23/01/2019 11:42
Korupsi KUR BRI Meranti Segera Disidangkan di Pekanbaru

21/01/2019 07:24
Ketua PSSI Meranti Sebut Turnamen Futsal Sago Old Star 2019 Bergengsi

21/01/2019 07:19
Tim Polres Meranti Juara di Turnamen Futsal Sago Old Star 2019

18/01/2019 16:54
BPH Migas Beri Lampu Hijau, Meranti Bisa Jadi Kota Jargas

7/01/2019 15:33
Apel Pertama 2019, Sekda Meranti Ajak ASN Tingkatkan Kinerja

27/12/2018 09:54
Sempena Hari Jadi Kepulauan Meranti, Sekda Buka Turnamen Sepak Bola Kuala Merbau Cup I

17/12/2018 06:47
Ribuan Warga Antusias Ikuti Jalan Santai Hari Jadi Kabupaten Meranti

15/12/2018 16:15
Jelang Akhir Tahun 2018,
Management Grand Meranti Hotel dan Paragon Sambangi Panti Asuhan

14/12/2018 18:58
Bawaslu Meranti Gelar Rakor Peningkatan SDM

14/12/2018 10:33
Polres Meranti Akan Dirikan Pospam dan Posyan Jelang Perayaan Natal dan Tahun Baru

  Jum’at, 23 Pebruari 2018 17:30
Sosialisasi ke Meranti, Warga Minta Cagubri Arsyadjuliandi Bangun SMA di Pulau Padang

Warga Pulau Padang Kepulaun Meranti meminta kepada Calon Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman membangun SMA di Desa Lukit, Kecamatan Merbau. Sejak Kabupaten Meranti itu berdiri, belum ada SMA baru yang dibangun di sana.

Riauterkini - PEKANBARU - Warga Pulau Padang Kepulaun Meranti meminta kepada Calon Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman membangun SMA di Desa Lukit, Kecamatan Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti.

Menurut mereka, sejak Kabupaten Kepulauan Meranti berdiri, belum pernah lagi dibangun SMA baru di Pulau Padang.

SMA sekarang yang ada di Belitung, Kecamatan Merbau merupakan sekolah yang dibangun Pemerintah Kabupaten Bengkalis. Saat itu Merbau masih menjadi bagian dari Kabupaten Bengkalis.

Siti Soleha, salah seorang warga mengatakan dulu pernah ada SMA di Sungai Tengah, kelas jauh dari SMA Merbau. Tapi, karena kekurangan guru, lama kelamaan, sekolah itu tutup sejak tiga tahun terakhir.

"Untuk itu kami minta kepada pak Andi Rachman untuk bisa membangun SMA N di Lukit ini," ujarnya saat kampanye dialogis dengan Cagub nomor 4 di Desa Lukit, Merbau.

Dengan ketiadaan SMA ini, anak Desa Lukit dan sekitarnya harus sekolah ke Belitung yang berjarak dua jam perjalanan darat naik motor.

Namun kalau di Lukit atau di desa sekitarnya ada SMA, mereka tidak perlu lagi sekolah di Belitung.

Menanggapi hal tersebut Andi Rachman mengatakan pasangan AYO berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan di Riau. Salah satunya dengan menambah bangunan baru sekolah.

"Tapi, ini nanti dikaji dulu ya, ada timnya. Kalau memang layak untuk dibangun, pasti kita bangun," ungkap Andi Rachman.***(mok)

 
PEMERINTAH KABUPATEN KEPULAUAN MERANTI © 2017
Home  |  Website Resmi  |  Riauterkini.com