuliah di Yaman

27/07/2018 21:55
Habib Hamidi dan Sri Astuti Terpilih Sebagai Bujang Dara Meranti 2018

26/07/2018 22:12
Ribuan Masyarakat Saksikan Malam Grand Finalis Bujang Dara Meranti 2018

26/07/2018 16:52
Hadirkan Ustadz Abdul Somad,
Bupati dan Wabup Meranti Ajak Masyarakat Ramaikan Malam Tabligh Akbar 12 Agustus 2018

25/07/2018 19:44
Bupati Meranti Lantik 13 Pj Kades

24/07/2018 19:44
PT RAPP Sosialisasikan Pencegahan dan Bahaya Karhutla pada 54 Sekolah di Meranti

23/07/2018 15:43
Said Hasyim Lepas Pawai Ta'aruf dan Resmi Bazar MTQ X Kabupaten Kepulauan Meranti

  Kamis, 18 Januari 2018 15:50
Korupsi Dana Desa, Mantan Kades di Meranti Divonis 5 Tahun Penjara

Riauterkini-PEKANBARU- Agus Syahputra, mantan Kepala Desa Tanjung Medang, Kecamatan Rangsang Kabupaten Kepulauan Meranti. Sedikit berlega hati, setelah majelis hakim tipikor Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru, memberikan sedikit keringanan hukuman kepada dirinya, pada sidang putusan vois yang digelar Kamis (18/2/18) sore. Padahal kerugian negara sebesar Rp 900 juta lebih tak kunjung dikembalikan terdakwa kepada negara.

Agus yang sebelumnya dituntut jaksa dengan pidana penjara selama 7 tahun itu, akhirnya diturunka hakim menjadi 5 tahun penjara.

" Menghukum terdakwa dengan pidana penjara selama 5 tahun denda Rp 500 juta subsider 4 bulan. Terdakwa juga diwajibkan membayar kerugian negara sebesar Rp 926 juta atau subsider selama 2 tahun," tegas majelis hakim yang diketuai Drs Arifin SH.

Perbuatan terdakwa terbukti melanggar Pasal 2 juncto Pasal 18 Undang Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dan ditambah dengan Undang Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP

Atas putusan tersebut, baik terdakwa maupun jaksa sama sama menyatakan pikir pikir.

Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Meranti, Roy Modino SH, Menuntut terdakwa selama 7 taun penjara denda Rp 500 juta subsider 6 buan. Terdakwa juga diwajibkan mengembalikan kerugian negara sebesar Rp 926 juta atau subsider 3 tahun.

Seperti diketahui, Perbuatan melawan hukum Agus Syahputra itu terjadi tahun 2015 lalu, sewaktu menjabat sebagai Kepala Desa Tanjung Medang, Kecamatan Ransang, Kepulauan Meranti.

Dimana saat itu, Desa Tanjung Medang mendapat kucuran Dana dari APBN, APBD Provinsi dan APBD Kabupaten serta Bantuan Perusahaan dengan total sebesar Rp2.047.426.000.

Jumlah tersebut mencakup Dana Desa Rp298.736.000 (APBN), ADD Rp431.700.000 (APBD Kabupaten), Bantuan dari Provinsi Riau Rp500.000.000 (APBD Provinsi), Program Meranti Mandiri (PMM) Rp759.995.000 dan Bantuan PT SRL Rp 56.995.000.

Setelah diterima dan dicairkan. Dana tersebut tidak sepenuhnya dipergunakan terdakwa untuk pembangunan desa. Kelebihan dana sebesar Rp 926 juta dipergunanakan terdakwa untuk keperluan pribadi.*(har)

 
PEMERINTAH KABUPATEN KEPULAUAN MERANTI © 2017
Home  |  Website Resmi  |  Riauterkini.com