7/01/2019 15:33
Apel Pertama 2019, Sekda Meranti Ajak ASN Tingkatkan Kinerja

27/12/2018 09:54
Sempena Hari Jadi Kepulauan Meranti, Sekda Buka Turnamen Sepak Bola Kuala Merbau Cup I

17/12/2018 06:47
Ribuan Warga Antusias Ikuti Jalan Santai Hari Jadi Kabupaten Meranti

15/12/2018 16:15
Jelang Akhir Tahun 2018,
Management Grand Meranti Hotel dan Paragon Sambangi Panti Asuhan

14/12/2018 18:58
Bawaslu Meranti Gelar Rakor Peningkatan SDM

14/12/2018 10:33
Polres Meranti Akan Dirikan Pospam dan Posyan Jelang Perayaan Natal dan Tahun Baru

11/12/2018 20:03
Pilkades Serentak di Meranti Direncanakan pada Mei - Juni 2019

10/12/2018 15:41
Gadis di Meranti Ini Dicabuli Ayah Kandung Selama Belasan Tahun

10/12/2018 13:59
Kejari Meranti Gelar Apel Hari Anti Korupsi Internasional 2018

10/12/2018 13:55
Polres Meranti Musnahkan Narkoba Hasil Operasi Antik Muara Takus 2018

  Rabu, 14 Pebruari 2018 10:44
Tersangka Maling Tertembak,
Tiga Personil Polres Meranti Diperiksa Propam Polda Riau


Penanganan insiden tertembaknya ABG tersangka maling HP polisi diambl alih Propam Polda Riau. Tiga personil Polres Meranti dipanggil untuk diperiksa.

Riauterkini-PEKANBARU- Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Riau melakukan penyelidikan terkait tertembaknya Syafrizal (14 tahun) di Rangsang Barat. Tiga anggota Polres Meranti diperiksa terkait tertembaknya tersangka pencuri telephon genggam tersebut.

"Sudah kita ambil alih pengananan. Sekarang tiga personil yang terlibat langsung penangkapan sehingga terjadi insiden tertembak sedang kita periksa," jelas Kabid Propam Polda Riau Kombes Agung Pitoyo, kepada wartawan di Pekanbaru, Rabu (14/2/18).

Ketiga anggota Polres Meranti yang diperiksa adalah Bripda HA, Briptu BS dan Brigadir RM.. Pemeriksaan dimaksudkan untuk mengetahui apakah insiden tersebut murni kecelakaan atau ada unsure kesengajaan atau pun kelalaian dari personil Polsek Rangsang Barat. “Dari pemeriksaan itu nanti kita bisa simpulkan penyebab insiden tersebut. Kelalain atau kesengajaan,” tutur Pitoyo.

Seperti diberitakan sebelumnya, Safrizal diduga tertembak saat pengerebekan dalam dugaan kasus pencurian Hp Samsung milik Briptu BS di mess Polsek Rangsang Barat.

Dalam pengerebekan itu, Briptu BS bersama Brigadir RM dan Bripda HA, sementara peluru panas yang mengenai Safrizal diduga berasal dari senjata Bripda HA. Saat itu dikabarkan Safrizal melakukan perlawanan dengan cara menggigit bagian tangan Briptu BS.

Sebelumnya Syafrizal juga terlibat pencurian makanan di rumah seorang warga. Ia tidak ditahan karena masih di bawah umur dan dilakukan perdamaian antara pemilik makanan dengan keluarga Syafrizal, namun kemudian pemuda pengangguran tersebut justru mengulangi tindak pidana.

Saat ini Syahfrizal sedang menjalani pengobatan di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru.***(dok)

 
PEMERINTAH KABUPATEN KEPULAUAN MERANTI © 2017
Home  |  Website Resmi  |  Riauterkini.com