24/09/2018 09:59
Ditolak di Siak dan Batal di Bengkalis, Ketua NU Minta GP Ansor Tiadakan Kirab di Meranti

23/09/2018 14:13
Satu Warga Hilang,
Kapal Tanker Tabrak Perahu Buruh Kilang Sagu di Perairan Meranti

19/09/2018 22:12
2018, Masyarakat Meranti Dapat Bantuan 596 Rumah Baru dan Rehab

17/09/2018 10:37
Bacakan Pidato Menhub RI, Bupati Meranti Pimpin Upacara Harhubnas 2018

17/09/2018 09:54
Pertama di Riau, Bupati Meranti Serahkan Sertifikat Kompetensi Petani

8/09/2018 13:33
Bupati Meranti Raih Baznas Award 2018

7/09/2018 14:57
Tanam 10 Ribu Pohon Meranti, Syamsuar Minta APP Sinar Mas tak Sekedar Serimonial

3/09/2018 13:56
Buron Kasus Narkoba,
Satnarkoba Polres Meranti Ringkus Mantan Anggota GAM

27/08/2018 17:22
Bahas Bahaya Narkoba dan Yankomas, Kanwil Kemenkumham Riau Gelar Ceramah Hukum Terpadu di Meranti

27/08/2018 07:18
Mangrove Festival Tutup Kukerta Tetamatik Mahasiswa Unri di Sungai Tohor, Meranti

  Rabu, 14 Pebruari 2018 10:44
Tersangka Maling Tertembak,
Tiga Personil Polres Meranti Diperiksa Propam Polda Riau


Penanganan insiden tertembaknya ABG tersangka maling HP polisi diambl alih Propam Polda Riau. Tiga personil Polres Meranti dipanggil untuk diperiksa.

Riauterkini-PEKANBARU- Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Riau melakukan penyelidikan terkait tertembaknya Syafrizal (14 tahun) di Rangsang Barat. Tiga anggota Polres Meranti diperiksa terkait tertembaknya tersangka pencuri telephon genggam tersebut.

"Sudah kita ambil alih pengananan. Sekarang tiga personil yang terlibat langsung penangkapan sehingga terjadi insiden tertembak sedang kita periksa," jelas Kabid Propam Polda Riau Kombes Agung Pitoyo, kepada wartawan di Pekanbaru, Rabu (14/2/18).

Ketiga anggota Polres Meranti yang diperiksa adalah Bripda HA, Briptu BS dan Brigadir RM.. Pemeriksaan dimaksudkan untuk mengetahui apakah insiden tersebut murni kecelakaan atau ada unsure kesengajaan atau pun kelalaian dari personil Polsek Rangsang Barat. “Dari pemeriksaan itu nanti kita bisa simpulkan penyebab insiden tersebut. Kelalain atau kesengajaan,” tutur Pitoyo.

Seperti diberitakan sebelumnya, Safrizal diduga tertembak saat pengerebekan dalam dugaan kasus pencurian Hp Samsung milik Briptu BS di mess Polsek Rangsang Barat.

Dalam pengerebekan itu, Briptu BS bersama Brigadir RM dan Bripda HA, sementara peluru panas yang mengenai Safrizal diduga berasal dari senjata Bripda HA. Saat itu dikabarkan Safrizal melakukan perlawanan dengan cara menggigit bagian tangan Briptu BS.

Sebelumnya Syafrizal juga terlibat pencurian makanan di rumah seorang warga. Ia tidak ditahan karena masih di bawah umur dan dilakukan perdamaian antara pemilik makanan dengan keluarga Syafrizal, namun kemudian pemuda pengangguran tersebut justru mengulangi tindak pidana.

Saat ini Syahfrizal sedang menjalani pengobatan di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru.***(dok)

 
PEMERINTAH KABUPATEN KEPULAUAN MERANTI © 2017
Home  |  Website Resmi  |  Riauterkini.com