1/12/2018 06:51
Dugaan Korupsi Alkes, Mantan Direktur RSUD Meranti dan Belasan Saksi Diperiksa Kejari

27/11/2018 07:44
HGN dan HUT PGRI, Pemkab Meranti dan PT RAPP Teken MoU Tingkatkan Pendidikan Dasar

26/11/2018 21:43
Sosialisasi Program, Perwakilan Pasca Sarjana Unilak Presentasi dengan Bupati Meranti

20/11/2018 07:01
Rp1,4 Triliun, Pemkab Meranti Ajukan Nota Keuangan RAPBD 2019 ke DPRD

12/11/2018 21:27
Tantangan Pengelolaan Ekosistem Gambut,
Bupati Meranti Jadi Pembicara Tropical Peatland Roundtable Discussion

7/11/2018 09:42
Syarat IPK Turun Menjadi 2.75,
Permohonan Bea Siswa Pemkab Meranti Diperpanjang Hingga 15 November 2018

2/11/2018 14:20
Kerjasama Bidang Pendidikan, Wabup Meranti Sambut Tim Rombongan UIN Suska Riau

1/11/2018 21:32
Bupati Meranti Serahkan Bantuan Zakat Comodity Development di Desa Beting

1/11/2018 13:49
Jalin Silaturahmi,
PWI Meranti Kunjungi PT Timah di Pulau Kundur

31/10/2018 15:13
Keganasan Buaya Perairan Meranti Kembali 'Makan' Korban Jiwa

  Selasa, 27 Pebruari 2018 14:10
Selamatkan Istri,
TKI Asal Meranti 'Tewas' Tertimpa Truk Sawit di Malaysia


Seorang TKI asal Meranti, tewas mengenaskan di Malaysia. Ia tertimpa truk saat berusaha menyelamatkan istrinya.

Riauterkini - SELATPANJANG - Hamka alias Epet (32), Seorang Warga asal Desa Mengkopot, Kecamatan Tasik Putri Puyu, Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau, Ahad (25/2/18) kemarin meninggal dunia di Negeri Jiran Malaysia.

Nasib na’as menimpa warga Kepulauan Meranti yang bekerja di Negara Harimau Malaya ini kabarnya setelah menyelamatkan sang Istri (Rosita) dari timpaan truk pengangkut buah sawit di wilayah perkebunan sawit, Selamat, Johor Bahru.

Demikian informasi sementara diterima dari Kepala Desa (Kades) Mengkopot, H Ansar, Selasa(27/2/18) siang ketika ditemui riauterkini.com di Kota Selatpanjang.

Menurutnya, jenazah almarhum Hamka dari Malaysia diurus oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Malaysia, dan biaya ditanggung oleh toke sawit tempatnya bekerja.

"Jenazah almarhum telah dibawa pakai pesawat dari Malaysia ke Jakarta, sekarang informasinya lagi perjalanan menuju Pekanbaru untuk dibawa pulang kampung (Desa Mengkopot)," tutur H Ansar.

Almarhum Hamka bersama sang Istri, Kata H Ansar, diketahui telah beberapa tahun kerja di Negara Malaysia dengan hanya menggunakan Pasport pelancong.***(rud)

 
PEMERINTAH KABUPATEN KEPULAUAN MERANTI © 2017
Home  |  Website Resmi  |  Riauterkini.com