14/08/2018 09:54
Meranti Terparah, Kebakaran di Riau Sudah Memanggang 3.227 Hektar Lahan

13/08/2018 23:14
EMP Malacca Strait Gelar Sosialisasi CIVD Kepada Vendor Lokal di Meranti

13/08/2018 13:05
Bersama Bupati Meranti, UAS Letakkan Batu Pertama Pembangunan Pesantren Darul Fikri

11/08/2018 17:07
Hearing DPRD Meranti, Hadirkan GM EMP Malacca Strait dan Pihak SKK Migas Sumbagut

7/08/2018 19:24
Annual Asean Sago Symposium 2018, 5 Negara Asia Akan Mengunjungi Kepulauan Meranti

7/08/2018 15:49
4 Annual ASEAN Sago Symposium 2018,
Irwan Kembali Kampanyekan Sagu Terbaik Asal Meranti Masuk Komoditas Pangan Nasional

7/08/2018 14:47
KPU Meranti: Bacaleg Dapat Diganti Setelah Pengumuman DCS

4/08/2018 10:36
Tabligh Akbar dan Pengobatan Gratis,
Ustad Abdul Somad Akan Datang Bersama Ratusan Dokter ke Meranti

3/08/2018 17:06
Bahas EMP Malacca Strait,
Masyarakat Desa Bagan Melibur Datangi Gedung DPRD Meranti

1/08/2018 07:35
Wabup Meranti Meninjau Rehab Rumah Bantuan Kemensos RI di Tebing Tinggi Timur

  Selasa, 27 Pebruari 2018 14:10
Selamatkan Istri,
TKI Asal Meranti 'Tewas' Tertimpa Truk Sawit di Malaysia


Seorang TKI asal Meranti, tewas mengenaskan di Malaysia. Ia tertimpa truk saat berusaha menyelamatkan istrinya.

Riauterkini - SELATPANJANG - Hamka alias Epet (32), Seorang Warga asal Desa Mengkopot, Kecamatan Tasik Putri Puyu, Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau, Ahad (25/2/18) kemarin meninggal dunia di Negeri Jiran Malaysia.

Nasib na’as menimpa warga Kepulauan Meranti yang bekerja di Negara Harimau Malaya ini kabarnya setelah menyelamatkan sang Istri (Rosita) dari timpaan truk pengangkut buah sawit di wilayah perkebunan sawit, Selamat, Johor Bahru.

Demikian informasi sementara diterima dari Kepala Desa (Kades) Mengkopot, H Ansar, Selasa(27/2/18) siang ketika ditemui riauterkini.com di Kota Selatpanjang.

Menurutnya, jenazah almarhum Hamka dari Malaysia diurus oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Malaysia, dan biaya ditanggung oleh toke sawit tempatnya bekerja.

"Jenazah almarhum telah dibawa pakai pesawat dari Malaysia ke Jakarta, sekarang informasinya lagi perjalanan menuju Pekanbaru untuk dibawa pulang kampung (Desa Mengkopot)," tutur H Ansar.

Almarhum Hamka bersama sang Istri, Kata H Ansar, diketahui telah beberapa tahun kerja di Negara Malaysia dengan hanya menggunakan Pasport pelancong.***(rud)

 
PEMERINTAH KABUPATEN KEPULAUAN MERANTI © 2017
Home  |  Website Resmi  |  Riauterkini.com