27/04/2018 16:36
Bupati Meranti Buka Acara APKASI Procurement Network 2018

21/04/2018 15:21
Dua Pecinta Jung Titis asal Meranti Berlaga di Malaysia

20/04/2018 18:45
Mencuri Sarang Walet, Dua Warga Meranti dilaporkan ke Polisi

17/04/2018 07:55
Finis Peringkat ke-8, Meranti Juara Umum di Cabor Sepak Takraw Popda Riau

16/04/2018 17:45
Popda XIV Riau, Tim Takraw Putra Siak Kembali di Tumbangkan Meranti di Partai Final

16/04/2018 12:56
Disdalduk KB Pekanbaru Jadikan Kampung KB Meranti Pandak menjadi "Pokdarwis"

16/04/2018 11:12
Pemkab Meranti Dapat Hibah Kapal Pelayaran Rakyat 35 GT dari Kemenhub

15/04/2018 22:08
BC Amankan Kapal Nelayan Berbendera Taiwan di Perairan Kepulauan Meranti

15/04/2018 20:25
Popda XIV Provinsi Riau,
Tim Takraw dan Badminton Kepulauan Meranti Masuk Semi Final

15/04/2018 07:39
Karyawan PT NSP di Kepulauan Meranti Tewas Disambar Buaya

  Rabu, 14 Pebruari 2018 10:44
Tersangka Maling Tertembak,
Tiga Personil Polres Meranti Diperiksa Propam Polda Riau


Riauterkini-PEKANBARU- Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Riau melakukan penyelidikan terkait tertembaknya Syafrizal (14 tahun) di Rangsang Barat. Tiga anggota Polres Meranti diperiksa terkait tertembaknya tersangka pencuri telephon genggam tersebut.

"Sudah kita ambil alih pengananan. Sekarang tiga personil yang terlibat langsung penangkapan sehingga terjadi insiden tertembak sedang kita periksa," jelas Kabid Propam Polda Riau Kombes Agung Pitoyo, kepada wartawan di Pekanbaru, Rabu (14/2/18).

Ketiga anggota Polres Meranti yang diperiksa adalah Bripda HA, Briptu BS dan Brigadir RM.. Pemeriksaan dimaksudkan untuk mengetahui apakah insiden tersebut murni kecelakaan atau ada unsure kesengajaan atau pun kelalaian dari personil Polsek Rangsang Barat. “Dari pemeriksaan itu nanti kita bisa simpulkan penyebab insiden tersebut. Kelalain atau kesengajaan,” tutur Pitoyo.

Seperti diberitakan sebelumnya, Safrizal diduga tertembak saat pengerebekan dalam dugaan kasus pencurian Hp Samsung milik Briptu BS di mess Polsek Rangsang Barat.

Dalam pengerebekan itu, Briptu BS bersama Brigadir RM dan Bripda HA, sementara peluru panas yang mengenai Safrizal diduga berasal dari senjata Bripda HA. Saat itu dikabarkan Safrizal melakukan perlawanan dengan cara menggigit bagian tangan Briptu BS.

Sebelumnya Syafrizal juga terlibat pencurian makanan di rumah seorang warga. Ia tidak ditahan karena masih di bawah umur dan dilakukan perdamaian antara pemilik makanan dengan keluarga Syafrizal, namun kemudian pemuda pengangguran tersebut justru mengulangi tindak pidana.

Saat ini Syahfrizal sedang menjalani pengobatan di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru.***(dok)

 
PEMERINTAH KABUPATEN KEPULAUAN MERANTI © 2017
Home  |  Website Resmi  |  Riauterkini.com