23/01/2019 11:42
Korupsi KUR BRI Meranti Segera Disidangkan di Pekanbaru

21/01/2019 07:24
Ketua PSSI Meranti Sebut Turnamen Futsal Sago Old Star 2019 Bergengsi

21/01/2019 07:19
Tim Polres Meranti Juara di Turnamen Futsal Sago Old Star 2019

18/01/2019 16:54
BPH Migas Beri Lampu Hijau, Meranti Bisa Jadi Kota Jargas

7/01/2019 15:33
Apel Pertama 2019, Sekda Meranti Ajak ASN Tingkatkan Kinerja

27/12/2018 09:54
Sempena Hari Jadi Kepulauan Meranti, Sekda Buka Turnamen Sepak Bola Kuala Merbau Cup I

17/12/2018 06:47
Ribuan Warga Antusias Ikuti Jalan Santai Hari Jadi Kabupaten Meranti

15/12/2018 16:15
Jelang Akhir Tahun 2018,
Management Grand Meranti Hotel dan Paragon Sambangi Panti Asuhan

14/12/2018 18:58
Bawaslu Meranti Gelar Rakor Peningkatan SDM

14/12/2018 10:33
Polres Meranti Akan Dirikan Pospam dan Posyan Jelang Perayaan Natal dan Tahun Baru

  Ahad, 29 April 2018 14:32
Kelompok Seni Meranti Ramaikan Panggung Seni Kreatif Dispar Riau

Panggung Seni Kreatif ke-9 yang ditaja Dispar Riau, menampilkan Kelompok Seni Meranti. Kelompok ini tampil memukau dengan menghadirkan pembacaan syair melayu, joged sonde dan tujuh putri tasik nambus.

Riauterkini - PEKANBARU - Mari bersyukur kepade Allah, Tuhan kuase memberi berkah, syair melayu dijadikan madah, rahmat dan ridho harap dilimpah. Rukun dan damai kite terapkan, hasat dan dengki kite tinggalkan, budaye maju hidup terdepan, negeri selamat jadi impian.

Kalimat tersebut kutipan dari dua bait syair yang berjudul Kesyukuran, karya Abu Raditya Abdullah, yang biasa kerap disapa Pak Dul, putra daerah asli dari Kabupaten Kepulauan Meranti.

Syair tersebut dibacakan oleh Muhammad Kamarul, pada saat tampil di Panggung Seni Kreatif ke-9, yang ditaja oleh bidang ekonomi kreatif (ekraf) Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Riau, di kawasan Bandar Seni Raja Ali Haji (Bandar Serai), jalan Sudirman Pekanbaru, Sabtu (28/4/18) malam.

Pada malam itu, Muhammad Kamarul tidak tampil sendiri. Dia bersama rekan-rekannya dari kelompok seni binaan Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Kepulauan Meranti, juga menyajikan berbagai tarian yang melayu, yaitu joget sonde dan tujuh putri tasik Nambus.

Selain sanggar seni binaan Disparpora Kabupaten Kepulauan Meranti, sajian kesenian yang tampil pada panggung seni kreatif malam itu, adalah Shealova band dan Adi Atonk Percusion, yang menyajikan karyanya dengan judul mobil legend, joget lanun, bridge (jembatan), dan pirates (bajak laut).

Ketua sanggar seni binaan Disparpora Kabupaten Meranti, Rudi Rizal, menuturkan kegiatan panggung seni kreatif yang digelar oleh Dispar Riau setiap malam minggu itu, merupakan wadah yang sangat positif bagi pelaku seni dan komunitas di Provinsi Riau.

"Saya sangat memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Dinas Pariwisata Provinsi Riau, karena telah mengundang kami pada acara Panggung seni kreatif ke-sembilan ini. Pagelaran seni ini sangat luar biasa, sebab dikampung kami kegiatan seperti ini masih jarang dilaksanakan," tutur Rudi Rizal.

"Semoga dengan adanya acara ini, dapat memotivasi para seniman agar lebih giat berkarya dan bisa turut tampil di Panggung seni kreatif yang akan datang," tuturnya lagi.

Panggung seni kreatif merupakan kegiatan terobosan untuk menopang aktifitas kawasan Bandar Serai. Dispar Riau melalui Bidang Ekraf serta Riau Creative Centre (RCC). Hal ini dimaksudkan agar semakin banyak masyarakat yang berkunjung Bandar Serai, dan menjadi alternatif hiburan bagi pengunjungnya.***(rls/mok)

 
PEMERINTAH KABUPATEN KEPULAUAN MERANTI © 2017
Home  |  Website Resmi  |  Riauterkini.com