28/05/2018 21:21
Pengumuman Hasil UN Tanpa Konvoi,
Siswa SMPN di Meranti Gelar Aksi Kelulusan Berfaedah

28/05/2018 17:25
Sangat Terkenal di Meranti,
Rita: Syamsuar Populer Bukan dari Pencitraan tapi karena Prestasinya Menasional

27/05/2018 16:46
Merasa Dikriminalisasi, Personel Polres Meranti Ini 'Bernyanyi'

23/05/2018 23:00
Usulkan 248 Kouta CPNS,
Bupati dan BKD Meranti bertemu Langsung dengan Menpan-RB

23/05/2018 19:28
Buka Akses Jalan Lintas Bono Teluk Meranti,
Warga: Dihati Kami Cuma Andi Rachman Jadi Pilihan

21/05/2018 19:13
Pilkades serentak ditunda, 48 ASN Meranti Disiapkan untuk Pj Kepala Desa

18/05/2018 17:36
Pemkab Meranti Raih WTP 6 Kali Berturut Turut

14/05/2018 07:48
Nyatakan Dukungan Program, Pemkab Meranti Terima Kunjungan Kakanwil Kemen Kumham Riau

12/05/2018 18:51
Target 40 persen Suara Pilguri, DPC PDI-P Meranti Siap Menangkan H Suyatno

7/05/2018 14:11
Korupsi Pembangunan Pelabuhan Sungai Tohor, PNS Meranti Ini Dituntut 20 Bulan Penjara

  Senin, 12 Maret 2018 18:31
Rp 1 Miliar Per Tahun,
LE Teken Kontrak Politik dengan 6 Desa di Meranti


Riauterkini-SELATPANJANG- Sebanyak 6 desa di Kecamatan Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti teken Kontrak Politik Rp1 Milliar per Desa per Tahun di atas kapal motor(KM) Naga Line, Senin, (12/3).

Keenam desa tersebut diwakili oleh masing-masing tokoh masyarakat yang sedianya akan menuju Pekanbaru.

Salah satu tokoh masyarakat dari desa Tanjung Peranap, Syamsul Bahri(56) bersedia menandatangani kontrak politik itu karena tertarik dengan konsep program itu.

"Desa kami sudah lama tidak terima bantuan, lalu sempat kami baca berita tentang program pak Lukman Edy ini dan twrtarik. Kebetulan pula ketemu disini, tandatangan lah kami," ujar Syamsul.

Lebih lanjut, Syamsul dan warga Tanjung Peranap berharap realisasi program Desa Bangkit segera terwujud setelah pasangan nomor urut 2 itu terpilih sebagai Gubernur-Wagub Riau mendatang.

"Harapan kami semua ya pak LE menang, agar desa kami bisa kembali membangun dan warganya sejahtera Bisa sekolahkan anak sampai perguruan tinggi, dan harga kebutuhan pokok jadi lebih murah," pungkas Syamsul. *(rls)

 
PEMERINTAH KABUPATEN KEPULAUAN MERANTI © 2017
Home  |  Website Resmi  |  Riauterkini.com