1/12/2018 06:51
Dugaan Korupsi Alkes, Mantan Direktur RSUD Meranti dan Belasan Saksi Diperiksa Kejari

27/11/2018 07:44
HGN dan HUT PGRI, Pemkab Meranti dan PT RAPP Teken MoU Tingkatkan Pendidikan Dasar

26/11/2018 21:43
Sosialisasi Program, Perwakilan Pasca Sarjana Unilak Presentasi dengan Bupati Meranti

20/11/2018 07:01
Rp1,4 Triliun, Pemkab Meranti Ajukan Nota Keuangan RAPBD 2019 ke DPRD

12/11/2018 21:27
Tantangan Pengelolaan Ekosistem Gambut,
Bupati Meranti Jadi Pembicara Tropical Peatland Roundtable Discussion

7/11/2018 09:42
Syarat IPK Turun Menjadi 2.75,
Permohonan Bea Siswa Pemkab Meranti Diperpanjang Hingga 15 November 2018

2/11/2018 14:20
Kerjasama Bidang Pendidikan, Wabup Meranti Sambut Tim Rombongan UIN Suska Riau

1/11/2018 21:32
Bupati Meranti Serahkan Bantuan Zakat Comodity Development di Desa Beting

1/11/2018 13:49
Jalin Silaturahmi,
PWI Meranti Kunjungi PT Timah di Pulau Kundur

31/10/2018 15:13
Keganasan Buaya Perairan Meranti Kembali 'Makan' Korban Jiwa

  Ahad, 15 April 2018 07:39
Karyawan PT NSP di Kepulauan Meranti Tewas Disambar Buaya

Terjadi serangan buaya di perairan Kepulauan Meranti. Korbanya, seorang karyawan PT NSP. Tewas.

Riauterkini - SELATPANJANG - Seorang Karyawan/buruh PT Nasional Sago Prima (PT NSP), Hongkiat (18th), Sabtu (14/4/18) siang tadi dikabarkan hilang diterkam Buaya.

Warga asal Desa Kepau Baru Kecamatan Tebing Tinggi Timur, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau itu diterkam Buaya saat merakit Tual Sagu milik PT NSP di perairan setempat.

Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP La Ode Proyek membenarkan kejadian tersebut melalui Lapsing (Laporan singkat) yang diterima sejumlah awak media dari pesan WhatsApp (WA).

Sementara, dari informasi yang beredar, remaja 18 Tahun diterkam sekira pukul 09.00 Wib dan, baru ditemukan sekira pukul 14.00 Wib dalam keadaan sudah meninggal dunia.

Terkait kejadian itu, sejumlah foto korban sudah tersebar disejumlah media sosial Facebook dan menjadi pembicaraan heboh dikalangan netizen di Kepulauan Meranti.

Dari foto-foto tersebut terlihat dibagian kaki korban mengalami luka parah diduga bekas gigitan buaya air asin.

Di wilayah perairan Kabupaten Kepulauan Meranti sudah sering kejadian serupa menimpa masyarakat terutama yang bekerja sebagai perakit tual sagu.

Terkait kejadian ini juga, belum ada kelarifikasi resmi dari Pihak PT Nasional Sago Prima (PT NSP) kepada Wartawan. ***(rud)

 
PEMERINTAH KABUPATEN KEPULAUAN MERANTI © 2017
Home  |  Website Resmi  |  Riauterkini.com