12/11/2018 21:27
Tantangan Pengelolaan Ekosistem Gambut,
Bupati Meranti Jadi Pembicara Tropical Peatland Roundtable Discussion

7/11/2018 09:42
Syarat IPK Turun Menjadi 2.75,
Permohonan Bea Siswa Pemkab Meranti Diperpanjang Hingga 15 November 2018

2/11/2018 14:20
Kerjasama Bidang Pendidikan, Wabup Meranti Sambut Tim Rombongan UIN Suska Riau

1/11/2018 21:32
Bupati Meranti Serahkan Bantuan Zakat Comodity Development di Desa Beting

1/11/2018 13:49
Jalin Silaturahmi,
PWI Meranti Kunjungi PT Timah di Pulau Kundur

31/10/2018 15:13
Keganasan Buaya Perairan Meranti Kembali 'Makan' Korban Jiwa

26/10/2018 19:58
Hari Pertama SKD CPNS Meranti, Hanya Satu Peserta Lolos Passing Grade

26/10/2018 16:30
Kabupaten Meranti Raih Predikat WTP 6 Kali Berturut-urut

23/10/2018 14:56
Pemda, LAM dan MUI Sepakat,
Permainan Ketangkasan di Meranti Terindikasi 'Judi', Direkomendasikan Ditutup

19/10/2018 16:02
Pemprov dan Meranti Tersendiri,
Ujian CAT Peserta CPNS Dibagi Empat Titik

  Sabtu, 21 April 2018 15:21
Dua Pecinta Jung Titis asal Meranti Berlaga di Malaysia

Komunitas Jung Titis dari Pantai Beting Beras, Meranti kirim dua utusan untuk berlaga di Malaysia. Perlombaan dijadwalkan Tanggal 20 April 2018 di Pantai Wisata Desaru.

Riauterkini - SELATPANJANG - Komunitas Pecinta Jung Titis Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau, Kamis (19/4/18) kemarin mengirim 2 orang perwakilan untuk berlaga di perlombaan Jung Titis tingkat Internasional di Negeri Jiran, Malaysia.

Keduanya perwakilan Komunitas Pecinta Jung Titis itu Fahrizal dan Bambang merupakan penggiat Jung Titis dari Pantai Beting Beras, Desa Kuala Merbau Kecamatan Pulau Merbau.

Lomba sekala internasional permainan budaya kearifan di dunia Melayu itu berlangsung dari Jum'at 20 April 2018 di Pantai Wisata Desaru, Bandar Penawar Kota Tinggi, Malaysia.

Mewakili Negara Republik Indonesia, Selain dari Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau, juga kabarnya ikut serta peserta dari wilayah Provinsi Kepulauan Riau (kepri) seperti Kota Batam, Tanjung Pinang dan Tanjung Balai Karimun.

"Mereka berangkat Kamis kemarin dengan membawa dua Jung Titis untuk dilombakan, mohon doa kita semua agar meraih hasil terbaik di Malaysia,"tutur rekan penggiat Jung Titis Pantai Beting Beras, Arafik kepada riauterkini.com.

Menurutnya, Permainan Jung Titis ini sempat hilang dari peradaban generasi yang kini sudah mulai kembali dilestarikan di Kabupaten Kepulauan Meranti terutama di Desa Kuala Merbau, Kecamatan Pulau Merbau.

Di beberapa wilayah Indonesia seperti Provinsi Riau dan Kepulauan Riau lainnya juga sudah sering menggelar Festival atau Lomba lintas Kabupaten dan Provinsi. ***(rud)

 
PEMERINTAH KABUPATEN KEPULAUAN MERANTI © 2017
Home  |  Website Resmi  |  Riauterkini.com