13/04/2018 20:19
'Tumbangkan' Siak di Partai Final
Tim Takraw Meranti Raih Emas di Popda Riau XIV

13/04/2018 14:24
Popda Riau ke-XIV, Tim Takraw Meranti Melawan Siak di Partai Final

13/04/2018 10:23
Harimau Sumatera Terkam Anak Sapi di Teluk Meranti, Pelalawan

12/04/2018 12:55
Kalahkan Pekanbaru, Tim Takraw Meranti Raih Kemenangan Perdana

11/04/2018 11:12
Sepakbola Popda Riau ke-XIV, Kesebelasan Meranti Tundukan Bengkalis 3-2

11/04/2018 07:32
Pemprov Papua Kembali Belajar Budidaya dan Pengelolaan Sagu di Kepulauan Meranti

11/04/2018 06:54
Popda Riau XIV 2018, Wabup Berharap 106 Atlet Asal Meranti Menjadi Nomor Satu

10/04/2018 06:51
Kapolsek Tebing Tinggi dan Kasatreskrim Polres Meranti Diganti

9/04/2018 11:51
Lantik Pejabat Eselon II, Wabup Meranti Ingatkan Tangung Jawab dalam Sumpah Jabatan

9/04/2018 05:01
Desa Sukses Gelar MTQ, Kecamatan Pulau Merbau Siap Tuan Rumah MTQ Meranti ke-X

  Ahad, 15 April 2018 07:39
Karyawan PT NSP di Kepulauan Meranti Tewas Disambar Buaya

Riauterkini - SELATPANJANG - Seorang Karyawan/buruh PT Nasional Sago Prima (PT NSP), Hongkiat (18th), Sabtu (14/4/18) siang tadi dikabarkan hilang diterkam Buaya.

Warga asal Desa Kepau Baru Kecamatan Tebing Tinggi Timur, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau itu diterkam Buaya saat merakit Tual Sagu milik PT NSP di perairan setempat.

Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP La Ode Proyek membenarkan kejadian tersebut melalui Lapsing (Laporan singkat) yang diterima sejumlah awak media dari pesan WhatsApp (WA).

Sementara, dari informasi yang beredar, remaja 18 Tahun diterkam sekira pukul 09.00 Wib dan, baru ditemukan sekira pukul 14.00 Wib dalam keadaan sudah meninggal dunia.

Terkait kejadian itu, sejumlah foto korban sudah tersebar disejumlah media sosial Facebook dan menjadi pembicaraan heboh dikalangan netizen di Kepulauan Meranti.

Dari foto-foto tersebut terlihat dibagian kaki korban mengalami luka parah diduga bekas gigitan buaya air asin.

Di wilayah perairan Kabupaten Kepulauan Meranti sudah sering kejadian serupa menimpa masyarakat terutama yang bekerja sebagai perakit tual sagu.

Terkait kejadian ini juga, belum ada kelarifikasi resmi dari Pihak PT Nasional Sago Prima (PT NSP) kepada Wartawan. ***(rud)

 
PEMERINTAH KABUPATEN KEPULAUAN MERANTI © 2017
Home  |  Website Resmi  |  Riauterkini.com