10/12/2018 15:41
Gadis di Meranti Ini Dicabuli Ayah Kandung Selama Belasan Tahun

10/12/2018 13:59
Kejari Meranti Gelar Apel Hari Anti Korupsi Internasional 2018

10/12/2018 13:55
Polres Meranti Musnahkan Narkoba Hasil Operasi Antik Muara Takus 2018

7/12/2018 17:12
Selain di Desa Gambut Mutiara,
Proyek Cetak Sawah di Desa Labuhan Bilik Teluk Meranti Pelalawan Juga Gagal

6/12/2018 18:31
Wabup Said Hasyim Hadiri Rakorpimda PTSP Se-Provinsi Riau Tahun 2018

1/12/2018 06:51
Dugaan Korupsi Alkes, Mantan Direktur RSUD Meranti dan Belasan Saksi Diperiksa Kejari

27/11/2018 07:44
HGN dan HUT PGRI, Pemkab Meranti dan PT RAPP Teken MoU Tingkatkan Pendidikan Dasar

26/11/2018 21:43
Sosialisasi Program, Perwakilan Pasca Sarjana Unilak Presentasi dengan Bupati Meranti

20/11/2018 07:01
Rp1,4 Triliun, Pemkab Meranti Ajukan Nota Keuangan RAPBD 2019 ke DPRD

12/11/2018 21:27
Tantangan Pengelolaan Ekosistem Gambut,
Bupati Meranti Jadi Pembicara Tropical Peatland Roundtable Discussion

  Senin, 16 April 2018 11:12
Pemkab Meranti Dapat Hibah Kapal Pelayaran Rakyat 35 GT dari Kemenhub

Kementerian Perhubungan menghimbahkan satu unit kapal pada Pemkab Meranti. Akan dipergunakan untuk meningkatkan pelayaran untuk rakyat.

Riauterkini-MERANTI- Kabar gembira bagi masyarakat Kepulauan Meranti karena tak lama lagi Kabupaten termuda di Riau ini akan menerima bantuan Hibah Kapal Pelayaran Rakyat (PERA), dari Kementrian Perhubungan Rublik Indonesia, penyerahan akan dilakukan di Terminal Penumpang Pelabuhan Soekarno Hatta Makasar, Sulawesi Selatan, Kamis 19 April 2018 mendatang.

"Kita merupakan satu satunya Kabupaten di Riau yang memperoleh bantuan Hibah kapal dari Kementrian Perhubungan, bantuan akan diserahkan kamis mendatang," demikian dijelaskan Kepala Dinas Perhubungan Kepulauan Meranti H. Aready, Senin (16/4/2018) di Kantor Bupati.

Lebih jauh dikatakan Kepala Dians Perhubungan Meranti, dari 5 Kabupaten yang mengusulkan bantuan hibah kapal PERA hanya Kepulauan Meranti yang dijatahi kapal berkapasitas Gross Tonnage sd 35 GT dengan jumlah penumpang 24 orang itu. Sesuai dengan program dari Direktorat Jenderal Perhubungan Laut dan Direktorat Lalu Lintas Angkutan Laut, Kapal ini diperuntukan untuk menghubungkan Pelayaran Rakyat di daerah yang tersiolir, sehingga dapat membuka akses penghubung orang dan barang dari dan ke daerah tersebut.

Selain digunakan untuk Pelayaran Rakyat, kapal berbahan dasar kayu dengan fasilitas lengkap seperti GPS, Alarm, Alat Pemadam Kebakaran dan Black Box tersebut juga dapat digunakan untuk penunjang pariwisata dan mengatasi Kebakaran Hutan dan lahan karena sudah dilengkapi dengan fasilitas pemadam kebakaran yang sangat memadai.

Jika tak ada aral melintang, Kapal Pelayaran Rakyat itu akan diserahkan kepada Pemkab. Meranti oleh Kementrian Perhubungan RI pada, Kamis mendatang, bertempat di Terminal Penumpang Pelabuhan Soekarno Hatta Makasar, Sulawesi Selatan.

Selain diserahkan kepada Kabupaten Kepulauan Meranti, Kapal PERA berjumlah 24 unit itu, juga diserahkan kepada Pemerintah Daerah Provinsi DKI Jakarta dan Kabupaten lainnya di Indonesia.***(rud/hum)

 
PEMERINTAH KABUPATEN KEPULAUAN MERANTI © 2017
Home  |  Website Resmi  |  Riauterkini.com