12/11/2018 21:27
Tantangan Pengelolaan Ekosistem Gambut,
Bupati Meranti Jadi Pembicara Tropical Peatland Roundtable Discussion

7/11/2018 09:42
Syarat IPK Turun Menjadi 2.75,
Permohonan Bea Siswa Pemkab Meranti Diperpanjang Hingga 15 November 2018

2/11/2018 14:20
Kerjasama Bidang Pendidikan, Wabup Meranti Sambut Tim Rombongan UIN Suska Riau

1/11/2018 21:32
Bupati Meranti Serahkan Bantuan Zakat Comodity Development di Desa Beting

1/11/2018 13:49
Jalin Silaturahmi,
PWI Meranti Kunjungi PT Timah di Pulau Kundur

31/10/2018 15:13
Keganasan Buaya Perairan Meranti Kembali 'Makan' Korban Jiwa

26/10/2018 19:58
Hari Pertama SKD CPNS Meranti, Hanya Satu Peserta Lolos Passing Grade

26/10/2018 16:30
Kabupaten Meranti Raih Predikat WTP 6 Kali Berturut-urut

23/10/2018 14:56
Pemda, LAM dan MUI Sepakat,
Permainan Ketangkasan di Meranti Terindikasi 'Judi', Direkomendasikan Ditutup

19/10/2018 16:02
Pemprov dan Meranti Tersendiri,
Ujian CAT Peserta CPNS Dibagi Empat Titik

  Senin, 30 April 2018 18:43
Bertemu Jokowi di Musrenbangnas 2018,
Wabup Meranti Minta Perhatian dan Prioritas Pembangunan


Wabup Meranti hadiri Musrenbangnas tahun 2018 di Jakarta. Kepada Presiden Jokowi, Wabup Said Hasyim meinta perhatian pemerintah pusat terhadap daerahnya.

Riauterkini - JAKARTA - Wakil Bupati Kepulauan Meranti Drs H Said Hasyim didampingi Kepala Bappeda H. Makmun Murrod menghadiri acara Musyarawah Rencana Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) Tahun 2018, yang bertempat di Ballroom Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Senin (30/4/18) siang.

Kegiatan yang dibuka Presiden Republik Indonesia (RI), Ir H Joko Widodo itu juga dihadiri para Menteri Kabinet Kerja, Kepala Lembaga Negara dan 34 Gubernur, 514 Bupati/Walikota se-Indonesia dan para undangan lainnya.

Kegiatan ini sendiri digelar oleh Kementerian Perencanaan dan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) yang dimulai dari pada jam 9.00 Wib.

Rangkaian acara dimulai dari laporan Menteri PPN/Bappenas, Bambang Brodjonegoro. Dalam laporannya, Bambang mengatakan, hasil Musrenbangnas ini nantinya, akan digunakan untuk melengkapi Rencana Kerja Pemerintah (RKP) tahun 2019, yang kembali akan dilaporkan kepada Presiden Republik Indonesia.

“Musrenbangnas 2018 ini merupakan forum koordinasi antar Kementerian/Lembaga (K/L), antara pusat dan daerah untuk mewujudkan sinergi perencanaan pembangunan dengan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2019,” ujarnya.

Penyusunan RKP 2019 ini pun, menurut Bambang, menggunakan prinsip money follows program melalui pendekatan tematik, holistik dan integratif, dan spasial dengan empat fokus penguatan. Pertama, perkuatan perencanaan dan penganggaran. Kedua, perkuatan pengendalian perencanaan. Ketiga, perkuatan perencanaan berbasis kewilayahan. Keempat, perkuatan integrasi sumber pendanaan, baik dari APBN, ABPD, maupun badan usaha, meliputi BUMN, BUMD, serta pihak swasta.

Ia menambahkan, dalam Musrenbangnas, setiap program dan proyek prioritas Nasional beserta lokasinya akan dibahas bersama antara Kementerian / Lembaga dengan Pemprov se - Indonesia.

Acara dilanjutkan dengan pemberian Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Tahun 2018. Anugerah ini diberikan kepada daerah yang telah menyusun perencanaan dengan baik, membuat inovasi perencanaan terbaik dan peningkatan tertinggi kualitas perencanaan.

Dalam arahan Presiden RI, Ir Joko Widodo mengatakan, pertama, bahwa anggaran setiap daerah dari tahun ketahun sepertinya tidak pernah fokus, dan terlalu banyaknya prioritas pembangunan, sehingga pembangunan tidak terselesaikan dengan baik.

“Saya mengharapkan, agar pusat, provinsi dan daerah memfokuskan anggaran, dan juga jangan terlalu banyak prioritas pembangunan, cukup 1,2 dan 3 saja, semakin sedikit prioritas, semakin fokus mengerjakannya,” ujar Jokowi.

Dunia sudah berubah sekarang ini jangan kita lambat contoh robot cetak rumah salah satu proyek di rusia semua bergerak dengan cepat.

"Oleh sebab itu, kita jangan sampai tertinggal, lambat dengan zaman globalisasi. Sesuai dengan pepatah bukan yang besar mengalahkan yang kecil dan yang cepat bukan mengalahkan yang lambat, itu yang terjadi sekarang ini", ucapnya.

Lanjut Presiden, investasi Indonesia kalah jauh dengan negara tetangga jangan sampai terjebak dalam rutinitas dan terbiasa dengan prosedur yang rumit. Orientasi Indonesia bukan prosedurer jadi yang diharapkan berorientasi terhadap hasil.

"Oleh sebab itu, marilah merencanakan dengan sebaiknya dan saya titip di kementerian/ lembaga dan jangan ketergantungan dengan APBN dan APBD saja. Aplikasi daerah gunakan itu dapat di talangi dengan cepat dan akurat", imbuhnya.

Berkaitan dengan itu, Wabup Said Hasyim yang turut hadir dalam kegiatan tersebut berharap, dengan diselenggarakannya Musrenbangnas ini, pemerintah pusat lebih meningkatkan dukungannya, perhatikan khusus untuk pembangunan Kabupaten Meranti Provinsi Riau ini.

Dan usulan-usulan prioritas utama Kabupaten Kepulauan Meranti yakni pembangunan insfrastruktur jalan poros, penanggulangan abrasi yang telah disampaikan dapat terealisasi mulai dari pendidikan, kesehatan, air bersih, pertanian, listrik dan perkebunan demi kesejahteraan masyarakat meranti kedepannya.

"Untuk itu, kita meminta kepada pemerintah pusat yang nantinya juga didukung oleh Pemprov Riau, agar apa yang telah Meranti usulkan untuk pembangunan Kabupaten dapat terealisasi, sehingga tidak ada lagi hambatan maupun kendala baik dari segi anggaran maupun tekniknya," ucap Said.

Wabup Said Hasyim juga mengharapkan dengan dukungan dana APBN maupun dana APBD Provinsi Riau, percepatan pembangunan infrastruktur di Meranti dapat terealisasi dengan cepat. Hal tersebut dikarenakan pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, selama ini terus mensinergikan setiap program pembangunan di Meranti dengan program pembangunan yang ada di pusat dan provinsi, yang disesuaikan dengan kebutuhan prioritas daerah.

Ikut mendampingi Wakil Bupati H Said Hasyim pada Musrenbangnas 2018, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Meranti Ir Mamun Murod MM Pejabat lainnya.

Sementara itu disela mengikuti Kegiatan Musrenbangnas di Jakarta, Wakil Bupati Meranti H. Said Hasyim juga berkesempatan bertemu dan berdialog dengan Gubernur Papua dimana Sagu merupakan salah satu hasil perkebunan andalan Meranti.

Dipaparkan H. Said Hasyim, dengan adanya Sagu yang menjadi sumber pendapatan masyarakat di Meranti dapat mendorong kesejahteraan masyarakat, apalagi jika Meranti memiliki industri hilir yang mampu mengolah Sagu menjadi berbagai turunan makanan.

"Tentunya akan memberikan Multyplier Efek yang besar terhadap masyarakat," ujar Wakil Bupati Meranti.

Dalam bincang bincangnya bersama orang nomor satu di Provinsi Papua itu, Wakil Bupati mengatakan Sagu selain menjadi salah satu penunjang ekonomi juga membantu meningkatkan kesehatan masyarakat.

Mendengar pemaparan Wakil Bupati Meranti tersebut, Gubernur Papua mengaku akan mengintruksikan Bupati dan Walikota yang ada didaerahnya untuk menyiapkan berbagai menu Sagu agar dapat sukses mengambangkan Sagu seperti Meranti. (adv/rud).

 
PEMERINTAH KABUPATEN KEPULAUAN MERANTI © 2017
Home  |  Website Resmi  |  Riauterkini.com