28/05/2018 21:21
Pengumuman Hasil UN Tanpa Konvoi,
Siswa SMPN di Meranti Gelar Aksi Kelulusan Berfaedah

28/05/2018 17:25
Sangat Terkenal di Meranti,
Rita: Syamsuar Populer Bukan dari Pencitraan tapi karena Prestasinya Menasional

27/05/2018 16:46
Merasa Dikriminalisasi, Personel Polres Meranti Ini 'Bernyanyi'

23/05/2018 23:00
Usulkan 248 Kouta CPNS,
Bupati dan BKD Meranti bertemu Langsung dengan Menpan-RB

23/05/2018 19:28
Buka Akses Jalan Lintas Bono Teluk Meranti,
Warga: Dihati Kami Cuma Andi Rachman Jadi Pilihan

21/05/2018 19:13
Pilkades serentak ditunda, 48 ASN Meranti Disiapkan untuk Pj Kepala Desa

18/05/2018 17:36
Pemkab Meranti Raih WTP 6 Kali Berturut Turut

14/05/2018 07:48
Nyatakan Dukungan Program, Pemkab Meranti Terima Kunjungan Kakanwil Kemen Kumham Riau

12/05/2018 18:51
Target 40 persen Suara Pilguri, DPC PDI-P Meranti Siap Menangkan H Suyatno

7/05/2018 14:11
Korupsi Pembangunan Pelabuhan Sungai Tohor, PNS Meranti Ini Dituntut 20 Bulan Penjara

  Selasa, 27 Pebruari 2018 14:10
Selamatkan Istri,
TKI Asal Meranti 'Tewas' Tertimpa Truk Sawit di Malaysia


Riauterkini - SELATPANJANG - Hamka alias Epet (32), Seorang Warga asal Desa Mengkopot, Kecamatan Tasik Putri Puyu, Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau, Ahad (25/2/18) kemarin meninggal dunia di Negeri Jiran Malaysia.

Nasib na’as menimpa warga Kepulauan Meranti yang bekerja di Negara Harimau Malaya ini kabarnya setelah menyelamatkan sang Istri (Rosita) dari timpaan truk pengangkut buah sawit di wilayah perkebunan sawit, Selamat, Johor Bahru.

Demikian informasi sementara diterima dari Kepala Desa (Kades) Mengkopot, H Ansar, Selasa(27/2/18) siang ketika ditemui riauterkini.com di Kota Selatpanjang.

Menurutnya, jenazah almarhum Hamka dari Malaysia diurus oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Malaysia, dan biaya ditanggung oleh toke sawit tempatnya bekerja.

"Jenazah almarhum telah dibawa pakai pesawat dari Malaysia ke Jakarta, sekarang informasinya lagi perjalanan menuju Pekanbaru untuk dibawa pulang kampung (Desa Mengkopot)," tutur H Ansar.

Almarhum Hamka bersama sang Istri, Kata H Ansar, diketahui telah beberapa tahun kerja di Negara Malaysia dengan hanya menggunakan Pasport pelancong.***(rud)

 
PEMERINTAH KABUPATEN KEPULAUAN MERANTI © 2017
Home  |  Website Resmi  |  Riauterkini.com