21/04/2018 15:21
Dua Pecinta Jung Titis asal Meranti Berlaga di Malaysia

20/04/2018 18:45
Mencuri Sarang Walet, Dua Warga Meranti dilaporkan ke Polisi

17/04/2018 07:55
Finis Peringkat ke-8, Meranti Juara Umum di Cabor Sepak Takraw Popda Riau

16/04/2018 17:45
Popda XIV Riau, Tim Takraw Putra Siak Kembali di Tumbangkan Meranti di Partai Final

16/04/2018 12:56
Disdalduk KB Pekanbaru Jadikan Kampung KB Meranti Pandak menjadi "Pokdarwis"

16/04/2018 11:12
Pemkab Meranti Dapat Hibah Kapal Pelayaran Rakyat 35 GT dari Kemenhub

15/04/2018 22:08
BC Amankan Kapal Nelayan Berbendera Taiwan di Perairan Kepulauan Meranti

15/04/2018 20:25
Popda XIV Provinsi Riau,
Tim Takraw dan Badminton Kepulauan Meranti Masuk Semi Final

15/04/2018 07:39
Karyawan PT NSP di Kepulauan Meranti Tewas Disambar Buaya

14/04/2018 21:02
Tim Takraw Meranti Kembali Berjaya di Nomor Beregu Putra dan Putri

  Ahad, 29 April 2018 14:32
Kelompok Seni Meranti Ramaikan Panggung Seni Kreatif Dispar Riau

Riauterkini - PEKANBARU - Mari bersyukur kepade Allah, Tuhan kuase memberi berkah, syair melayu dijadikan madah, rahmat dan ridho harap dilimpah. Rukun dan damai kite terapkan, hasat dan dengki kite tinggalkan, budaye maju hidup terdepan, negeri selamat jadi impian.

Kalimat tersebut kutipan dari dua bait syair yang berjudul Kesyukuran, karya Abu Raditya Abdullah, yang biasa kerap disapa Pak Dul, putra daerah asli dari Kabupaten Kepulauan Meranti.

Syair tersebut dibacakan oleh Muhammad Kamarul, pada saat tampil di Panggung Seni Kreatif ke-9, yang ditaja oleh bidang ekonomi kreatif (ekraf) Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Riau, di kawasan Bandar Seni Raja Ali Haji (Bandar Serai), jalan Sudirman Pekanbaru, Sabtu (28/4/18) malam.

Pada malam itu, Muhammad Kamarul tidak tampil sendiri. Dia bersama rekan-rekannya dari kelompok seni binaan Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Kepulauan Meranti, juga menyajikan berbagai tarian yang melayu, yaitu joget sonde dan tujuh putri tasik Nambus.

Selain sanggar seni binaan Disparpora Kabupaten Kepulauan Meranti, sajian kesenian yang tampil pada panggung seni kreatif malam itu, adalah Shealova band dan Adi Atonk Percusion, yang menyajikan karyanya dengan judul mobil legend, joget lanun, bridge (jembatan), dan pirates (bajak laut).

Ketua sanggar seni binaan Disparpora Kabupaten Meranti, Rudi Rizal, menuturkan kegiatan panggung seni kreatif yang digelar oleh Dispar Riau setiap malam minggu itu, merupakan wadah yang sangat positif bagi pelaku seni dan komunitas di Provinsi Riau.

"Saya sangat memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Dinas Pariwisata Provinsi Riau, karena telah mengundang kami pada acara Panggung seni kreatif ke-sembilan ini. Pagelaran seni ini sangat luar biasa, sebab dikampung kami kegiatan seperti ini masih jarang dilaksanakan," tutur Rudi Rizal.

"Semoga dengan adanya acara ini, dapat memotivasi para seniman agar lebih giat berkarya dan bisa turut tampil di Panggung seni kreatif yang akan datang," tuturnya lagi.

Panggung seni kreatif merupakan kegiatan terobosan untuk menopang aktifitas kawasan Bandar Serai. Dispar Riau melalui Bidang Ekraf serta Riau Creative Centre (RCC). Hal ini dimaksudkan agar semakin banyak masyarakat yang berkunjung Bandar Serai, dan menjadi alternatif hiburan bagi pengunjungnya.***(rls/mok)

 
PEMERINTAH KABUPATEN KEPULAUAN MERANTI © 2017
Home  |  Website Resmi  |  Riauterkini.com