13/08/2018 13:05
Bersama Bupati Meranti, UAS Letakkan Batu Pertama Pembangunan Pesantren Darul Fikri

11/08/2018 17:07
Hearing DPRD Meranti, Hadirkan GM EMP Malacca Strait dan Pihak SKK Migas Sumbagut

7/08/2018 19:24
Annual Asean Sago Symposium 2018, 5 Negara Asia Akan Mengunjungi Kepulauan Meranti

7/08/2018 15:49
4 Annual ASEAN Sago Symposium 2018,
Irwan Kembali Kampanyekan Sagu Terbaik Asal Meranti Masuk Komoditas Pangan Nasional

7/08/2018 14:47
KPU Meranti: Bacaleg Dapat Diganti Setelah Pengumuman DCS

4/08/2018 10:36
Tabligh Akbar dan Pengobatan Gratis,
Ustad Abdul Somad Akan Datang Bersama Ratusan Dokter ke Meranti

3/08/2018 17:06
Bahas EMP Malacca Strait,
Masyarakat Desa Bagan Melibur Datangi Gedung DPRD Meranti

1/08/2018 07:35
Wabup Meranti Meninjau Rehab Rumah Bantuan Kemensos RI di Tebing Tinggi Timur

30/07/2018 19:01
Mahasiswa Kukerta dan Kelompok DARLING Meranti Tanam Seribu Mangrove

30/07/2018 16:56
Polda Riau Amankan 3 Ton Kayu Ilegal Jenis Meranti

  Jum’at, 13 April 2018 10:23
Harimau Sumatera Terkam Anak Sapi di Teluk Meranti, Pelalawan

Belum lagi tertangkap Harimau Bonita di Kerintang, Inhil yang sudah menewaskan dua warga, muncul serangan harimbau di Teluk Meranti, Pelalawan. Korbannya seekor anak sapi.

Riauterkini-PANGKALANKERINCI- Sibelang menampakkan diri di RT 20, RW IV Kelurahan Teluk Meranti kecamatan Teluk Meranti Kabupaten Pelalawan, Senin malam (9/4/18) lalu. Bukti kuat, penampakan Siraja hutan ini seekor anak sapi milik warga setempat menjadi serangan mematikan.

Tidak itu saja, disekitar, kandang sapi ditemukan pula bekas jejak-jejak menyerupai Harimau. Peristiwa ini, sontak menghebohkan warga. Hanya saja warga setempat sudah terbiasa dengan keberadaan Harimau tersebut.

"Tentang keberadaan Sidatuk (Harimau red) warga kami sudah terbiasa. Apalagi mendegar kabar penampakan beliau. Jadi tak asing lagi bagi warga," terang Lurah Teluk Meranti, Mursyidin ketika dihubungi riauterkini.com melalui telepon genggamnya, Jumat (13/4/18).

Begitu juga, ikwal penyerangan anak sapi milik warganya, Mursyisidin sudah menulusuri akan informasi ini. "Pemilik anak sapinya, adalah pak Ujang Kirai, rumahnya terletak di dekat sungai di jalan lintas Bono. Lima kilo meterenlah dari kantor Lurah," tegasnya.

Kapolsek Teluk Meranti, IPTU Edy Haryanto, turut serta mempertegas informasi adanya penyerangan anak sapi milik warga oleh Harimau. "Mendapatkan informasi saya, langsung mendatangi lokasi, menanyakan langsung kepada pemilik sapi. Peristiwa penyerangannya, terjadi malam hari sekitar pukul 20.00 WIB," terang IPTU Edy Haryanto.

Berdasarkan keterangan pemiliknya, kata Edy, saat peristiwa itu, pemilik sapi ini, langsung mendatangi lokasi dimana terdengar suara gaduh yang dialami oleh herwan ternak mereka. "Pemiliknya, malam itu langsung mendekati herwan, ternak dimana ditemukan anak sapi cedera bekas gigitan dan cakaran. Tidak itu saja, pemilik sempat menyorot menggunakan senter dilihatnya, mata menyerupai Sibelang. Bahkan ditemukan pula jejak-jejaknya," kata Edy.

Atas kejadian ini, pihaknya menghimbau kepada warga untuk waspada. Bagi warga yang memiliki herwan ternak untuk mengandangkan. "Selain itu kita, sudah melaporkan peristiwa ini, kepada BKSDA Riau," tandasnya.***(feb)

 
PEMERINTAH KABUPATEN KEPULAUAN MERANTI © 2017
Home  |  Website Resmi  |  Riauterkini.com