15/10/2018 14:05
Meriah HUT ke-19 Pelalawan, Kelurahan Teluk Meranti Gelar Lomba Menjaring Ikan Patin

14/10/2018 14:00
Deklarasi Relawan Satu Telunjuk,
Jokowi Ditargetkan Kembali Menang Besar di Meranti

13/10/2018 20:15
Besok, Masyarakat Meranti Deklarasikan Dukungan Jokowi-Ma'ruf Amin

24/09/2018 09:59
Ditolak di Siak dan Batal di Bengkalis, Ketua NU Minta GP Ansor Tiadakan Kirab di Meranti

23/09/2018 14:13
Satu Warga Hilang,
Kapal Tanker Tabrak Perahu Buruh Kilang Sagu di Perairan Meranti

19/09/2018 22:12
2018, Masyarakat Meranti Dapat Bantuan 596 Rumah Baru dan Rehab

17/09/2018 10:37
Bacakan Pidato Menhub RI, Bupati Meranti Pimpin Upacara Harhubnas 2018

17/09/2018 09:54
Pertama di Riau, Bupati Meranti Serahkan Sertifikat Kompetensi Petani

8/09/2018 13:33
Bupati Meranti Raih Baznas Award 2018

7/09/2018 14:57
Tanam 10 Ribu Pohon Meranti, Syamsuar Minta APP Sinar Mas tak Sekedar Serimonial

  Selasa, 13 Pebruari 2018 22:32
Mencuri di Mes Polsek, Remaja di Meranti Tertembak Polisi

Seorang remaja di Kepulauan Meranti tertembak saat digrebek kasus pencurian HP. Adalah Safrizal yang berusia 14 tahun melakukan perlawanan saat diamankan dengan menggigit tangan petugas.

Riauterkini - SELATPANJANG - Safrizal (14) Seorang remaja bawah umur asal Kecamatan Rangsang Barat Kabupaten Kepulauan Meranti dikabarkan tertembak peluru panas milik seorang anggota Polsek setempat.

Dari informasi yang berhasil dihimpun, kejadian ini terjadi pada Selasa (13/2/18) siang tadi di Desa Sialang Pasung, Kecamatan Rangsang Barat.

Safrizal diduga tertembak saat pengerebekan dalam dugaan kasus pencurian Hp Samsung milik Briptu BS di mess Polsek Rangsang Barat.

Dalam pengerebekan itu, Briptu BS bersama Brigadir RM dan Bripda HA, sementara peluru panas yang mengenai Safrizal diduga berasal dari senjata Bripda HA. Saat itu dikabarkan Safrizal melakukan perlawanan dengan cara menggigit bagian tangan Briptu BS.

Namun kronologis secara rinci kasus ini belum diketahui secara jelas, Kapolres Kepulauan Meranti yang dihubungi melalui Humas, AKP Amir Husin belum memberikan keterangan. ***(rud)

 
PEMERINTAH KABUPATEN KEPULAUAN MERANTI © 2017
Home  |  Website Resmi  |  Riauterkini.com